Doa Setelah Salat Untuk Memohon Perlindungan Dari Siksa Kubur, Muslim Wajib Tahu

Kumpulan doa setelah salat untuk memohon perlindungan dari siksa kubur yang penting untuk diketahui setiap Muslim.

Diterbitkan 27 Oktober 2025, 19:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Membaca doa setelah salat untuk memohon perlindungan dari siksa kubur menjadi hal yang penting diamalkan setiap Muslim. Siksa kubur merupakan azab yang diberikan kepada seseorang setelah meninggal dunia di dalam kubur sebelum hari kiamat tiba.

Mengutip dari buku Doa-Doa untuk Muslimah oleh Tim Quanta, doa memohon perlindungan dari siksa kubur merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari azab kubur dan fitnah kehidupan serta kematian.

Doa ini juga melindungi dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal yang akan muncul di akhir zaman. Amalan ini sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin, terutama setelah melaksanakan salat fardhu maupun sunnah. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (27/10/2025).

1. Doa Berlindung dari Azab Jahannam dan Kubur

Umat Islam dianjurkan untuk membaca doa perlindungan dari siksa kubur setelah melaksanakan salat. Berikut beberapa bacaan doa yang dapat diamalkan:

 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Latin: Allahumma inni audzubika min 'adzabi jahannam, wa min 'adzabil qabr, wa min fitnatil mahya wal mamat, wa min sharri fitnatil masihid dajjal

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab neraka Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal."

2. Doa Berlindung dari Kelemahan dan Azab Kubur

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Latin: Allahumma inni a'udzu bika minal 'ajzi wal kasali wal jubni wal harami wal bukhli wa a'udzu bika min 'adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamat

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, sifat pengecut, usia tua yang lemah, dan kekikiran. Aku juga berlindung kepada-Mu dari azab kubur serta fitnah kehidupan dan kematian."

 

 

3. Doa Memohon Kesehatan dan Perlindungan dari Siksa Kubur

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اَللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالفَقْرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابٍ الْقَبْرِ. لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allaahumma 'aafınii fii badanii, allaahumma 'aafinii fii sam'ii, allaahumma 'aafınii fii basharii, allaahumma innii a'uudzubika minal kufri wal faqri, allaahumma innii a'uudzubika min 'adzaabinl qabri. laa ilaaha illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, berilah kesehatan pada badanku. Ya Allah, berilah kesehatan pada pendengaranku. Ya Allah, berilah kesehatan pada penglihatanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Tuhan yang pantas disembah kecuali Engkau."

Disadur dari buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa ini dapat diamalkan untuk memperoleh kesehatan lahir dan batin sekaligus perlindungan dari siksa kubur.

Waktu Utama Membaca Doa Perlindungan dari Siksa Kubur

Membaca doa perlindungan dari siksa kubur dapat dilakukan kapan saja, namun ada waktu-waktu yang lebih utama untuk mengamalkannya:

1. Setelah Salam dalam Salat Fardhu

Waktu yang paling utama adalah setelah membaca salam dalam salat lima waktu. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa-doa perlindungan setelah menyelesaikan salat. Momen ini sangat baik karena seseorang baru saja berkomunikasi langsung dengan Allah SWT.

2. Di Dalam Tasyahud Akhir

Doa berlindung dari siksa kubur juga dapat dibaca ketika duduk tasyahud akhir sebelum salam. Rasulullah SAW mengajarkan untuk berlindung dari empat perkara, salah satunya adalah azab kubur. Posisi ini sangat dekat dengan Allah sehingga doa lebih mudah dikabulkan.

3. Setelah Salat Sunnah

Setelah melaksanakan salat-salat sunnah seperti dhuha, tahajud, atau rawatib, merupakan waktu yang baik untuk membaca doa perlindungan. Amalan sunnah yang dilakukan akan menambah keberkahan dalam berdoa.

4. Pada Sepertiga Malam Terakhir

Waktu sepertiga malam terakhir merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan permohonan hamba-Nya. Membaca doa perlindungan dari siksa kubur di waktu ini sangat dianjurkan.

5. Setelah Membaca Al-Quran

Setelah menyelesaikan tilawah Al-Quran, baik sedikit maupun banyak, adalah waktu yang baik untuk berdoa. Kekhusyukan yang diperoleh dari membaca firman Allah dapat menjadi wasilah dikabulkannya doa.

Amalan untuk Terhindar dari Siksa Kubur

Selain membaca doa perlindungan, ada beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk terhindar dari siksa kubur:

1. Menjaga Kebersihan dari Najis Kencing

Rasulullah SAW pernah melewati dua kubur yang penghuninya sedang disiksa. Salah satu penyebabnya adalah tidak bersuci dari percikan kencing. Oleh karena itu, setiap muslim harus menjaga kebersihan diri dengan sempurna, terutama saat buang air kecil, dan melakukan istinja dengan benar.

2. Menjauhi Ghibah (Menggunjing)

Penyebab lain siksa kubur yang disebutkan dalam hadis adalah ghibah atau menggunjing orang lain. Perbuatan ini sangat dibenci Allah dan dapat menyebabkan azab di dalam kubur. Muslim hendaknya menjaga lisannya dan tidak membicarakan keburukan orang lain.

