Liputan6.com, Jakarta - Pengawasan layanan kursi roda di Masjidil Haram diperketat guna melindungi jemaah dari praktik ilegal yang berpotensi mengganggu ibadah. Jemaah, terutama lansia dan penyandang disabilitas, diimbau menggunakan jasa pendorong resmi yang telah terverifikasi.
Kepala Seksi Layanan Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP2JH), Lansia, dan Disabilitas, dr. Ridwan Siswanto, menegaskan pendorong resmi hanya beroperasi di area Masjidil Haram dan memiliki identitas yang jelas. “Ciri khasnya memakai rompi dan memiliki kartu tasrik. Itu yang paling penting untuk dibedakan,” ujarnya di Kantor Daker Makkah, Sabtu (2/5/2026).
Ia menjelaskan, warna rompi menjadi penanda waktu kerja. “Rompi pagi berwarna merah marun, sedangkan sore dan malam berwarna abu-abu. Banyak yang memakai rompi serupa, tetapi tanpa kartu tasrik. Itu bukan resmi,” katanya.
Advertisement
Menurut dia, pendorong ilegal kerap memanfaatkan kemiripan atribut untuk mengelabui jemaah. “Jemaah sering terkecoh karena tampilan luarnya mirip, padahal tidak memiliki identitas,” ujarnya.
Risiko menggunakan jasa ilegal cukup besar karena petugas keamanan Masjidil Haram (askar) rutin melakukan razia. Jika pendorong tertangkap, jemaah berpotensi ditinggalkan di tengah ibadah.
“Kalau pendorongnya kena razia, jemaah bisa langsung diturunkan di mana saja. Ini membuat jemaah bingung, bahkan stres,” sebutnya.
Kondisi ini semakin berisiko bagi jemaah yang tidak terbiasa menggunakan ponsel atau belum memahami area Masjidil Haram. “Banyak jemaah sudah dibekali ponsel, tapi tidak semuanya mampu mengoperasikan. Saat ditinggal, mereka kesulitan mencari bantuan,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerapkan sistem kartu kendali sebagai bagian dari manajemen layanan kursi roda. Kartu ini memuat identitas lengkap jemaah, mulai dari nama, kloter, sektor, nomor hotel, hingga kontak petugas pendamping.
“Kartu kendali juga mencantumkan rute dan terminal keberangkatan, seperti Jabal Ka’bah, Syib Amir, atau Ajyad. Warna kartu disesuaikan dengan rute agar mudah dikenali,” kata dr. Ridwan.
Setiap jemaah menerima dua kartu kendali: satu dipegang jemaah atau pendamping, dan satu lagi diberikan kepada pendorong resmi. “Dengan sistem ini, pergerakan jemaah dapat dipantau dan risiko penyalahgunaan bisa diminimalkan,” ujarnya.
Proses layanan dilakukan secara terstruktur. Jemaah mendaftar melalui ketua rombongan atau kloter, kemudian data diteruskan ke petugas sektor dan terminal. Setelah kebutuhan terdata, petugas mengoordinasikan pendorong resmi sesuai jumlah permintaan.
“Misalnya ada 30 jemaah, kami siapkan 30 pendorong. Setelah siap, jemaah diberangkatkan ke terminal dan langsung dilayani,” kata Rituan.
Ia menambahkan, kursi roda telah disediakan petugas sehingga jemaah tidak perlu membawanya dari hotel atau tanah air. Setelah ibadah selesai, jemaah kembali ke terminal dan melakukan pembayaran langsung kepada pendorong.
“Pembayaran tidak melalui petugas. Jemaah atau pendamping langsung membayar ke pendorong sesuai tarif yang sudah diinformasikan,” ujarnya.
Tarif
Terkait tarif, terdapat variasi harga bergantung pada lokasi terminal dan kondisi jalur. Di terminal Syib Amir, biaya berkisar 300–350 riyal Saudi, sementara di Jabal Ka’bah cenderung lebih tinggi karena medan menanjak. Adapun dari Ajyad, tarif relatif lebih rendah, sekitar 250–300 riyal.
“Perbedaan ini dipengaruhi jarak dan kontur jalan. Kami membantu negosiasi agar jemaah mendapatkan harga yang wajar,” kata Rituan.
Namun, program kartu kendali tidak berlaku bagi jemaah yang menyewa kursi roda langsung di dalam Masjidil Haram. “Misalnya setelah tawaf jemaah merasa kakinya sakit dan melanjutkan sa’i dengan kursi roda, penyewaannya langsung di dalam Masjidil Haram tanpa kartu kendali,” jelas dr. Ridwan.
Ia menegaskan, layanan di dalam Masjidil Haram dipastikan resmi. “Kalau sudah di dalam Masjidil Haram, pasti resmi. Yang ilegal tidak mungkin berani karena askar terus berpatroli,” tambahnya.
Menjelang puncak haji, tarif layanan berpotensi meningkat. “Menjelang puncak haji, tarif bisa naik sampai 500–600 riyal,” ujarnya.
Secara umum, tarif kursi roda dengan pendorong dipatok sekitar 200 riyal untuk umrah, 125 riyal untuk tawaf, dan 75 riyal untuk sa’i. Selain itu, tersedia pula layanan mobil golf dengan tarif 200 riyal untuk umrah dan 100 riyal untuk sa’i.
“Tiket dibeli langsung di lokasi dan berlaku per orang,” tandasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572078/original/058706700_1777757674-Jasa_pendorong_kursi_roda_di_area_sa___i_Masjidil_Haram__Makkah__difoto_pada_2_Mei_2026.__Liputan6.com_Asnida_Riani_MCH__2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4094552/original/074459700_1658293668-280258405_5084084955001096_1067079962978459863_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297974/original/010804600_1784113225-DSC04178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4439341/original/074219600_1684915362-ibrahim-uz-3Z3RvzpVAqM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303106/original/093840000_1754045274-1000408668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296263/original/069238200_1784009386-0dfdcf94-532e-40c6-a325-c977803b0a27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)