Jambore Pramuka Muslim Sedunia Digelar di Cibubur, Usung Isu Persatuan Pemuda Muslim Dunia

Materi wawasan kebangsaan serta Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto juga akan menjadi bagian penting pelaksanaan World Moslem Scout Jamboree (WMSJ) 2025.

Diperbarui 13 Agustus 2025, 16:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang 26 hari pelaksanaan World Moslem Scout Jamboree (WMSJ) 2025, panitia memastikan kesiapan menyambut lebih dari 15.000 peserta pemuda Muslim dari berbagai negara.

Acara akan digelar pada 9–14 September 2025 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.

"Kami siap menyambut peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara dengan sepenuh tenaga, pikiran, dan semangat,” ujar Ketua Panitia WMSJ, Riza Azhari, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Riza menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan mengandung nilai keislaman yang selaras dengan prinsip universal, persatuan, dan peradaban. Materi wawasan kebangsaan serta Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto juga akan menjadi bagian penting acara.

"Setiap kegiatan WMSJ memuat nilai-nilai Islam, perjuangan, persatuan, dan Asta Cita," katanya.

WMSJ juga menjadi bagian dari perayaan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, yang dinilai sebagai tonggak pendidikan karakter pramuka Gontor.

"WMSJ adalah implementasi nyata semangat pendidikan karakter pramuka yang telah berjalan puluhan tahun di Gontor," tegas Riza.

Mantan Menteri Agama RI 2014–2019, Lukman Hakim Saifuddin, menilai WMSJ sebagai momentum persatuan pemuda Muslim dunia.

"WMSJ menjadi medium baru bagi anak muda Muslim untuk menangkal narasi negatif atau hoaks tentang Islam yang sering beredar di media," ujarnya.

 

Usung Tiga Nilai Universal

Lukman menyebut, WMSJ mengusung tiga nilai universal sesuai ajaran Islam: civilized (berperadaban), united (bersatu), dan peaceful (damai).

"Dengan tiga nilai ini, diharapkan para pemuda mampu membangun peradaban dengan ilmu dan adab, serta mempererat persatuan lintas negara dan mazhab," kata alumni Gontor 1983 itu.

Ia berharap, peserta WMSJ menjadi teladan di lingkungannya masing-masing dengan menyebarkan nilai toleransi, disiplin, dan kebaikan.

"Saya berharap para peserta WMSJ menjadi teladan di lingkungan masing-masing, menyebarkan nilai toleransi, disiplin, dan kebaikan yang diperoleh selama kegiatan," pungkas dia.