3. Membaca Surah Al-Mulk Setiap Malam

Rasulullah SAW mengajarkan untuk membaca Surah Al-Mulk sebelum tidur. Surah ini dapat menjadi penolong dan pelindung dari azab kubur. Amalan ini sangat mudah dilakukan dan memiliki keutamaan yang luar biasa.

4. Mati Syahid di Jalan Allah

Orang yang mati syahid akan diampuni segala dosanya dan terhindar dari siksa kubur. Syahid bisa berupa mati di medan jihad membela agama, atau mati karena penyakit-penyakit tertentu seperti thaun, tenggelam, atau wanita yang meninggal saat melahirkan.

5. Mati pada Malam atau Hari Jumat

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang meninggal pada malam Jumat atau hari Jumat akan dilindungi dari siksa kubur dan fitnah kubur. Namun, ini adalah takdir Allah yang tidak bisa diusahakan manusia, sehingga yang bisa dilakukan adalah memperbanyak amal baik.

6. Shalat Malam (Tahajud)

Melaksanakan shalat tahajud secara rutin merupakan amalan yang sangat mulia. Orang yang bangun di tengah malam untuk beribadah menunjukkan kesungguhan dalam beragama. Amalan ini dapat menjadi penolong saat menghadapi ujian di alam kubur.

7. Memperbanyak Istighfar

Memohon ampun kepada Allah dengan istighfar dapat menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan. Semakin banyak dosa yang diampuni, semakin ringan azab yang akan diterima di kubur. Istighfar hendaknya dilakukan setiap hari dengan penuh kesungguhan.

Tanda-Tanda Orang yang Terhindar dari Siksa Kubur

Islam mengajarkan bahwa ada beberapa tanda atau karakteristik orang-orang yang berpotensi terhindar dari siksa kubur. Meskipun keputusan akhir ada di tangan Allah SWT, namun memahami tanda-tanda ini dapat memotivasi umat Islam untuk meningkatkan kualitas amal ibadahnya.

Pertama, orang yang istiqamah dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Mereka yang konsisten melaksanakan salat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, menunaikan zakat, dan menjaga kehormatan diri memiliki peluang besar untuk terhindar dari azab kubur. Istiqamah menunjukkan kesungguhan dalam beragama dan komitmen yang kuat kepada Allah SWT.

Kedua, orang yang memiliki akhlak mulia dalam pergaulan sehari-hari. Mereka yang jujur, amanah, penyayang, dermawan, dan menghindari perbuatan-perbuatan tercela seperti ghibah, fitnah, dan berbohong akan mendapat perlindungan Allah. Akhlak yang baik mencerminkan kualitas keimanan seseorang dan menjadi investasi untuk kehidupan setelah kematian.

Ketiga, orang yang senantiasa berdzikir mengingat Allah dan banyak berdoa memohon perlindungan. Hati yang selalu terhubung dengan Allah akan dipermudah dalam menghadapi ujian di alam kubur. Dzikir dan doa menjadi benteng spiritual yang melindungi dari berbagai keburukan, termasuk siksa kubur.

Keempat, mereka yang banyak berbuat kebajikan kepada sesama manusia. Sedekah, membantu orang yang membutuhkan, menyantuni anak yatim, dan berbagai amal sosial lainnya dapat menjadi penolong di alam kubur. Kebaikan yang dilakukan akan terus mengalir pahalanya dan menjadi cahaya yang menerangi kubur.

FAQ

1. Kapan waktu terbaik membaca doa perlindungan dari siksa kubur? Waktu terbaik adalah setelah salam dalam salat fardhu atau di dalam tasyahud akhir sebelum salam.

2. Apakah doa perlindungan dari siksa kubur harus dibaca setiap hari? Ya, sangat dianjurkan untuk membacanya setiap hari, terutama setelah salat lima waktu sebagai bentuk ikhtiar perlindungan.

3. Bolehkah membaca doa siksa kubur dalam bahasa Indonesia? Boleh, namun lebih utama membacanya dalam bahasa Arab sesuai tuntunan Rasulullah SAW, dan memahami artinya dalam bahasa Indonesia.

4. Apakah membaca doa saja cukup untuk terhindar dari siksa kubur? Tidak cukup, doa harus disertai dengan amal saleh, menjauhi dosa, dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

5. Apa penyebab utama siksa kubur menurut hadis? Penyebab utama adalah tidak bersuci dari najis kencing dan ghibah (menggunjing orang lain).

6. Apakah orang yang selalu membaca Surah Al-Mulk pasti terhindar dari siksa kubur? Surah Al-Mulk memiliki keutamaan sebagai pelindung dari azab kubur, namun tetap harus disertai dengan amal saleh dan ketakwaan.

7. Bolehkah mengajarkan doa ini kepada anak-anak? Sangat dianjurkan untuk mengajarkan doa perlindungan dari siksa kubur kepada anak-anak sejak dini agar mereka terbiasa mengamalkannya.