Liputan6.com, Jakarta - Dapur menjadi salah satu area rumah paling rentan mengalami masalah aroma tidak sedap. Sisa bahan makanan, minyak bekas memasak dan tempat sampah dapat memicu bau menyengat jika tidak dibersihkan secara rutin. Oleh sebab itu, mengetahui cara menghilangkan bau apek di dapur penting, untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan saat menyiapkan hidangan setiap hari.
Aroma pengap tidak selalu berasal dari tumpukan sampah. Spons pencuci piring basah, saluran wastafel kotor, bahan makanan membusuk, hingga sudut lemari lembap juga bisa menjadi sumber masalah. Mengenali penyebabnya membantu menentukan langkah tepat, untuk menghilangkan bau apek di dapur tanpa harus mengandalkan pewangi ruangan.
Selain mengganggu kenyamanan, bau apek terkadang menjadi petunjuk adanya persoalan kebersihan atau kelembapan. Area tersembunyi di bawah wastafel, bagian belakang kulkas dan ruang penyimpanan perlu diperiksa secara berkala. Melalui pemeriksaan sederhana, upaya menghilangkan bau apek di dapur dapat dilakukan lebih efektif, sekaligus membantu mencegah aroma tidak sedap kembali muncul.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (20/10/2026).
1. Bersihkan Tempat Sampah Secara Menyeluruh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331427/original/019595900_1787542940-11966916309216981386.jpeg)
Tempat sampah menjadi salah satu sumber bau paling umum di dapur. Sisa sayuran, kulit buah, makanan berkuah, dan bahan organik lainnya dapat membusuk sehingga menimbulkan aroma menyengat.
Buang sampah organik secara rutin, terutama jika cuaca panas atau wadah mulai mengeluarkan bau. Setelah dikosongkan, cuci tempat sampah menggunakan sabun dan air, lalu keringkan sebelum memasang kantong baru.
Jangan lupa membersihkan bagian tutup, dasar, dan sisi dalam wadah. Sisa cairan yang tertinggal di bagian tersebut sering kali menjadi penyebab bau tetap bertahan meskipun sampah sudah dibuang.
2. Periksa Saluran Pembuangan Wastafel
Bau apek atau aroma tidak sedap yang muncul di sekitar wastafel bisa berasal dari sisa makanan dan lemak di saluran pembuangan. Endapan tersebut dapat menumpuk seiring waktu, terutama jika saringan tidak dibersihkan secara teratur.
Angkat saringan wastafel, buang sisa makanan, lalu cuci menggunakan sabun. Bersihkan pula permukaan bak cuci dan area di sekitar lubang pembuangan agar kotoran tidak menumpuk.
Jika bau tetap muncul, periksa bagian bawah wastafel untuk memastikan tidak ada kebocoran atau genangan. Saluran yang jarang digunakan juga bisa mengalami penguapan air pada perangkap saluran sehingga aroma dari pipa masuk ke ruangan.
Hindari mencampurkan cairan pembersih saluran berbahan kimia dengan produk lain, terutama pemutih dan pembersih asam, sebab campuran tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya.
Advertisement
3. Hilangkan Minyak dan Sisa Makanan pada Permukaan Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377938/original/012944300_1792483184-Gemini_Generated_Image_1jtpxx1jtpxx1jtp.jpg)
Minyak yang menempel pada kompor, dinding di sekitar area memasak, dan meja dapur dapat menangkap debu serta sisa makanan. Lama-kelamaan, penumpukan ini bisa menimbulkan aroma kurang sedap, terutama setelah permukaan terkena panas.
Gunakan kain atau spons bersih bersama sabun pencuci piring untuk mengangkat lapisan minyak. Fokuskan pembersihan pada bagian bawah kompor, pegangan kabinet, backsplash, dan area di sekitar tempat mengolah makanan.
Setelah dibersihkan, lap kembali menggunakan kain lembap jika diperlukan, kemudian keringkan. Kebiasaan membersihkan permukaan segera setelah memasak membantu mencegah kotoran menumpuk dan membuat dapur lebih mudah dirawat.
4. Jaga Spons dan Lap Dapur Tetap Kering
Spons pencuci piring dan lap yang terus-menerus basah dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme penyebab bau. Kondisi ini sering luput dari perhatian, padahal kedua perlengkapan tersebut digunakan hampir setiap hari.
Bilas spons setelah digunakan, peras hingga tidak terlalu basah, lalu simpan di tempat yang memungkinkan air mengalir dan udara bersirkulasi. Lap dapur sebaiknya dijemur atau digantung hingga kering, bukan dibiarkan menumpuk di dekat wastafel.
Ganti spons jika sudah berbau, berubah warna, atau menunjukkan tanda kerusakan. Lap yang mengeluarkan aroma apek perlu segera dicuci dan dikeringkan sebelum digunakan kembali.
5. Periksa Isi Kulkas dan Lemari Penyimpanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566465/original/006244800_1777186459-Cara_Cepat_Bersihkan_Kulkas_Tanpa_Bongkar_Semua_Isi_dan_Tetap_Bersih_Maksimal_Model_Membersihkan_Pintu_dan_Karet_Penutup.jpg)
Bau dari bahan makanan yang membusuk bisa menyebar ke seluruh dapur. Sayuran layu, buah terlalu matang, makanan sisa, dan kemasan bocor merupakan beberapa hal yang perlu diperiksa secara berkala.
Keluarkan bahan makanan yang sudah rusak dan bersihkan rak kulkas jika terdapat cairan tumpah. Gunakan wadah tertutup untuk menyimpan makanan matang agar aromanya tidak bercampur dengan bahan lain.
