Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto mengapresiasi situasi kondusif pasca-putusan MK. Meski ada insiden pembubaran massa pendukung Prabowo-Hatta di kawasan silang Monas, Djoko mengaku akan bertanggung jawab atas insiden tersebut.
"Saya tanggung jawab, saya ada di sini, nggak usah cari ke mana-mana, kantor saya di Medan Merdeka Barat 15," kata Djoko di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (22/8/2014).
"Khusus kejadian di patung kuda walau ada terluka atas tindakan preventif yang terpaksa dilakukan, saya Menkopolhukam yang diberi tugas presiden, saya minta maaf pada saudara dan adik-adik saya terluka alami ketidaknyamanan," imbuh dia.
Dengan situasi yang cenderung normal kemarin, Djoko menilai masyarakat Indonesia sudah paham benar hidup di negara demokrasi yang patuh pada hukum. Tidak larutnya masyarakat pada persaingan antar 2 kubu juga proses pendewasaan yang sangat baik.
"Mulai dari awal Pileg, kampanye, pencoblosan, sampai sengketa, kekerasan tidak terjadi. Ini menunjukkan masyarakat kita sudah sangat pandai dan ikuti Pemilu dengan baik. Masyarakat tak mau ikut kerasnya persaingan dan provokatif pihak yang berlawanan. Alhamdulillah masyarakat kita sudah cerdas dan pandai jalani khidupan demokrasi," papar Djoko.
Massa Prabowo-Hatta juga mendapat apresiasi dari Djoko. Sebab, aksi demo yang dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
"UU amanatkan demo dipersilakan tapi pukul 18.00 selesai mereka dengan sukarela dan sadar kembali ke tempat masing-masing," tandas Djoko.
Menko Polhukam Minta Maaf Kepada Pendukung Prabowo yang Terluka
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto mengapresiasi situasi kondusif pasca-putusan MK.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/660913/original/Djoko%20Suyanto_20140407%20%284%29.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20302 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
- FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20264 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
- Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
- Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20265 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
- Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20266 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
- Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
- Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
- Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
- FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
- Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
- Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
- Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346802/original/063133700_1757650216-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__68_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5362936/original/004760500_1758877364-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)