9 Mukjizat Nabi Idris AS, Sahabat Malaikat Sang Penemu Tulisan  

Ketahui mukjizat Nabi Idris yang luar biasa, mulai dari penemu tulisan pertama hingga kisah spiritualnya melihat surga dan neraka yang penuh hikmah.

Diterbitkan 01 Desember 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam sejarah peradaban Islam, kisah para Nabi kerap menyimpan hikmah yang mendalam bagi kehidupan manusia modern. Salah satu kisahnya ialah mukjizat Nabi Idris, sosok rasul kedua yang tak hanya dikenal dengan hamba yang saleh, namun juga dianugerahi kecerdasan luar biasa oleh Allah SWT untuk peradaban manusia.

Menurut buku Tafsir Qashashi Jilid I (2021, hlm. 109) Nabi Idris lahir di Munaf, sebuah daerah di Mesir.  Nabi Idris adalah keturunan Nabi Adam AS yang keenam. Nabi Idris memiliki nama lengkap Idris bin Yazid bin Mihla'il bin Qinan bin Syits bin Adam.

Kehidupan Nabi Idris AS tak hanya berkutat pada ibadah ritual semata. Beliau menyeimbangkan antara pengetahuan dan kesalehan. Beliau dikenal memiliki wawasan yang melampaui zamannya. Mulai dari ilmu falak (perbintangan), hingga keahlian teknis yang memprakarsai teknologi modern saat ini. 

Nabi Idris dengan mukjizatnya dikenal rajin belajar dan beribadah. Waktu kecil, Nabi Idris mempelajari Shahifah. Kegiatan inilah membuatnya dijuluki sebagai Idris yang berarti tekun belajar. 

 

 

Mukjizat Nabi Idris AS yang Mengubah Peradaban

Tak sedikit riwayat yang menceritakan kehebatan Nabi Idris. Berikut mukjizat Nabi Idris dan keistimewaannya yang dianugerahkan oleh Allah SWT.

1. Manusia Pertama Menemukan Tulisan

Mukjizat Nabi Idris ini paling berdampak bagi sejarah manusia. Dalam buku Tafsir Qashashi Jilid I, Nabi Idris merupakan orang pertama yang menulis memakai pena yang berasal dari batu kerikil. Wajar, kemudian jika Allah swt menganugerahkan ilmu pengetahuan yang luas kepadanya.  

Sebelum zamannya, manusia hanya mengandalkan lisan dan hafalan. Dengan ilham dari Allah ini, Nabi Idris menggunakan pena untuk mencatat wahyu dan ilmu pengetahuan.

2. Keahlian Menjahit dan Membuat Pakaian

Sebelum masa Nabi Idris, manusia umumnya mengenakan kulit binatang mentah yang dililitkan ke tubuh untuk menutup aurat. Nabi Idris dianugerahi keahlian untuk memotong, menjahit, dan merancang pakaian yang nyaman, baik dari kulit binatang atau dari bahan lain. 

3. Menguasai Ilmu Perbintangan

Kecerdasan Nabi Idris meluas hingga ke langit. Beliau menjadi peletak dasar astronomi atau falak. Beliau memahami rasi bintang, pergerakan benda langit, dan penunjuk arah. Ilmu ini sangat berguna bagi kaumnya dalam menentukan waktu bercocok tanam. Skill ini merupakan bentuk mukjizat Nabi Idris yang bersifat aqliyah.

4. Gelar Asadul Usud

Menurut buku  MENENGOK KISAH 25 NABI & RASUL Oleh Ahmad Fatih (2022: hlm. 8) Nabi Idris juga dikenal sebagai pribadi yang tidak pernah merasa takut ketika berhadapan dengan umat-nya yang kafir. Oleh karena itu, dia digelari 'Singa Allah'. Nabi Idris dikenal akan keberanian beliau dalam memerangi keturunan Qabil yang durhaka dan menolak bertaubat. 

5. Pakar Berhitung 

Nabi Idris bahkan dikenal sebagai pakar matematika pada zamannya. Beliau sering mengajarkan kaumnya cara berhitung, mengukur, dan membagi porsi dengan adil. Kemampuan ini sangat penting dalam pembangunan kota dan penataan masyarakat yang lebih terstruktur di Babilonia sebelum akhirnya berhijrah ke Mesir.

6. Manusia Pertama Menjinakkan Kuda

Beliau menjadi manusia pertama yang tahu cara menjinakkan kuda dan memanfaatkan sebagai tunggangan. Sebelumnya, kuda adalah hewan liar, kemampuan ini membuat mobilitas dakwah beliau menjadi lebih luas.

7. Bersahabat dengan Malaikat

Salah satu keistimewaan yang jarang dimiliki manusia ialah kedekatan beliau dengan malaikat. Kesalehan Nabi Idris membuat malaikat kagum, termasuk malaikat Izrail (pencabut nyawa). Persahabatan ini begitu erat hingga Malaikat Izrail meminta izin kepada Allah untuk mengunjungi Nabi Idris dalam wujud manusia dan bertamu ke rumahnya. 

