7 Cara Merawat Sepatu Kulit agar Tetap Awet dan Terlihat Seperti Baru

7 cara merawat sepatu kulit agar tetap awet, tidak mudah retak, dan tetap terlihat rapi serta berkilau seperti baru.

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 16:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sepatu kulit dikenal sebagai salah satu pilihan alas kaki yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan, mulai dari aktivitas kerja hingga acara formal. Cara merawat sepatu kulit yang tepat diperlukan agar materialnya tetap terjaga, tidak mudah kering, dan tampilannya tetap rapi meski sering digunakan.

Berbeda dengan bahan sintetis, kulit membutuhkan perhatian khusus karena dapat terpengaruh oleh debu, air, keringat, panas, dan kelembapan. Jika tidak dirawat dengan baik, permukaan sepatu bisa terlihat kusam, kaku, bahkan mengalami retak.

Perawatan sepatu kulit sebenarnya tidak harus rumit. Kebiasaan sederhana seperti membersihkan setelah dipakai, menggunakan pelembap khusus, menyimpan dengan benar, hingga menghindari paparan panas dapat membantu memperpanjang usia sepatu. Berikut cara merawat sepatu kulit yang benar, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (20/8/2026).

1. Bersihkan Sepatu Setelah Dipakai

Debu dan kotoran yang menempel pada sepatu kulit sebaiknya segera dibersihkan setelah digunakan. Jika dibiarkan terlalu lama, kotoran dapat menumpuk pada permukaan dan membuat tampilan sepatu terlihat kusam.

Gunakan kain microfiber atau sikat berbulu lembut untuk membersihkan seluruh permukaan sepatu. Berikan perhatian lebih pada bagian lipatan, jahitan, dan sela-sela yang biasanya lebih mudah menyimpan debu.

Untuk noda ringan, kain dapat sedikit dibasahi lalu digunakan secara perlahan. Hindari menggosok permukaan terlalu keras karena dapat mengganggu lapisan kulit atau membuat permukaannya terlihat tidak merata.

2. Gunakan Leather Conditioner Secara Berkala

Kulit dapat kehilangan kelembapan seiring penggunaan dan paparan lingkungan. Karena itu, leather conditioner dapat digunakan secara berkala untuk membantu menjaga kulit tetap lentur dan tidak mudah kering.

Sebelum mengaplikasikan produk, pastikan sepatu sudah bersih dan kering. Gunakan kain lembut untuk mengoleskan conditioner dalam jumlah tipis dan merata pada permukaan kulit.

Jangan langsung menggunakan terlalu banyak produk. Biarkan conditioner meresap terlebih dahulu sesuai petunjuk pada kemasan, kemudian bersihkan sisa produk agar permukaan sepatu tidak terasa terlalu berminyak.

3. Pakai Shoe Tree Saat Sepatu Disimpan

shoe tree dapat membantu mempertahankan bentuk sepatu kulit ketika tidak sedang digunakan. Alat ini juga membantu mengurangi munculnya lipatan yang terlalu dalam pada bagian depan sepatu.

Shoe tree berbahan kayu menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan karena dapat membantu menyerap sebagian kelembapan dari bagian dalam sepatu. Hal ini berguna terutama setelah sepatu digunakan dalam waktu cukup lama.

Pasang shoe tree setelah sepatu dilepas dan simpan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Sebaiknya berikan waktu istirahat pada sepatu sebelum digunakan kembali agar kelembapan di dalamnya dapat berkurang.

4. Keringkan Sepatu Basah pada Suhu Ruang

Sepatu kulit yang terkena hujan atau air membutuhkan penanganan yang tepat. Jangan langsung menggunakan pengering rambut, pemanas, atau menjemurnya di bawah sinar matahari karena panas berlebih dapat membuat kulit menjadi kering dan kaku.

Lepaskan tali sepatu dan keluarkan bagian dalam yang dapat dilepas. Setelah itu, lap permukaan dengan kain bersih untuk mengurangi air yang menempel.

Letakkan sepatu di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik hingga kering secara alami. Jika menggunakan shoe tree, pilih cara yang sesuai dengan kondisi sepatu dan pastikan tidak memberikan tekanan berlebihan pada material yang masih basah.

5. Poles Sepatu Secara Rutin

Polish dapat digunakan untuk menjaga tampilan sepatu kulit tetap rapi sekaligus membantu memberikan lapisan perlindungan pada permukaannya. Pilih produk yang sesuai dengan jenis dan warna kulit sepatu.

Sebelum memoles, pastikan sepatu sudah dibersihkan dari debu dan kotoran. Oleskan polish tipis-tipis menggunakan kain lembut atau aplikator khusus, kemudian ratakan secara perlahan.

Setelah produk mengering sesuai petunjuk, gunakan sikat lembut untuk membantu menghasilkan kilau yang merata. Jangan mengoleskan terlalu banyak polish karena lapisan yang menumpuk justru dapat membuat permukaan terlihat tidak alami.

6. Simpan di Tempat yang Kering dan Tidak Pengap

Tempat penyimpanan juga berpengaruh terhadap kondisi sepatu kulit. Ruangan yang terlalu lembap dapat meningkatkan risiko munculnya jamur, sedangkan tempat yang terlalu panas dapat membuat kulit lebih cepat kering.

Simpan sepatu di tempat yang sejuk dan memiliki sirkulasi udara cukup. Hindari meletakkannya dalam kondisi masih lembap setelah digunakan, terutama jika bagian dalam sepatu terkena keringat.

Gunakan kantong sepatu atau kotak penyimpanan yang memungkinkan sepatu tetap terlindungi dari debu. Namun, jangan menyimpannya dalam wadah tertutup ketika sepatu masih basah atau lembap.

7. Gunakan Produk Sesuai Jenis Kulit

Tidak semua sepatu kulit dapat dirawat menggunakan produk yang sama. Kulit halus, suede, nubuck, dan jenis kulit lainnya memiliki karakteristik serta kebutuhan perawatan yang berbeda.

Sebelum menggunakan conditioner, cleaner, atau polish, periksa label produk dan petunjuk dari produsen sepatu. Produk yang tidak sesuai dapat mengubah warna, tekstur, atau tampilan permukaan kulit.

Jika ragu, lakukan uji coba pada bagian kecil yang tersembunyi terlebih dahulu. Cara ini membantu melihat reaksi material sebelum produk diaplikasikan pada seluruh permukaan sepatu.

Pertanyaan Umum Cara Merawat Sepatu Kulit

1. Seberapa sering sepatu kulit harus dibersihkan?

Bersihkan setiap selesai digunakan jika sepatu terkena debu atau kotoran. Perawatan lebih menyeluruh dapat dilakukan secara berkala sesuai intensitas pemakaian.

2. Apakah sepatu kulit boleh dicuci dengan air?

Sebaiknya hindari mencuci sepatu kulit dengan banyak air. Gunakan metode pembersihan yang sesuai dengan jenis kulit dan petunjuk produsennya.

3. Apakah sepatu kulit boleh dijemur?

Tidak disarankan menjemur sepatu kulit langsung di bawah sinar matahari. Keringkan pada suhu ruang di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik.

4. Apa fungsi shoe tree pada sepatu kulit?

Shoe tree membantu mempertahankan bentuk sepatu dan mengurangi terbentuknya lipatan yang terlalu dalam. Jenis berbahan kayu juga dapat membantu menyerap kelembapan.

5. Apakah semua sepatu kulit bisa menggunakan shoe polish?

Tidak. Produk polish harus disesuaikan dengan jenis kulit karena beberapa material, seperti suede dan nubuck, membutuhkan produk perawatan khusus.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6