Doa Al Quraisy Ayat 1-4 Arab, Latin, dan Terjemah: Ketahui Maknanya

Kumpulan surat Al Quraisy ayat 1-4 lengkap Arab, latin, dan terjemah beserta maknanya.

Diterbitkan 23 Agustus 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Doa al quraisy merupakan salah satu surah dalam Al-Quran yang memiliki makna mendalam tentang nikmat Allah SWT kepada kaum Quraisy. Surah ini terdiri dari empat ayat yang mengandung pesan penting tentang syukur dan ibadah kepada Allah.

Kaum Quraisy adalah suku yang dominan di Kota Makkah pada zaman jahiliah dan era Nabi Muhammad SAW. Mereka dikenal sebagai pedagang yang melakukan perjalanan bisnis ke berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Doa al quraisy mengajarkan tentang pentingnya bersyukur atas nikmat keamanan dan kemakmuran yang diberikan Allah.

Melansir dari khutbah Jumat di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) oleh Ust. Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, M.A., surah ini menekankan pentingnya menegakkan akidah tauhid dan beribadah kepada Allah sebagai bentuk syukur. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (22/8/2025).

Doa Al Quraisy Arab, Latin, dan Terjemah

Doa al quraisy dalam bahasa Arab ditulis sebagai berikut beserta transliterasi latin dan terjemahannya:

Ayat 1: لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ

Li ilafi quraisy

Artinya: "Karena kebiasaan orang-orang Quraisy"

Ayat 2: إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ

Ilafihim rihlata asy-syita'i wa ash-shaif

Artinya: "Yaitu kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas"

Ayat 3: فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِ

Falya'budu rabba haza al-bait

Artinya: "Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan pemilik rumah ini (Ka'bah)"

Ayat 4: الَّذِي أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَآمَنَهُم مِّن خَوْفٍ

Allazi at'amahum min ju'in wa amanahum min khauf

Artinya: "Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan"

Makna dan Hikmah Doa Al Quraisy

Makna doa al quraisy mencakup beberapa aspek penting dalam kehidupan spiritual dan sosial. Surah ini dimulai dengan menyebutkan kebiasaan kaum Quraisy yang melakukan perjalanan dagang pada musim dingin dan panas, menunjukkan bagaimana Allah telah memberikan kemudahan dalam mencari rezeki.

Pesan utama dari doa al quraisy adalah ajakan untuk beribadah kepada Allah sebagai bentuk syukur atas nikmat yang telah diberikan. Allah telah memberikan dua nikmat fundamental: membebaskan dari kelaparan dan memberikan keamanan dari rasa takut.

Hikmah terpenting adalah pengingatan bahwa segala kemudahan dan keamanan yang dinikmati manusia merupakan anugerah dari Allah. Oleh karena itu, sudah sepatutnya manusia bersyukur dengan cara beribadah dan taat kepada-Nya.

Menurut Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, surah ini mengajarkan bahwa syukur bukan hanya dalam bentuk ucapan, tetapi juga melalui perbuatan nyata yaitu ibadah kepada Allah.

Konteks Sejarah Turunnya Surah Al-Quraisy

Surah Al-Quraisy turun dalam konteks kehidupan kaum Quraisy yang sangat bergantung pada perdagangan. Mereka tidak dapat bertani karena kondisi geografis Makkah yang gersang, sehingga aktivitas utama mereka adalah berdagang ke berbagai wilayah.

Dalam perjalanan dagang tersebut, kaum Quraisy mendapat keamanan dan perlindungan khusus karena status mereka sebagai penjaga Ka'bah. Bangsa Arab menghormati mereka dan memberikan jaminan keselamatan dalam perjalanan bisnis mereka.

Doa al quraisy turun untuk mengingatkan mereka bahwa semua kemudahan dan keistimewaan yang mereka peroleh adalah karena anugerah Allah. Mereka seharusnya bersyukur dengan cara menyembah Allah, bukan malah menyembah berhala-berhala yang ada di Ka'bah.

Mengutip dari Asbab al-Nuzul karya Al-Wahidi, surah ini merupakan peringatan sekaligus undangan bagi kaum Quraisy untuk kembali kepada tauhid yang benar.

Keutamaan Membaca Surah Al-Quraisy

Membaca doa al quraisy memiliki berbagai keutamaan spiritual yang dapat dirasakan oleh umat Islam. Surah pendek ini mengandung pesan syukur yang mendalam dan dapat memperkuat iman seseorang.

Keutamaan pertama adalah sebagai pengingat akan nikmat Allah yang seringkali tidak kita sadari. Ketika membaca surah ini, kita diingatkan untuk selalu bersyukur atas rezeki dan keamanan yang telah diberikan Allah.

