Liputan6.com, Jakarta - Kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi serta prestasi seseorang dalam perjalanan kariernya. Bagi umat Islam, memohon kepada Allah SWT melalui doa selamat kenaikan pangkat menjadi bagian tak terpisahkan dari ikhtiar.
Doa selamat kenaikan pangkat ini mencakup permohonan kekuatan, kemuliaan, rezeki yang halal, hingga ungkapan syukur atas nikmat yang telah diberikan.
Setiap untaian doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh memiliki potensi besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Advertisement
Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 186, yang menegaskan kedekatan-Nya dengan hamba-Nya yang berdoa. Janji-Nya adalah untuk mengabulkan permohonan mereka yang memohon kepada-Nya.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (7/10/2025).
Kumpulan Doa Selamat Kenaikan Pangkat dan Rezeki Halal
Berikut adalah kumpulan doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon keberkahan dan kemudahan dalam kenaikan pangkat, serta doa-doa terkait rezeki dan keberhasilan dalam pekerjaan. Doa-doa ini diambil dari berbagai sumber terpercaya untuk diamalkan.
Melansir dari buku Pintar Ibadah, doa merupakan inti dari ibadah dan jembatan komunikasi antara manusia dengan Penciptanya. Melalui doa, seorang Muslim tidak hanya berharap akan terkabulnya keinginan, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, dan tawakal dalam meniti karier.
Doa Agar Naik Pangkat
اللهم إني ضعيف فقو في رضاك ضعفي ، وخذ لي الخير بناصيتي ، واجعل الإسلام منتهى رضائي ، اللهم إني ضعيف فقوني ، وإني ذليل فأعزني ، وإني فقير فارزقني يا ارحم الراحمين
Latin: Allahumma Innii Dha’ifun faqawwi fi ridhaaka dha’fii wa khudz ilal khairi binaa shiyatii waj’alil islaama muntahaa ridhaaya. Allahumma innii dha’ifun faqawwinii wa innii adzalilun fa-a’izzanii wa innii faqiirun fa aghnini yaa arhamar rahimin
Arti: "Ya Allah, sesungguhnya aku lemah, maka kuatkanlah dengan ridamu atas kelemahanku itu tariklah pundakku menuju kepada kebaikan. Jadikanlah agama Islam ini puncak kesukaanku. Ya Allah, sesungguhnya aku lemah, maka kuatkanlah aku, sesungguhnya aku hina maka angkatlah derajat ini. Sesungguhnya aku fakir, maka kayakanlah aku, wahai Dzat yang Maha Pengasih."
Doa Ketika Mendapat Kesenangan
الحمدلله رب العالمين أحمده وأشكره على نيه التي لا تحصى يؤذن الحمد باندیا دها.
Latin: Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Ahmaduhu wa asyku ruhu 'alaa ni'amihil latii laa tuhshaa yu' dzinul hamdu biz diyaadihaa
Arti: "Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Aku memujiNya dan bersyukur kepadaNya atas nikmat-nikmatNya yang tidak terhitung jumlahnya, pujian itu memberitahukan akan bertambahnya nikmat itu."
Doa Memohon Rezeki Halal
اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ
Latin: Allahumma innii as-aluka an tarzuqonii rizqon halaalan waasi'an thoyyiban min ghairi ta'abin wala masyaqqatin walaa dloirin walaa nashabin innaka 'a-laa kulli syai-in qodiir
Arti: "Ya Allah, aku minta pada Engkau akan pemberian rizki yang halal, luas, baik tidak tanpa repot dan juga tanpa kemelaratan dan tanpa keberatan sesungguhnya Engkau kuasa atas segala sesuatu."
Doa atas Keberhasilan (QS An-Naml: 19)
رب أوزعني أن أشكر نعمتك التي أنعمت علي وعلى والدي وأن أعمل صالحا ترضاه وأدخلني برحمتك في عبادك الصالحين
Latin: Rabbi awzi’ni an asykura nimatakal latin an’amta alayya wa alaa waalidiyya wa an a’mala shaalihan tardhaahu wa adkhilni birahmatika fii ibaadikash shaalihina
Arti: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."