8. Diangkat Allah ke Tempat yang Tinggi

Mukjizat Nabi Idris AS ini tertuang dalam Al-Qur'an Surah Maryam ayat 57. Sebagian ulama menyebut kisah ini merujuk pada peristiwa kenabian. Sedangkan yang lain menyebut Nabi Idris diangkat ke surga dan masih hidup di sana atas Izin Allah.  Ini menjadi mukjizat yang membuktikan kedudukannya di sisi Allah SWT. 

9. Melihat Surga dan Neraka

Salah satu kisah paling kuat dalam Mukjizat Nabi Idris adalah pengalaman beliau melihat alam akhirat secara langsung. Kisah ini bermula dari kedatangan Malaikat Izrail yang menyamar sebagai tamu. Nabi Idris tidak takut dan mengajukan permintaan sakaratul maut untuk melihat neraka dan surga. 

 

Silsilah Latar Belakang Nabi Idris

Merujuk pada buku Nabiku Teladanku karya Lutfiya Cahyani (2020:21), Nabi Idris lahir sekitar 308 tahun sebelum wafatnya Nabi Adam A.S. Beliau adalah keturunan keenam dari Nabi Adam.

Secara genealogis, silsilah beliau dijabarkan seabagai berikut: Idris (Khanukh) bin Yarid bin Mahlail bin Qinan bin Anusy bin Syits bin Adam A.S. Nama aslinya adalah Khanukh (Enoch). Namun, dalam Al-Qur'an, beliau disebut Idris. 

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa nama "Idris" berasal dari akar kata bahasa Arab “darasa” yang berarti belajar. Penamaan ini sangat tepat mengingat beliau adalah sosok yang sangat rajin belajar, meneliti fenomena alam, dan menekuni kitab-kitab Allah (shuhuf) yang diturunkan kepada Nabi Adam dan Nabi Syits.

Dalam kisahnya, Nabi Idris diutus oleh Allah SWT agar mendakwahi kaum keturunan Qabi. Qabil sendiri merupakan putra Nabi Adam yang durhaka. Saat itu, keturunan Qabil, menetap di wilayah Babilonia (sekarang Irak) dan Memphis (Mesir) hidup dalam kesesatan yang nyata. Mereka bergelimang harta, menyembah api, dan melakukan kemaksiatan. Mukjizat Nabi Idris hadir sebagai cahaya petunjuk. Beliau berjuang mengembalikan tauhid dengan bekal ilmu pengetahuan dan keberanian yang luar biasa.

 

Mengenal Hakikat Mukjizat dalam Islam

Dijelaskan dalam Buku Panduan Lengkap Agama Islam oleh Tim Darul Ilmi (hlm. 23), mukjizat merupakan kejadian luar biasa di luar kemampuan manusia oleh Allah kepada nabi dan rasul. Mukjizat terjadi secara tiba-tiba, dan tidak dapat dipelajari. Fungsi utamanya adalah untuk mematahkan hujjah orang-orang yang menentang rasul serta sebagai bukti validasi kenabian.

Secara umum, mukjizat terbagi menjadi dua kategori:

  • Mukjizat Kauniyah: Mukjizat fisik yang dapat ditangkap pancaindra. Contohnya adalah tongkat Nabi Musa yang membelah laut atau unta Nabi Saleh.
  • Mukjizat Aqliyah: Mukjizat berupa kelebihan intelektual dan bisa dipahami menggunakan akal pikiran. Contoh utamanya adalah Al-Qur'an.

Dalam konteks mukjizat Nabi Idris, Allah SWT memberikan kombinasi keduanya. Beliau memiliki kecerdasan aqliyah yang menjadi fondasi peradaban manusia, serta pengalaman kauniyah berupa perjalanan spiritual menembus dimensi langit.

 

Pertanyaan dan Jawaban

T: Apa saja mukjizat Nabi Idris A.S.?

J: Mukjizat Nabi Idris meliputi kemampuannya menjadi manusia pertama yang bisa membaca dan menulis dengan pena, ahli menjahit pakaian, menguasai ilmu perbintangan (falak) dan matematika, serta mampu menjinakkan kuda.

T: Kenapa Nabi Idris diberi gelar Asadul Usud?

J: Nabi Idris dijuluki Asadul Usud yang berarti "Singa dari Segala Singa" karena keberaniannya yang luar biasa dan pantang menyerah dalam memerangi kaum keturunan Qabil yang durhaka.

T: Apakah benar Nabi Idris pernah melihat surga dan neraka?

J: Benar. Atas izin Allah SWT dan bantuan Malaikat Izrail, Nabi Idris pernah dimatikan sesaat untuk merasakan sakaratul maut, lalu dihidupkan kembali untuk diajak melihat mengerikannya neraka dan indahnya surga.

T: Nabi Idris keturunan siapa?

J: Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam A.S. Silsilah lengkapnya adalah Idris bin Yarid bin Mahlail bin Qinan bin Anusy bin Syits bin Adam.