Pj Ketum PBNU Zulfa Mustofa Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh

PBNU menyalurkan bantuan melalui PWNU Aceh karena struktur wilayah lebih memahami situasi lapangan

Diterbitkan 16 Desember 2025, 18:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pejabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai Rp1 miliar dan 3.000 paket sembako untuk korban bencana di Aceh.

Bantuan tersebut disalurkan melalui PWNU Aceh pada Selasa (16/12/2025) di Pesantren Dayah Ummul Ayman, Samalanga, Kabupaten Bireuen.

Bantuan diterima langsung oleh Ketua PWNU Aceh, Tengku Faisal M Ali, bersama Rais Syuriah PWNU Aceh, Tengku Wales Nuruzzahri Yahya.

Kiai Zulfa mengatakan bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana saat Rapat Pleno PBNU pada 9 Desember 2025. “Alhamdulillah, terkumpul dana sebesar Rp2 miliar. Dari jumlah itu, Rp1 miliar kami salurkan untuk Aceh karena kami melihat kondisi Aceh paling berat. Sisanya masing-masing Rp500 juta untuk Sumatera Barat dan Sumatera Utara, ditambah bantuan sembako,” ujarnya.

Ia menyatakan bahwa PBNU menyalurkan bantuan melalui PWNU Aceh karena struktur wilayah lebih memahami situasi lapangan. “Kami menyalurkan bantuan melalui PWNU Aceh karena merekalah yang paling memahami kondisi di lapangan. PWNU Aceh tentu lebih tahu mana yang perlu mendapat perhatian lebih,” ungkapnya.

Kiai Zulfa juga menyampaikan belasungkawa atas bencana yang melanda Aceh. “Atas nama PBNU, kami turut berduka. Semoga bantuan ini meski tidak seberapa bisa membantu meringankan saudara-saudara kita di Aceh,” katanya.

PBNU, lanjutnya, juga menggerakkan penggalangan dana melalui LAZISNU, badan otonom, pesantren, serta instruksi kotak amal Jumat di seluruh masjid NU.

Ketua PWNU Aceh, Tengku Faisal M Ali, menyampaikan apresiasi atas dukungan PBNU. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian PBNU kepada Aceh. Bantuan ini sangat berharga dan insyaallah akan meringankan beban warga Aceh,” ujarnya.

 

Doa Bersama dan Penyaluran Bantuan saat Rapat Pleno

Dalam Rapat Pleno sebelumnya, PBNU menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Pejabat Ketua Umum menggantikan KH Yahya Cholil Tsaquf. Pleno yang digelar di Hotel Sultan Jakarta juga diisi dengan doa bersama dan penyaluran bantuan untuk korban bencana di Sumatra dan Aceh.

Ketua PBNU bidang Pendidikan, Prof. H. Moh. Mukri, menyebutkan pembukaan pleno dengan doa dan donasi merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat. “Doa bersama dan donasi ini adalah upaya PBNU untuk turut mendoakan agar bencana di Sumatera segera tertangani. Santunan yang diberikan diharapkan bisa meringankan beban para korban,” ujarnya.

Mukri menegaskan keputusan Syuriyah PBNU memberhentikan KH Yahya Cholil Staquf dari jabatan Ketua Umum bersifat final dan mengikat.

Pleno turut dihadiri Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar dan KH Afifuddin Muhajir, Mohammad Nuh, Cholil Nafis, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), KH Hasib Wahab, serta jajaran pimpinan PBNU lainnya.