Bau Apek Ruang Tamu Sering Bikin Malu, Ini 9 Langkah Ampuh Netralkan Tanpa Pengharum Buatan

Bau apek ruang tamu bisa diatasi tanpa pengharum buatan melalui cara sederhana, mulai dari membersihkan sumber bau hingga memperlancar sirkulasi udara.

Diterbitkan 04 November 2026, 12:40 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bau apek ruang tamu sering membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman, terutama saat keluarga atau tamu datang berkunjung. Aroma tersebut bisa muncul akibat sirkulasi udara yang buruk, karpet lembap, tumpukan debu, hingga sisa makanan yang tidak segera dibersihkan.

Mengatasi bau apek ruang tamu tidak harus selalu menggunakan pengharum ruangan. Menyemprotkan pewangi terkadang hanya menutupi aroma sementara tanpa benar-benar menghilangkan sumber masalah. Karena itu, kebersihan furnitur dan kelancaran pertukaran udara perlu diperhatikan.

Ada beberapa cara sederhana untuk menetralkan bau apek ruang tamu tanpa pengharum buatan. Mulai dari membuka jendela, membersihkan permukaan furnitur, hingga memanfaatkan baking soda dan arang aktif, langkah-langkah tersebut dapat membantu menjaga suasana ruangan tetap segar dan nyaman.

Berikut Liputan6.com merangkum dari Lisa Bronner dan Real Simple tentang cara netralkan ruang tamu bau apek tanpa pengharum buatan, Rabu (4/11/2026).

1. Singkirkan Sumber Bau Tidak Sedap

Langkah pertama untuk mengatasi bau apek adalah mencari sumber aroma yang mengganggu. Bau tidak sedap bisa berasal dari tempat sampah, kain pel, pakaian kotor, alas kaki, tempat tidur hewan peliharaan, buah yang terlalu matang, hingga tanaman yang terlalu sering disiram.

Dilansir dari Lisa Bronner, penghuni rumah perlu menemukan sumber bau pengap atau asam sebelum melakukan langkah penyegaran lainnya. Setelah menemukannya, segera bersihkan area tersebut, cuci barang yang kotor, dan buang benda yang sudah membusuk agar aroma tidak sedap tidak terus menyebar.

2. Buka Jendela agar Sirkulasi Udara Lebih Lancar

Udara yang terperangkap di dalam ruangan dapat membuat ruang tamu terasa pengap, terutama ketika jendela jarang dibuka. Kondisi tersebut memungkinkan aroma tidak sedap bertahan meskipun sumber baunya sudah dibersihkan.

Menurut Lisa Bronner, membuka jendela membantu mengganti udara lama dengan udara segar dari luar rumah. Real Simple juga menyarankan penghuni rumah menciptakan aliran udara silang dengan membuka jendela di sisi yang berlawanan agar pertukaran udara berlangsung lebih optimal.

3. Bersihkan Permukaan Furnitur yang Lengket

Sisa makanan dan cairan yang tidak sengaja tumpah terkadang menjadi sumber bau yang luput dari perhatian. Cairan yang mengendap di bawah rak, laci, atau permukaan furnitur dapat menimbulkan aroma tidak sedap apabila dibiarkan terlalu lama.

Real Simple menyarankan penghuni rumah rutin mengelap permukaan yang berpotensi menyimpan tumpahan. Kebiasaan ini bisa diterapkan pada meja ruang tamu, rak, bagian bawah wadah, serta area lain yang sering digunakan untuk meletakkan makanan dan minuman.

4. Bersihkan Karpet dan Permadani dengan Baking Soda

Karpet dan permadani menjadi salah satu bagian ruang tamu yang dapat menyimpan aroma dari debu, kotoran, maupun tumpahan. Apabila tidak dibersihkan secara berkala, bau tersebut bisa membuat ruangan terasa kurang segar.

Lisa Bronner menjelaskan bahwa baking soda dapat dimanfaatkan sebagai bubuk penyegar karpet. Taburkan secukupnya pada permukaan karpet, diamkan sesuai kebutuhan, kemudian bersihkan menggunakan penyedot debu. Cara ini membantu menyegarkan karpet, tetapi tidak menggantikan proses pencucian untuk menghilangkan kotoran yang menempel.

5. Gunakan Arang Aktif untuk Menyerap Aroma Tidak Sedap

Arang aktif dapat menjadi alternatif untuk membantu mengurangi bau tanpa menambahkan aroma baru ke dalam ruangan. Bahan ini bekerja dengan menangkap sejumlah senyawa penyebab bau melalui permukaannya.

