6 Benda di Dekat Kasur yang Bisa Ganggu Tidur, Singkirkan Jika Ingin Nyenyak

Temukan berbagai benda di dekat kasur yang bisa ganggu tidur Anda, mulai dari tumpukan gelas, barang berantakan, elektronik hingga dokumen pekerjaan.

Diterbitkan 02 September 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki waktu tidur yang berkualitas dan terbangun dengan badan yang segar tentu menjadi dambaan setiap orang. Namun, jika Anda sering mengalami kesulitan untuk memejamkan mata atau sering terbangun di tengah malam tanpa alasan yang jelas, penyebab utamanya mungkin tersembunyi sangat dekat dengan tempat tidur Anda. Meja nakas atau area di sekitar kasur yang dipenuhi oleh berbagai macam barang sering kali menjadi sumber gangguan tersembunyi yang merusak kualitas istirahat malam.

Menurut para ahli pengorganisasian rumah dan kesehatan tidur, barang-barang yang menumpuk di samping tempat tidur dapat memicu beban mental secara bawah sadar. Otak manusia secara otomatis akan merespons kekacauan visual dan rangsangan sensorik dari benda-benda tersebut, sehingga sistem saraf tetap berada dalam kondisi siaga alih-alih bersiap untuk rileks.

Artikel ini akan mengupas secara mendalam berbagai benda di dekat kasur yang bisa ganggu tidur Anda, termasuk tambahan item lainnya, serta bagaimana cara membersihkannya demi mendapatkan istirahat yang jauh lebih tenang. Jadi simak pembahasan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (2/9/2026).

1. Tumpukan Gelas, Mug, dan Botol Minum Kosong

Kehadiran air minum di dekat tempat tidur memang terasa esensial ketika Anda merasa haus di tengah malam. Kendati demikian, ketika permukaan meja nakas mulai menyerupai tempat pembuangan piala atau koleksi gelas kotor yang menumpuk, hal ini berubah menjadi gangguan visual yang menciptakan kekacauan di dalam kamar.

Menurut penata profesional Shantae Duckworth, penumpukan wadah air minum ini sebaiknya diatasi dengan menerapkan aturan satu cangkir khusus. Batasi hanya ada satu botol atau gelas air minum yang diizinkan berada di meja nakas, sementara sisanya harus dibersihkan secara rutin setiap kali Anda pergi ke dapur.

2. Aneka Ragam Barang Berantakan (Clutter) dan Kertas Struk

Barang-barang kecil tanpa tempat tetap yang kerap terselip di meja nakas, seperti struk belanjaan, karet rambut, botol obat sisa, hingga buku bacaan yang belum selesai, ternyata menyimpan dampak psikologis yang cukup besar. Shantae Duckworth menjelaskan bahwa benda-benda remeh tersebut bertindak layaknya daftar tugas senyap (silent to-do lists) yang secara tidak sadar dibaca oleh otak setiap kali Anda melihatnya.

Tekanan tingkat rendah dari kekacauan visual ini memberikan efek yang sangat bertolak belakang dengan ketenangan yang dibutuhkan tubuh sebelum tidur. Untuk mengatasinya, Anda bisa menyortir barang-barang tersebut ke dalam wadah kecil atau nampan pembatas (tray) agar area di sekitar kasur tetap bersih dan terkontrol.

3. Perangkat Elektronik Kecil yang Bercahaya atau Berdengung

Keberadaan gawai, jam alarm berpendar terang, pembersih udara (air purifier), humidifier, atau kipas angin di dekat kepala sering kali dianggap sepele. Padahal, perangkat elektronik yang memancarkan cahaya biru atau mengeluarkan suara dengungan halus secara konsisten dapat mengelabui otak untuk tetap terjaga dan mengganggu siklus alami tidur.

Jika perangkat tersebut sangat dibutuhkan, Duckworth menyarankan untuk menutup atau memposisikan ulang lampu indikator yang terlalu terang, serta menjauhkan atau mengatur mesin agar suaranya lebih stabil. Penggunaan mesin derau putih (white noise machine) juga bisa dipertimbangkan untuk meredam suara-suara kecil yang mengganggu kenyamanan istirahat.

4. Produk Perawatan Kulit (Skincare) Berlebih

Meletakkan deretan botol serum, krim malam, atau produk kecantikan di atas meja nakas sering kali dilakukan dengan niat baik agar rutinitas malam menjadi lebih praktis. Namun, menurut CEO Fresh Starts Registry Olivia Howell, produk-produk perawatan tersebut justru membawa muatan emosional tersendiri bagi sebagian orang.

Keberadaan produk kecantikan ini dapat secara diam-diam mengingatkan Anda pada kebiasaan yang terlewat atau standar perawatan diri yang belum terpenuhi, sehingga memicu rasa bersalah dan kegelisahan. Oleh karena itu, batasi persediaan produk kecantikan di samping tempat tidur hanya pada barang-barang yang benar-benar esensial saja, seperti pelembap bibir (lip balm).

5. Segala Hal yang Berkaitan dengan Pekerjaan

Kamar tidur dirancang secara utuh sebagai tempat beristirahat dan memulihkan energi, sehingga meletakkan hal-hal yang berbau pekerjaan di dekat kasur adalah sebuah pantangan besar. Membawa laptop yang belum tertutup rapat, tumpukan surat yang belum dibuka, atau perencana jadwal (planner) harian ke meja nakas akan mengirimkan sinyal bahaya ke sistem saraf.

Olivia Howell menekankan bahwa tubuh manusia secara naluriah tahu jika sumber tanggung jawab dan stres kerja berada hanya beberapa senti dari bantal tidur. Akibatnya, sistem saraf akan tetap berada dalam kondisi siaga tinggi, membuat Anda sulit mencapai tahap tidur pulas yang berkualitas.

6. Makanan Ringan dan Sisa Snek yang Mengundang Hama

Menyimpan camilan atau makanan ringan di dekat tempat tidur sering kali dilakukan demi kenyamanan saat bersantai menonton ponsel sebelum tidur. Namun, sisa makanan atau remah-remah biskuit yang tertinggal di atas meja nakas tidak hanya memicu kekacauan visual, tetapi juga berisiko mengundang semut, kecoa, atau hewan pengerat ke area kamar tidur Anda.

Bau makanan yang tertinggal di sekitar tempat tidur dapat mengganggu penciuman dan membuat lingkungan tidur terasa kurang higienis. Sebaiknya, nikmati makanan di area dapur atau ruang makan, dan pastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal di dekat kasur saat malam hari.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Benda di Dekat Kasur yang Bisa Ganggu Tidur

Q: Apakah semua jenis lampu tidur atau jam digital berdampak buruk bagi kualitas tidur?

A: Tidak semua, namun perangkat yang memancarkan cahaya biru terlalu terang atau berkedip dapat menekan produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur manusia.

Q: Bagaimana cara paling mudah menjaga meja nakas tetap bersih dari tumpukan barang?

A: Gunakan sebuah nampan kecil (tray) sebagai batasan fisik, jika barang tidak muat di dalam nampan tersebut, artinya barang itu harus dipindahkan ke tempat semestinya.

Q: Mengapa pekerjaan di dekat tempat tidur bisa membuat tubuh sulit merasa rileks?

A: Secara psikologis, otak mengaitkan area tidur dengan istirahat, sehingga keberadaan atribut pekerjaan memicu respons stres dan rasa tanggung jawab yang membuat sistem saraf tetap aktif.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6