Doa untuk Meningkatkan Produktivitas (QS Al Baqarah: 286)
لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ
Latin: Laa yukalliful-laahu nafsan illa wus'ahaa; laha maa kasabat wa 'alaihaa maktasabat; Rabbanaa la tuakhizna in nasiinaaa aw akhtaanaa; Rabbanaa wa laa tahmil-'alainaaa isran kamaa hamaltahuu 'alal-laziina min qablinaa; Rabbana wa laa tuhammilna maa laa taaqata lanaa bih; wa'fu 'annaa; waghfir lanaa; warhamnaa; Anta mawlaanaa fansurnaa 'alal qawmil kaafiriin.
Arti: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."
Shalawat Alifil Ma'luf, Agar Segala Kebutuhan Terkabulkan
اللهم صل على سيدنا محمد الألف المألوف أجبرني حاجتی
Latin: Allaahumma shalli'alaa sayyidinaa Muhammadinil alifil ma'luufi ujburnii haajatii
Arti: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat ta'zim kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, yang berjiwa kasih sayang, penuhilah hajatku...(disebutkan hajatnya)."
Doa Agar Diberi Kemuliaan dan Kesabaran
اللهم اجعلني شكورا واجعلني صبورا واجعلني في عيني صغيرا وفي أعين الناس كبيرا
Latin: Allaahummaj'alnii syakuuraa waj'alnii shabuuraa waj'alnii fii 'ainii shaghiira wa fii a'yuninnaasi kabira
Arti: "Ya Allah...jadikanlah aku sebagai hamba-Mu yang syukur, jadikan lah aku sebagai orang yang sabar. Jadikanlah aku kecil dalam pandanganku namun besar dalam pandangan orang lain."
Doa Agar Diberi Panjang Umur dan Banyak Rezeki
سبحان من لا يعلم قدرة غيره ولا يبلغ الواصفون صفته
Latin: Subhaana man laa ya'lamu qadruhu walaa yablughul waashifuuna shifatahu
Arti: "Maha Suci Zat yang orang tidak akan mengetahui kekuasaan-Nya selain hanya Dia dan tidak akan tercapai orang-orang yang memberikan sifat terhadap sifatnya."
Doa Agar Diberikan Kemudahan (HR. Ibnu Hibban)
اللهم لا سهل إلا ما جعلته سهلا و أنت تجعل الحزن إذا شئت سهلاً
Latin: Allaahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlan wa anta taj'alul hazana in syi'ta sahala
Arti: "Ya Allah...tiada kemudahan kecuali apa Engkau jadikan mudah dan Engkau menjadikan kesedihan jika Engkau menginginkan kemudahan."
Doa Bersyukur yang Pernah Dibaca Nabi Sulaiman AS (QS An-Naml: 19)
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّلِحِينَ
Latin: Robbi auzi'nii an asykura ni'matakal-lati an'amta 'alayya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shalihan tardhahu wa adkhilni birahmatika fii 'ibaadikash shaalihiin.
Arti: "Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan untuk tetap mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai. (Aku memohon pula) masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."
Doa Mensyukuri Nikmat Allah SWT (HR Nasa'i)
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الأمْرِ وَالْعَزِيمَةِ عَلَى الرَّهْدِ وَأَسْأَلُكَ مُكْرَ نِعْمَتِكَ وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيْمًا وَلِسَانًا صَادِقًا.
Latin: Allahumma inni as 'alukats tsabaata fil amri wal 'aziimati 'alar-rusydi wa as-aluka syukra ni'matika wa husna 'ibaadatika wa as-aluka qolban saliiman wa lisaanan shaadiqan.
