Liputan6.com, Jakarta - Kematian yang baik atau husnul khatimah menjadi impian tiap muslim. Selain beribadah dan melaksanakan amal kebaikan, umat Islam dianjurkan istiqamah memanjatkan doa agar diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah.
Husnul khatimah, akhir yang baik, adalah anugerah terbesar yang tidak dapat diraih tanpa pertolongan dan rahmat Allah SWT. Karena kematian adalah kepastian yang tidak dapat ditawar.
Allah SWT berfirman: “Katakanlah, ‘Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan’” (QS. Al-Jumu’ah: 8).
Advertisement
Meski kematian adalah kepastian bagi setiap makhluk hidup, tidak semua manusia meninggal dalam kondisi husnul khatimah. Ada yang mengakhiri hidup dalam ketaatan, dan ada pula yang mengakhirinya dalam kemaksiatan.
Lebih dari itu, kebaikan seseorang tidak hanya diukur dari panjangnya ibadah, tetapi dari bagaimana ia menutup hidupnya. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya amal itu tergantung pada akhirnya” (HR. Bukhari). Inilah mengapa doa memohon husnul khatimah menjadi amalan yang sangat penting untuk dijaga sepanjang hayat.
Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah doa-doa agar wafat dalam keadaan husnul khatimah.
Bacaan Doa Agar Diwafatkan dalam Keadaan Husnul Khatimah Berikut adalah beberapa doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon husnul khatimah, bersumber dari Al-Qur'an dan hadits-hadits Rasulullah SAW:
1. Doa dari Surat Ali Imran Ayat 193-194
Doa ini merupakan salah satu doa yang paling utama untuk memohon husnul khatimah, karena bersumber langsung dari Al-Qur'an.
Arab: رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا ۚ رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ. رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Latin: Rabbanā innanā sami'nā munādiyay yunādī lil-īmāni an āminụ birabbikum fa āmannā, rabbanā fagfir lanā żunụbanā wa kaffir 'annā sayyi`ātinā wa tawaffanā ma'al-abrār. Rabbanā wa ātinā mā wa'attanā 'alā rusulika wa lā tukhzinā yaumal-qiyāmah, innaka lā tukhliful-mī'ād.
Artinya: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): 'Berimanlah kamu kepada Tuhanmu', maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sungguh, Engkau tidak pernah mengingkari janji.”
Doa ini mengandung permohonan agar diberikan kematian dalam keadaan husnul khatimah, bersama-sama dengan orang-orang baik yang banyak berbuat kebajikan.
2. Doa Nabi Yusuf AS (QS. Yusuf: 101)
Arab: تَوَفَّنِيْ مُسْلِمًا وَّأَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ
Latin: Tawaffanī musliman wa alhiqnī biṣ-ṣāliḥīn
Artinya: “Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang-orang saleh.”
Doa ini diucapkan Nabi Yusuf AS setelah Allah menyelamatkannya dari berbagai cobaan. Dalam doanya, Yusuf memohon agar diwafatkan dalam keadaan Islam dan dimasukkan ke dalam kelompok orang-orang saleh.
3. Doa Para Penyihir di Zaman Fir'aun (QS. Al-A'raf: 126)
Arab: رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ
Latin: Rabbanā afrigh 'alaynā ṣabran wa tawaffanā muslimīn
Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).”
Doa ini dipanjatkan oleh para penyihir di zaman Fir'aun yang telah beriman, mereka memohon kesabaran dan agar diwafatkan dalam keadaan berserah diri kepada Allah.
4. Doa dari Hadits Riwayat Ahmad dan Bukhari
Arab: اللَّهُمَّ تَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ، وَأَحْيِنَا مُسْلِمِينَ، وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِينَ غَيْرَ خَزَايَا وَلَا مَفْتُونِينَ
Latin: Allāhumma tawaffanā muslimīn, wa ahyinā muslimīn, wa alhiqnā biṣ-ṣāliḥīna ghayra khazāyā wa lā maftūnīn
Artinya: “Ya Allah, matikanlah kami dalam keadaan muslim, hidupkanlah kami dalam keadaan muslim, dan susulkan kami dengan orang-orang yang saleh, tidak dalam keadaan hina, dan tidak dalam keadaan terfitnah.”
Doa ini diajarkan oleh Rasulullah SAW dan diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Bukhari.
5. Doa Memohon Husnul Khatimah dan Berlindung dari Su'ul Khatimah
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُسْنَ الْخَاتِمَةِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ سُوءِ الْخَاتِمَةِ
Latin: Allāhumma innī as'aluka ḥusnal khātimah, wa a'ūdzu bika min sū'il khātimah
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu akhir hidup yang baik (husnul khatimah), dan aku berlindung kepada-Mu dari akhir hidup yang buruk (su'ul khatimah).”
Doa ini mencerminkan kerendahan hati seorang Muslim yang berharap agar hidupnya berakhir dalam ridha Allah dan dijauhkan dari su'ul khatimah.
6. Doa agar Hidup Ditutup dengan Kebaikan
Arab: اللَّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِالْإِيمَانِ، وَاخْتِمْ لَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَاجْعَلْ عَوَاقِبَ أُمُورِنَا خَيْرًا
Latin: Allāhumma ikhtim lanā bil-īmān, wakhtim lanā bil-islām, waj'al 'awāqiba umūrinā khairan
Artinya: “Ya Allah, tutuplah hidup kami dengan iman dan Islam, dan jadikanlah akhir dari semua urusan kami dalam kebaikan.”
