Doa Ketika Merasa Gelisah Dan Sulit Tidur Di Malam Hari, Hati Tenang dan Tentram

Doa ketika merasa gelisah dan sulit tidur di malam hari.

Diterbitkan 28 Juni 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Doa ketika merasa gelisah dan sulit tidur di malam hari menjadi amalan penting ketika seseorang sulit memejamkan mata karena berbagai penyebab. Malam hari seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat setelah seharian beraktivitas justru menjadi waktu paling mencekam karena hati dan pikiran tak kunjung mereda.

Situasi ini bukanlah fenomena baru di zaman modern. Gangguan tidur atau insomnia telah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Dikisahkan dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, seorang sahabat bernama Zaid bin Tsabit mengadu kepada Rasulullah SAW bahwa ia semalaman tidak bisa tidur.

Zaid bercerita bawa dia hanya tergolek di pembaringan dalam keadaan terjaga, merasakan kegelisahan karena pikiran dan batinnya mengembara ke sana kemari. Dalam kondisi seperti itulah Rasulullah mengajarkan doa ampuh.

Doa menjadi bentuk tawakal dan pengakuan bahwa hanya Allah-lah sumber pertolongan sejati, Zat yang Maha Mengetahui isi hati dan Maha Kuasa menghilangkan segala kegundahan. Sebagaimana firman-Nya: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku." (QS. Al-Baqarah [2]: 186).

Merujuk buku Doa-Doa Pilihan Terbaik, Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, Himpunan Doa-Doa Penting, Kemenag Sultra, dan ebook Koleksi Doa dan Zikir, Ustaz Salehuddin bin Abu Samah, serta sumber lainnya, berikut ini adalah doa ketika sulit tidur karena gelisah, agar kembali tidur lelap dan tenang.

 

1. Doa ketika Gelisah dan Sulit Tidur

Doa ini adalah yang paling masyhur untuk mengatasi kegelisahan dan kesulitan tidur di malam hari. Rasulullah mengajarkannya kepada Zaid bin Tsabit yang mengeluh tidak bisa tidur karena gelisah.

Arab: اَللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِي

Latin: Allâhumma ghâratin nujûm wa hada’atil ‘uyûn, wa anta hayyun qayyûmun, lâ ta’khudzuhû sinatun wa lâ naum. Yâ hayyu, ya qayyûm, ahdi’ laylî wa anim ‘aynî.

Artinya: "Ya Allah, bintang-bintang telah tenggelam dan mata-mata telah terlelap, sedangkan Engkau Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri (Maha Mengurus makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Wahai Zat Maha Hidup dan Zat Maha Tegak, tenangkanlah malamku dan istirahatkanlah sepasang bola mataku."

Doa ini diriwayatkan oleh Ibnu Sunni dalam kitab 'Amalul Yaum wal Lailah dan Ath-Thabrani dari Zaid bin Tsabit. Imam An-Nawawi mencantumkan doa ini dalam karyanya yang monumental, Al-Adzkar, dengan judul bab "Doa yang Dibaca Ketika Seseorang Merasa Gelisah Ketika Sudah di Ranjang Namun Tidak Kunjung Tidur."

Setelah Zaid bin Tsabit mengamalkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW tersebut, beliau berkata: "Alhamdulillah, Allah hilangkan kegelisahan yang kuhadapi jelang istirahat di tempat tidur." Doa ini dinilai hasan oleh Al-Albani dan menjadi salah satu amalan spiritual yang sangat dianjurkan bagi siapa pun yang mengalami kesulitan tidur karena kegelisahan.

2. Doa Perlindungan dari Kegelisahan dan Gangguan Setan

Selain doa utama di atas, terdapat doa perlindungan yang diajarkan untuk mengatasi rasa takut, cemas, dan gelisah yang sering menjadi penyebab sulit tidur.

a. Doa Berlindung dari Murka dan Gangguan Setan

Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

Latin: A‘ûdzu bikalimâtillâhit tâmmâti min ghadhabihi wa ‘iqâbihi wa syarri ‘ibâdihi, wa min hamazâtisy syayâthîni wa an yahdhurûn.

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan setan, dan dari kedatangan mereka (kepadaku)."