Arti: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kemantapan dalam setiap urusan, dan aku memohon kepada-Mu niat yang kuat untuk mendapatkan petunjuk-Mu, dan aku memohon kepada-Mu untuk mampu mensyukuri nikmat-Mu dan kebaikan melakukan ibadah, dan aku memohon kepada-Mu hati yang bersih dan lisan yang mampu berkata jujur."
Advertisement
Pentingnya Bersyukur dalam Meraih Kesuksesan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1700334/original/070920600_1504588806-20170905-Kapolri-Resmi-Lantik-Lima-Kapolda-Baru-Afandi-5.jpg)
Bersyukur merupakan ajaran fundamental dalam Islam yang mencerminkan pengakuan seorang hamba atas segala karunia Allah SWT. Rasa syukur ini tidak hanya diungkapkan melalui hati dan perbuatan, tetapi juga melalui untaian doa. Syukur, yang berasal dari kata Arab syakara, berarti berterima kasih atau mengakui kebaikan.
Dalam terminologi Islam, syukur berarti mengakui nikmat yang diberikan oleh Allah, baik melalui hati, lisan, maupun anggota badan. Menurut Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam bukunya Biografi Ali bin Abi Thalib, bersyukur adalah memanfaatkan setiap kenikmatan yang Allah karuniakan sesuai dengan tujuan penciptaannya. Ini mencakup nikmat yang terlihat maupun tersembunyi, pada jiwa maupun harta.
Syukur dianggap sebagai puncak akhlak dan keimanan yang harus dimiliki setiap Muslim dalam setiap kondisi, sebagai bentuk pengakuan terhadap nikmat-nikmat yang ada padanya. Perintah untuk bersyukur juga banyak disebutkan dalam Al-Qur'an, salah satunya dalam Surat Al-Ankabut ayat 17, yang menekankan pentingnya memohon rezeki dan bersyukur hanya kepada Allah.
Ilmu sebagai Kunci Kesuksesan Dunia dan Akhirat
Ilmu memegang peranan sentral dalam ajaran Islam, tidak hanya sebagai sarana untuk mencapai kemajuan duniawi, tetapi juga sebagai jalan menuju kebahagiaan di akhirat.
Al-Qur'an dan hadis secara konsisten menekankan pentingnya ilmu dalam pengembangan pribadi, sosial, dan spiritual umat manusia. Ilmu tidak hanya terbatas pada aspek duniawi seperti sains dan teknologi, tetapi juga mencakup pengetahuan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Studi dari Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa oleh Muhammad Zainul Arifin dan Ainur Rofiq Sofa (2024) menunjukkan bahwa Al-Qur'an dan hadis menempatkan ilmu pada posisi yang sangat tinggi. Ilmu menjadi faktor utama yang mengangkat derajat manusia, baik di dunia maupun di akhirat.
Dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11, Allah SWT menyatakan bahwa Dia akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.
Ayat ini menegaskan bahwa ilmu adalah kriteria yang membedakan derajat manusia, baik di mata masyarakat maupun di hadapan Allah. Hadis Rasulullah SAW juga menyatakan, "Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga."
Ilmu yang benar akan membimbing seseorang pada perilaku yang adil, bijak, dan beretika, yang pada akhirnya membawa kesuksesan di berbagai aspek kehidupan.
Advertisement
Keseimbangan Antara Doa, Usaha, dan Tawakal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4763924/original/097400500_1709715886-1.jpg)
Dalam Islam, mencapai kesuksesan, termasuk dalam kenaikan pangkat, memerlukan keseimbangan antara doa, usaha (ikhtiar), dan tawakal (berserah diri kepada Allah).
Doa adalah bentuk permohonan dan pengakuan akan kekuasaan Allah, sementara usaha adalah implementasi dari perintah Allah untuk bekerja keras dan memanfaatkan potensi yang diberikan.