Lemari penyimpanan juga perlu diperhatikan, khususnya area tempat menyimpan bawang, kentang, dan bahan kering. Pastikan tidak ada bahan makanan membusuk atau tumpukan kelembapan di sudut lemari.
Jika bau berasal dari kulkas dan tetap bertahan setelah dibersihkan, periksa saluran pembuangan serta wadah penampung air sesuai petunjuk perawatan perangkat.
6. Kurangi Kelembapan dan Perbaiki Sirkulasi Udara
Udara lembap dapat membuat dapur terasa pengap dan mendukung pertumbuhan jamur pada area tertentu. Kondisi ini lebih mudah terjadi di ruangan minim jendela, terutama setelah kegiatan memasak menghasilkan banyak uap.
Buka jendela jika kondisi lingkungan memungkinkan dan nyalakan kipas ventilasi saat memasak. Jika menggunakan cooker hood, pastikan filter dibersihkan sesuai petunjuk produsen agar kemampuan mengalirkan udara tetap optimal.
Periksa pula bagian bawah wastafel, sudut lemari, serta dinding di dekat sumber air. Apabila ditemukan rembesan, kebocoran, atau jamur yang terus muncul, atasi penyebab kelembapan tersebut alih-alih hanya menghilangkan aromanya.
Untuk area yang sulit kering, gunakan alat pengurang kelembapan jika diperlukan. Langkah ini membantu menjaga kondisi dapur tetap nyaman dan mengurangi risiko bau kembali muncul.
Advertisement
7. Manfaatkan Bahan Penyerap Bau Secara Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377939/original/020239800_1792483184-Gemini_Generated_Image_q4txk5q4txk5q4tx.jpg)
Setelah sumber aroma dibersihkan, bahan penyerap bau dapat membantu mengurangi sisa aroma di dalam ruangan atau lemari.
Beberapa pilihan yang bisa digunakan antara lain:
- Baking soda: Letakkan sedikit baking soda dalam wadah terbuka di area yang aman, jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Bahan ini dapat membantu menyerap sebagian aroma di ruang tertutup, tetapi tidak menggantikan pembersihan sumber bau.
- Arang aktif: Produk arang aktif khusus penyerap bau dapat ditempatkan di lemari atau area penyimpanan sesuai petunjuk penggunaan.
- Kulit jeruk: Kulit jeruk dapat memberikan aroma segar sementara, tetapi tidak efektif mengatasi sumber bau seperti saluran kotor, makanan membusuk, atau jamur.
Hindari menaburkan bahan penyerap secara langsung ke saluran pembuangan atau mencampurnya sembarangan dengan cairan pembersih. Gunakan setiap bahan sesuai fungsinya dan jauhkan dari makanan terbuka.
8. Biasakan Membersihkan Dapur Setelah Memasak
Pembersihan ringan setiap hari dapat mencegah bau apek muncul kembali. Tidak perlu menunggu hingga dapur terlihat kotor untuk mulai merawatnya.
Setelah selesai memasak, buang sisa bahan makanan, bersihkan kompor, lap meja, dan cuci peralatan yang telah digunakan. Pastikan tidak ada air menggenang di sekitar wastafel atau kain basah tertinggal di meja.
Luangkan waktu secara berkala untuk membersihkan bagian yang jarang terjangkau, seperti belakang tempat sampah, bawah peralatan, filter cooker hood, dan bagian dalam lemari. Rutinitas tersebut membantu mengurangi penumpukan minyak, sisa makanan, dan kelembapan.
Â
Â
Â
Â
Pertanyaan Seputar Menghilangkan Bau Apek di Dapur
Apa penyebab utama bau apek di dapur?
Bau apek di dapur umumnya berasal dari sisa makanan, tempat sampah, saluran wastafel kotor, spons lembap, dan sirkulasi udara buruk.
Bagaimana cara menghilangkan bau apek di dapur secara alami?
Kamu bisa membersihkan permukaan dapur memakai air sabun, membuang sisa makanan, mengeringkan area basah, dan membuka jendela agar udara mengalir.
Apakah baking soda efektif untuk menyerap bau di dapur?
Baking soda dapat membantu mengurangi aroma tidak sedap dalam ruang terbatas, seperti kulkas atau lemari sampah. Letakkan dalam wadah terbuka di lokasi aman, lalu ganti secara berkala.
Mengapa dapur tetap bau meskipun sudah disapu dan dipel?
Menyapu dan mengepel belum tentu mengatasi sumber aroma secara menyeluruh. Bau bisa berasal dari saluran pembuangan, sisa minyak pada kompor, spons pencuci piring, tempat sampah, atau bahan makanan tersembunyi. Periksa area tersebut dan bersihkan bagian penyebabnya secara khusus.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377480/original/078319600_1792466079-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377937/original/001064700_1792483184-Gemini_Generated_Image_iwtltdiwtltdiwtl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520044/original/063454300_1772604818-Gemini_Generated_Image_3ijivf3ijivf3iji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351540/original/054007600_1789700846-0288ce78-2e0f-48bf-9428-5c70eb55dc48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308500/original/004421100_1785145019-3fe0046f-7a5f-4607-b877-5fb437e45183.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5699508/original/013386200_1778579012-6x6_pasangan_muda_3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362021/original/005672800_1790755828-Gemini_Generated_Image_rilbf6rilbf6rilb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360043/original/025270600_1790588362-jemur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317829/original/019472700_1786073603-9813716355975729685.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340490/original/028789400_1788508929-ab7430a8-2770-4171-b6ec-2cb32c8c4a43.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337314/original/006092400_1788241299-66f886df-8c17-4a3d-a806-299b02f13362.jpg)