Doa ini diriwayatkan oleh Ibnu Sunni dan sangat dianjurkan dibaca ketika seseorang merasa gelisah, risau, atau takut ketika hendak tidur di malam hari.

b. Doa Tauhid untuk Ketenangan

Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ، رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ

Latin: Lâ ilâha illallâhul wâhidul qahhâr, rabbus samâwâti wal ardhi wa mâ bainahumal ‘azîzul ghaffâr.

Artinya: "Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Mahaperkasa lagi Maha Pengampun."

Doa ini dikutip dari Shahih Al-Jami dalam Ensiklopedia Doa dan Wirid Shahih karya Ahmad bin Abdullah Isa.

 

Amalan saat Gelisah dan Sulit Tidur

Selain membaca doa-doa di atas, terdapat beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk menenangkan hati dan memudahkan tidur:

1. Membaca Ayat Kursi

Barang siapa yang membacanya ketika berbaring di tempat tidur, maka akan senantiasa ada penjaga dari Allah dan setan tidak akan mendekatinya hingga pagi.

2. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Masing-masing dibaca tiga kali, kemudian ditiupkan ke telapak tangan dan diusapkan ke seluruh tubuh. Ini adalah amalan yang diajarkan Rasulullah ﷺ sebelum tidur.

3. Membaca Doa Sebelum Tidur

Arab: بِاسْمِكَ اللّٰهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

Latin: Bismikallâhumma amûtu wa ahyâ.

Artinya: "Dengan nama-Mu ya Allah, aku mati dan aku hidup." (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Membaca Doa Berbaring

Arab: بِاسْمِكَ رَبِّي وَضَعْتُ جَنْبِيْ، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، فَإِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِيْ فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin: Bismika rabbî wadha‘tu janbî, wa bika arfa‘uhu, fa in amsakta nafsî farhamhâ, wa in arsaltahâ fahfazhhâ bimâ tahfazhu bihi ‘ibâdakash shâlihîn.

Artinya: "Dengan nama-Mu, ya Tuhanku, aku meletakkan lambungku, dan dengan nama-Mu pula aku mengangkatnya. Maka jika Engkau menahan jiwaku (ruhku) maka rahmatilah dia. Dan jika Engkau melepaskannya maka jagalah dia dengan sesuatu yang Engkau jaga dengannya hamba-hamba-Mu yang saleh." (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca dzikir Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar masing-masing sebanyak 33 kali sebelum tidur.

6. Berwudhu Sebelum Tidur

Tidur dalam keadaan suci setelah berwudhu membantu tidur lebih tenang dan nyenyak.

 

Adab dan Tata Cara Berdoa ketika Gelisah dan Susah Tidur

Berikut adab-adab berdoa yang perlu diperhatikan saat menghadapi kegelisahan dan kesulitan tidur:

1. Ikhlas dan Yakin

Berdoalah dengan keyakinan penuh bahwa Allah akan mengabulkan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda: "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian benar-benar yakin bahwa Allah akan memustajabkan doa tersebut. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah tidak memustajabkan doa daripada hati yang lalai dan tidak khusyuk." (HR. At-Tirmidzi).

2. Merendahkan Diri dan Menghadirkan Hati

Saat gelisah dan sulit tidur, hadirkan hati dalam setiap untaian doa. Rasakan bahwa hanya Allah-lah tempat bergantung dan satu-satunya yang mampu menghilangkan kegundahan. Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menekankan pentingnya kekhusyukan dan kehadiran hati saat berdoa.

3. Membaca Doa dengan Suara Lembut

Berdoalah dengan suara yang lembut dan penuh penghayatan, sebagaimana firman Allah: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut." (QS. Al-A'raf [7]: 55).

4. Mengulangi Doa

Disunnahkan untuk mengulangi doa sebanyak tiga kali, sebagaimana kebiasaan Rasulullah.

5. Berdoa dalam Keadaan Berbaring

Doa ketika gelisah dan sulit tidur dianjurkan dibaca saat sudah berada di tempat tidur, dalam posisi berbaring, dengan mata terpejam.

6. Menjauhi Gadget dan Hal-Hal yang Mengganggu

Sebelum tidur, jauhkan diri dari gadget dan hal-hal yang dapat memicu kecemasan. Perbanyaklah dzikir dan membaca Al-Qur'an sebagai pengganti aktivitas yang kurang bermanfaat.