Keutamaan kedua adalah sebagai doa untuk memohon keberkahan dalam mencari rezeki. Seperti halnya kaum Quraisy yang diberkahi dalam perjalanan dagang mereka, kita pun dapat memohon keberkahan serupa.

Menurut Fadail al-Quran karya Abu Ubaid, membaca surah-surah pendek seperti doa al quraisy secara rutin dapat meningkatkan kekhusyukan dalam shalat dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah.

Pesan Moral dari Surah Al-Quraisy

Doa al quraisy mengandung pesan moral yang sangat relevan untuk kehidupan modern. Pesan pertama adalah tentang pentingnya menyadari sumber segala nikmat yang kita terima dalam hidup.

Dalam era globalisasi ini, manusia seringkali lupa bahwa kemudahan teknologi, keamanan sosial, dan kemakmuran ekonomi pada dasarnya adalah anugerah dari Allah. Surah ini mengingatkan kita untuk tidak menjadi sombong dan selalu bersyukur.

Pesan kedua adalah tentang keseimbangan antara urusan duniawi dan ukhrawi. Kaum Quraisy boleh saja sibuk berdagang dan mencari rezeki, namun mereka tidak boleh melupakan kewajiban beribadah kepada Allah.

Mengutip dari Maqasid al-Shariah karya Abu Ishaq al-Shatibi, surah ini mengajarkan bahwa aktivitas ekonomi harus selaras dengan nilai-nilai spiritual untuk mencapai kesejahteraan hakiki.

Implementasi Ajaran Surah Al-Quraisy dalam Kehidupan

Mengamalkan ajaran doa al quraisy dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan melalui beberapa cara praktis. Pertama adalah dengan selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitas, terutama saat bekerja atau berbisnis.

Kedua adalah dengan berbagi rezeki kepada orang lain yang membutuhkan. Seperti yang disebutkan dalam surah Al-Ma'un, seorang mukmin harus peduli terhadap sesama dan membantu mereka yang kurang beruntung.

Ketiga adalah menjaga keamanan dan perdamaian di lingkungan sekitar. Sebagaimana Allah memberikan keamanan kepada kaum Quraisy, kita pun harus berkontribusi menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Berdasarkan kajian Fiqh al-Hadari karya Muhammad al-Ghazali, implementasi nilai-nilai Quran dalam aktivitas ekonomi modern dapat menciptakan sistem yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

Daftar Sumber

  • Khutbah Jumat Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan, 10 Januari 2025 - Ust. Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, M.A.
  • Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keselarasan Al-Quran. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
  • Al-Wahidi, Abu al-Hasan. Asbab al-Nuzul al-Quran. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1991.
  • Abu Ubaid al-Qasim ibn Sallam. Fadail al-Quran. Damascus: Dar Ibn Kathir, 1995.
  • Al-Shatibi, Abu Ishaq. Al-Muwafaqat fi Usul al-Shariah (Maqasid al-Shariah). Beirut: Dar al-Ma'rifah, 1997.
  • Al-Ghazali, Muhammad. Fiqh al-Hadari: Fiqh untuk Peradaban. Jakarta: Republika, 2005.

FAQ

1. Apa itu doa al quraisy? Doa al quraisy adalah surah ke-106 dalam Al-Quran yang terdiri dari 4 ayat dan membahas tentang nikmat Allah kepada kaum Quraisy.

2. Kapan surah Al-Quraisy turun? Surah Al-Quraisy turun di Makkah sebagai peringatan kepada kaum Quraisy untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.

3. Apa makna utama dari surah Al-Quraisy? Makna utama surah ini adalah ajakan untuk beribadah kepada Allah sebagai bentuk syukur atas nikmat keamanan dan rezeki.

4. Siapa itu kaum Quraisy? Kaum Quraisy adalah suku yang dominan di Makkah pada zaman Nabi Muhammad SAW dan dikenal sebagai pedagang.

5. Apa keutamaan membaca surah Al-Quraisy? Membaca surah ini dapat mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan memperkuat iman kepada Allah.

6. Bagaimana cara mengamalkan ajaran surah Al-Quraisy? Mengamalkannya dengan selalu mengingat Allah dalam aktivitas, berbagi rezeki, dan menjaga keamanan lingkungan.

7. Apa hubungan surah Al-Quraisy dengan surah Al-Fil? Kedua surah ini saling berkaitan dalam menyampaikan pesan tentang perlindungan Allah terhadap Ka'bah dan nikmat-Nya kepada kaum Quraisy.