Dilansir dari Real Simple, kantong arang dapat diletakkan di berbagai area rumah, seperti lemari, tempat penyimpanan, dan bagian dekat tempat sampah. Untuk membantu mempertahankan fungsinya, kantong arang bisa dijemur di bawah sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap bulan, sesuai petunjuk pemakaian produk.

6. Gunakan Air Purifier untuk Menyaring Udara

Jika ruang tamu masih terasa pengap setelah dibersihkan, penggunaan air purifier dapat dipertimbangkan. Perangkat ini membantu menyaring partikel di udara, seperti debu dan sejumlah polutan, tergantung jenis filter yang digunakan.

Menurut Lisa Bronner, air purifier dapat menjadi pilihan ketika penghuni rumah tidak memungkinkan membuka jendela. Real Simple juga menyebutkan alat tersebut sebagai salah satu cara untuk membantu menjaga kualitas udara dan mengurangi aroma yang tertinggal. Pastikan filter dibersihkan atau diganti secara berkala agar perangkat tetap bekerja optimal.

7. Bersihkan Area yang Sering Terlewat

Beberapa sumber bau justru berada di bagian rumah yang jarang diperhatikan. Tumpahan cairan di sudut furnitur, wadah penyimpanan yang kotor, atau bagian bawah tempat sampah bisa menjadi tempat menumpuknya sisa kotoran.

Real Simple menyarankan penghuni rumah memeriksa area tersembunyi yang berpotensi menyimpan cairan dan sisa makanan. Kebiasaan mengelap permukaan serta membersihkan bagian yang sulit dijangkau dapat membantu mencegah bau tidak sedap muncul kembali.

8. Manfaatkan Rebusan Buah dan Rempah

Apabila sumber bau sudah dibersihkan, rebusan buah dan rempah bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan aroma alami di ruang tamu. Beberapa bahan yang dapat digunakan antara lain irisan jeruk, batang kayu manis, cengkih, dan kulit lemon.

Lisa Bronner menjelaskan bahwa bahan-bahan aromatik tersebut dapat direbus perlahan bersama air hingga uapnya menyebarkan aroma ke dalam rumah. Real Simple juga merekomendasikan metode simmer pot dengan buah dan rempah sebagai alternatif untuk memberikan keharuman tanpa menggunakan pengharum ruangan sintetis.

9. Letakkan Tanaman atau Rangkaian Bunga Aromatik

Tanaman dan bunga dengan aroma khas dapat membantu menghadirkan suasana lebih segar di ruang tamu. Beberapa pilihan yang disebutkan dalam kedua artikel antara lain rosemary, lavender, sage, eucalyptus, daun salam, dan juniper.

Lisa Bronner menyarankan penggunaan tanaman herbal yang dapat dikeringkan menjadi rangkaian aromatik. Sementara itu, Real Simple merekomendasikan tanaman beraroma sebagai salah satu cara menghadirkan keharuman alami di rumah. Pilih tanaman yang sesuai dengan kondisi ruangan dan pastikan tidak dibiarkan lembap hingga berjamur.

Pertanyaan Seputar Cara Menetralkan Ruang Tamu Bau Apek

Apa penyebab ruang tamu berbau apek?

Bau apek bisa muncul akibat sirkulasi udara yang buruk, karpet lembap, debu, sisa makanan, atau benda-benda yang jarang dibersihkan.

Bagaimana cara menghilangkan bau apek tanpa pengharum buatan?

Buka jendela, bersihkan sumber bau, cuci kain pelapis furnitur, serta manfaatkan baking soda atau arang aktif untuk membantu menyerap aroma tidak sedap.

Apakah baking soda bisa membantu menetralkan bau apek?

Ya, baking soda dapat digunakan untuk membantu menyegarkan karpet dan permadani dengan menyerap sebagian aroma tidak sedap.

Apakah arang aktif efektif menyerap bau di ruang tamu?

Arang aktif dapat membantu menyerap sejumlah senyawa penyebab bau. Letakkan dalam kantong khusus di area yang membutuhkan penyegaran dan ikuti petunjuk perawatannya.

Seberapa sering ruang tamu perlu dibersihkan agar tidak berbau apek?

Bersihkan permukaan furnitur dan lantai secara rutin, sedangkan karpet, tirai, serta sarung bantal sofa perlu dicuci secara berkala sesuai tingkat penggunaan dan kondisinya. Pastikan ruangan juga memiliki sirkulasi udara yang baik.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6