7. Doa agar Akhir Hidup Menjadi yang Terbaik
Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ لِقَائِكَ
Latin: Allāhumma ij'al khayra 'umrī ākhirahu, wa khayra 'amalī khowātimahu, wa khayra ayyāmī yawma liqā'ika
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku hingga akhirnya, sebaik-baiknya perbuatanku hingga kesudahannya, dan sebaik-baiknya masaku hingga menjumpai-Mu.”
Doa ini terdapat dalam riwayat HR. Muslim dan Ibnu Majah.
Waktu Terbaik Mengamalkan Doa Husnul Khatimah
Doa-doa untuk memohon husnul khatimah dapat dipanjatkan kapan saja, namun terdapat waktu-waktu yang lebih utama untuk mengamalkannya:
1. Setelah Salat Wajib: Doa ini dapat dipanjatkan selepas mengerjakan salat wajib, salat sunah, atau di waktu kapan saja.
2. Di Waktu-Waktu Mustajab: Waktu-waktu mustajabnya doa seperti sepertiga malam terakhir, antara azan dan iqamah, saat sujud dalam salat, dan pada hari Jumat.
3. Setiap Hari Secara Rutin: Sangat dianjurkan memperbanyak berdoa memohon agar husnul khatimah setiap hari, karena seorang tidak mengetahui kapan ajal akan menjemputnya.
4. Saat Menghadiri Jenazah: Momen-momen khusus seperti menghadiri jenazah juga menjadi waktu yang baik untuk mengingat kematian dan memperbanyak doa memohon husnul khatimah.
5. Dalam Setiap Kesempatan Berdzikir: Doa ini dapat dilantunkan dalam berbagai kesempatan, baik saat berdzikir maupun pada momen-momen khusus lainnya.
Hikmah Doa Agar Diwafatkan dalam Keadaan Husnul Khatimah
Membaca doa memohon husnul khatimah mengandung banyak hikmah bagi seorang muslim:
1. Menumbuhkan Kesadaran akan Kematian
Dengan memohon husnul khatimah, seorang muslim akan selalu ingat akan kematian dan berusaha untuk memperbanyak amal saleh serta meninggalkan kemaksiatan selama hidupnya.
2. Mendorong Perbaikan Diri
Doa ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri secara lahir dan batin dengan menjauhi dosa serta memperbanyak amal kebaikan.
3. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan
Sebelum ajal datang, seorang hamba diharapkan telah dihapus dosa-dosanya oleh Allah, tambah kuat iman dan ketakwaannya, serta wafat di tengah-tengah orang-orang yang senantiasa mendekatkan diri pada Allah.
4. Bentuk Kerendahan Hati
Doa ini adalah bentuk kerendahan hati seorang hamba di hadapan Tuhannya, mengakui bahwa husnul khatimah hanya dapat diraih dengan pertolongan dan rahmat Allah semata.
5. Menjaga Istiqamah dalam Ketaatan
Dengan senantiasa berdoa memohon husnul khatimah, seorang muslim akan terus berusaha menjaga keimanan dan ketakwaan kepada Allah secara konsisten dalam setiap keadaan.
6. Mengingatkan bahwa Amal Bergantung pada Akhirnya
Doa ini mengingatkan bahwa amal seseorang tergantung pada akhirnya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, sehingga mendorong untuk selalu beramal saleh hingga akhir hayat.
Pertanyaan Seputar Doa Husnul Khatimah
1. Apakah doa husnul khatimah hanya boleh dibaca saat akan meninggal?
Tidak. Doa husnul khatimah sebaiknya dibaca setiap hari sepanjang hidup, karena seseorang tidak mengetahui kapan ajal akan menjemputnya. Doa ini dapat dipanjatkan setelah salat wajib, di waktu mustajab, atau kapan saja.
2. Apa perbedaan husnul khatimah dan su'ul khatimah?
Husnul khatimah adalah akhir kehidupan yang baik, yaitu meninggal dalam keadaan beriman dan taat kepada Allah. Su'ul khatimah adalah akhir kehidupan yang buruk, yaitu meninggal dalam keadaan bermaksiat atau berpaling dari Allah.
3. Di mana saja doa husnul khatimah terdapat dalam Al-Qur'an?
Doa husnul khatimah terdapat dalam beberapa ayat Al-Qur'an, di antaranya QS. Ali Imran ayat 193-194, QS. Yusuf ayat 101, dan QS. Al-A'raf ayat 126.
4. Apakah ada doa husnul khatimah yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW?
Ya. Salah satunya adalah doa "Allāhumma tawaffanā muslimīn..." yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Bukhari. Selain itu, Rasulullah juga mengajarkan doa "Allāhumma innī as'aluka ḥusnal khātimah...".
5. Bagaimana cara agar doa husnul khatimah dikabulkan oleh Allah?
Doa hendaknya dipanjatkan dengan sungguh-sungguh dan disertai dengan amalan-amalan seperti menjaga keimanan dan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, bertaubat dari dosa, serta selalu berdzikir dan mengingat Allah di setiap waktu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342869/original/054403100_1757402619-IMG-20250909-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4262146/original/085381500_1671090332-pexels-alena-darmel-8164382.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307172/original/049725600_1784962184-mayat_tanpa_kepala.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307164/original/080196300_1784961278-videotron_ok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307152/original/019940100_1784960472-1000592302.jpg)