Festival Santri Land 2025 Akan Digelar di Tangsel, Ribuan Santri Bakal Penuhi Alun-Alun Pondok Aren

Festival Santri Land 2025 akan menampilkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari karnaval santri, panggung seni dan bakat, hingga pertunjukan budaya yang menampilkan potensi luar biasa dari para santri di wilayah Tangerang Selatan.

Diterbitkan 05 Oktober 2025, 01:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren dan puluhan ribu masyarakat diperkirakan akan memadati Festival Santri Land 2025 yang digelar di Alun-Alun Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Minggu (19/10/2025).

Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) se-Tangerang Selatan, Aditya Warman, mengatakan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan menjadi ajang kolaborasi besar antara pesantren dan masyarakat.

“Acara Santri Land akan dihadiri oleh ribuan santri dari puluhan pesantren di Tangerang Selatan dan puluhan ribu masyarakat dari berbagai latar belakang akan ikut hadir dan meramaikan,” ujar Aditya dalam keterangan pers, Sabtu (4/10/2025).

Festival Santri Land 2025 akan menampilkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari karnaval santri, panggung seni dan bakat, hingga pertunjukan budaya yang menampilkan potensi luar biasa dari para santri di wilayah Tangerang Selatan.

Aditya menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ruang ekspresi, edukasi, sekaligus unjuk kreativitas santri.

“Santri Land 2025 bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah ekspresi dan kreativitas santri. Ini momentum penting untuk menunjukkan bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing dalam berbagai disiplin profesi, seni, budaya, dan kepemimpinan,” jelasnya.

 

 

Perkuat Semangat Kebangsaan dan Persatuan

Selain menjadi ajang kreativitas, Santri Land juga diharapkan memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan nilai-nilai luhur santri.

“Melalui Santri Land, kami ingin menguatkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air, sekaligus mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat luas,” tutur Aditya.

Ia menambahkan, kegiatan ini melibatkan tidak hanya pesantren, tetapi juga berbagai organisasi kemasyarakatan di Tangerang Selatan.

Sebagai pimpinan Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory, Aditya berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang silaturahmi yang inklusif dan menginspirasi.

“Kita berharap Santri Land menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa berdirinya bangsa ini tidak lepas dari peran besar pesantren dan santri yang patut kita teladani,” pungkasnya.