7. Tidak Tergesa-gesa

Jangan terburu-buru mengharapkan doa dikabulkan. Rasulullah ﷺ bersabda: "Doa seseorang pasti akan dikabulkan asal ia tidak terburu-buru seraya berkata: 'Aku telah berdoa tetapi belum dikabulkan.'" (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Hikmah Doa ketika Merasa Gelisah dan Sulit Tidur

1. Menghadirkan Kesadaran akan Kekuasaan Allah

Doa "ghâratin nujûm wa hada'atil 'uyûn" mengingatkan bahwa ketika seluruh makhluk terlelap, Allah tetap Maha Hidup dan Maha Mengurus alam semesta. Kantuk dan tidur tidak mempengaruhi-Nya. Kesadaran ini melahirkan ketenangan bahwa ada Zat yang senantiasa menjaga dan mengawasi, bahkan saat kita tidak mampu menjaga diri sendiri.

2. Mengalihkan Fokus dari Masalah kepada Allah

Ketika hati gelisah karena berbagai persoalan, doa mengalihkan fokus dari problema duniawi kepada kebesaran Allah. Ini adalah terapi spiritual yang efektif untuk meredakan kecemasan. Sebagaimana dijelaskan oleh BAZNAS, dzikir dapat mengalihkan pikiran dari kecemasan dan stres, membawa ketenangan dalam hati dan pikiran.

3. Menumbuhkan Tawakal dan Kepasrahan

Dengan berdoa, seorang muslim menyatakan ketergantungan penuh kepada Allah. Inilah hakikat tawakal—menyerahkan segala urusan kepada-Nya setelah berikhtiar. Doa adalah bentuk pengakuan bahwa hanya Allah-lah tempat bergantung dan sumber pertolongan.

4. Membentengi Diri dari Gangguan Setan

Kegelisahan di malam hari seringkali berasal dari bisikan dan godaan setan. Doa perlindungan seperti "A‘ûdzu bikalimâtillâhit tâmmâti" menjadi benteng spiritual yang menghalangi gangguan tersebut.

5. Menjalin Hubungan Spiritual yang Lebih Erat

Malam hari adalah waktu terbaik untuk bermunajat. Kegelisahan yang mendorong seseorang untuk berdoa justru menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah. Inilah hikmah di balik ujian—ia mengembalikan hamba kepada Penciptanya.

6. Mendapatkan Ketenangan Hakiki

Ketenangan sejati tidak datang dari faktor eksternal semata, melainkan dari ketenangan batin yang bersumber dari mengingat Allah. Sebagaimana firman-Nya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd [13]: 28)

7. Meningkatkan Kualitas Tidur

Dzikir dan doa sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur dengan cara menenangkan jiwa. Dengan mengingat Allah, seseorang merasa terlindungi dan aman, sehingga tidur menjadi lebih nyenyak dan berkualitas.

 

Pertanyaan Seputar Doa Saat Gelisah

Hati tidak tenang dan gelisah baca doa apa?

Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a'udzu bika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijal.

Zikir apa supaya bisa tidur?

Untuk mengatasi insomnia dan tidur lebih nyenyak, Anda bisa membaca doa "Bismika Allahumma amutu wa ahya" serta bacaan tasbih "Subhanallah" (33x), "Alhamdulillah" (33x), dan "Allahu Akbar" (34x). Amalan ini dianjurkan untuk menenangkan hati dan meredakan stres sebelum tidur.

Kenapa susah tidur dan gelisah menurut Islam?

Menurut Islam, susah tidur dan gelisah sering kali disebabkan oleh dua faktor utama: gangguan spiritual (seperti godaan setan) dan kondisi batin akibat kelalaian dalam beragama.

Hati gelisah tidak bisa tidur pertanda apa?

Gelisah dan tidak bisa tidur (insomnia) adalah tanda utama bahwa tubuh dan pikiran Anda kesulitan untuk masuk ke mode relaksasi. Kondisi ini paling sering mengindikasikan stres berlebih, gangguan kecemasan (ansietas), atau kebiasaan gaya hidup, seperti terlalu banyak mengonsumsi kafein atau menatap layar ponsel sebelum tidur.