Tawakal adalah puncak dari keyakinan, di mana setelah berusaha maksimal dan berdoa, seseorang menyerahkan sepenuhnya hasil kepada kehendak Allah. Keseimbangan ini penting karena doa tanpa usaha adalah kesia-siaan, dan usaha tanpa doa adalah kesombongan. Allah menyukai hamba-Nya yang berusaha dan berdoa.
Setelah semua upaya dilakukan, tawakal menjadi penenang hati, meyakini bahwa apa pun hasilnya adalah yang terbaik dari Allah. Konsep ini sejalan dengan pandangan bahwa ilmu, iman, dan amal harus seimbang untuk mencapai kesuksesan hakiki.
Tanpa ilmu, seseorang akan kesulitan membedakan antara yang halal dan haram, serta tidak akan mampu memahami tuntunan ibadah dan muamalah dengan benar.
Pertanyaan Umum (FAQ)
-
Apa itu doa selamat kenaikan pangkat?
Doa selamat kenaikan pangkat adalah permohonan yang dipanjatkan kepada Allah SWT oleh seorang Muslim untuk memohon kemudahan, keberkahan, dan kelancaran dalam mencapai jenjang karier yang lebih tinggi. Ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang melengkapi usaha dan kerja keras di dunia nyata. -
Mengapa doa penting dalam proses kenaikan pangkat?
Doa penting karena dalam Islam, segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT. Dengan berdoa, seseorang menunjukkan kerendahan hati, ketergantungan, dan keyakinan bahwa hanya Allah yang mampu memberikan kesuksesan dan keberkahan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk karier. -
Apakah doa saja cukup untuk mendapatkan kenaikan pangkat?
Tidak, doa saja tidak cukup. Dalam Islam, doa harus diiringi dengan usaha (ikhtiar) dan kerja keras yang maksimal. Doa adalah pelengkap spiritual yang menguatkan mental dan memberikan ketenangan, namun tindakan nyata dan kompetensi tetap menjadi faktor penentu. -
Adakah waktu-waktu tertentu yang mustajab untuk memanjatkan doa kenaikan pangkat?
Meskipun doa bisa dipanjatkan kapan saja, ada beberapa waktu yang dianggap lebih mustajab, seperti sepertiga malam terakhir, antara azan dan ikamah, saat sujud dalam salat, atau pada hari Jumat. Memanjatkan doa pada waktu-waktu ini diharapkan dapat meningkatkan peluang terkabulnya permohonan. -
Bagaimana sikap yang benar saat memanjatkan doa kenaikan pangkat?
Sikap yang benar saat berdoa adalah dengan hati yang ikhlas, penuh keyakinan, rendah diri, dan khusyuk. Dianjurkan untuk memulai dengan memuji Allah, bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian menyampaikan permohonan, dan diakhiri dengan hamdalah. -
Apakah ada doa khusus yang dianjurkan untuk kenaikan pangkat?
Tidak ada doa spesifik dalam Al-Qur'an atau Hadis yang secara eksplisit menyebut "doa kenaikan pangkat". Namun, ada banyak doa umum yang memohon kekuatan, rezeki halal, keberhasilan, kemudahan urusan, dan kemuliaan yang relevan dan dapat diamalkan untuk tujuan ini, seperti yang telah disebutkan di atas. -
Selain doa, apa lagi yang perlu dilakukan untuk meraih kenaikan pangkat?
Selain berdoa, seseorang perlu terus meningkatkan kompetensi dan kinerja, menunjukkan dedikasi dan integritas, membangun hubungan kerja yang baik, serta bersyukur atas setiap nikmat yang telah diberikan. Keseimbangan antara usaha duniawi dan spiritual adalah kunci utama.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4763925/original/001645600_1709715887-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251091/original/011186900_1670306483-latihanspanyol2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259009/original/093710600_1781434062-gabriel_magalhaes_ismael_saibari_brasil_maroko_ap_matt_slocum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)