Liputan6.com, Jakarta - Membersihkan rumah sering kali terasa melelahkan, apalagi jika dilakukan tanpa urutan yang jelas. Padahal, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membuat proses bersih-bersih menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.
Berikut beberapa tips membersihkan rumah lebih cepat yang dirangkum Liputan6.com dari kanal News18, Jumat (7/8). Setelah membaca artikel ini, Anda diharapkan dapat menerapkan tips tersebut agar pekerjaan bersih-bersih menjadi lebih cepat dan efisien.Â
1. Buat "Peta Rumah" Sebelum Mulai Membersihkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317744/original/068598800_1786068868-everdrop-gmbh-SqOMDOQb3ws-unsplash.jpg)
Pembersih profesional umumnya mengikuti rute yang tetap, bukan berpindah-pindah secara acak dari satu ruangan ke ruangan lain. Anda bisa menentukan urutan yang konsisten, misalnya mulai dari kamar tidur, kemudian ruang tamu, dilanjutkan ke dapur, dan terakhir kamar mandi.
Bersihkan satu ruangan hingga selesai sebelum berpindah ke ruangan berikutnya. Metode "peta rumah" ini membantu Anda tetap terorganisir, mengurangi kemungkinan ada area yang terlewat, serta membuat pekerjaan terasa lebih ringan.
Advertisement
2. Diamkan Produk Pembersih Sebelum Dilap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317745/original/062005400_1786068869-jeshoots-com-__ZMnefoI3k-unsplash.jpg)
Banyak orang langsung mengelap permukaan setelah menyemprotkan cairan pembersih. Padahal, sebagian besar produk pembersih membutuhkan waktu kontak selama beberapa menit agar dapat bekerja secara optimal.
Semprotkan cairan pembersih, lalu diamkan sekitar tiga hingga lima menit atau sesuai petunjuk pada kemasan. Setelah itu, lap permukaan hingga bersih. Cara ini membantu mengurai lemak, sisa sabun, maupun bakteri sehingga Anda tidak perlu menggosok terlalu keras.
3. Gunakan Uap untuk Melunakkan Kotoran yang Menempel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317746/original/083003000_1786068869-67cfe093-b1ae-4190-9781-cb28695003dd.jpg)
Daripada terus menggosok noda membandel di kompor, bagian dalam microwave, atau permukaan dapur yang berminyak, manfaatkan uap untuk membantu melonggarkan kotoran.
Anda dapat meletakkan mangkuk berisi air panas dan beberapa irisan lemon di dalam microwave atau menggunakan alat penguap pakaian genggam pada permukaan yang sesuai. Uap akan membantu melunakkan residu yang mengering sehingga lebih mudah dibersihkan tanpa memerlukan bahan kimia keras atau usaha berlebih.
Advertisement
4. Sediakan Kain Pembersih yang Berbeda untuk Setiap Area
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499551/original/036131100_1770789398-Tangkap_Debu_Sisa_dengan_Lap_Mikrofiber_Lembap.jpg)
Menggunakan satu kain untuk membersihkan seluruh rumah dapat memindahkan kuman dari satu permukaan ke permukaan lainnya.
Sebaiknya sediakan kain mikrofiber yang berbeda untuk setiap area, misalnya satu untuk dapur, satu untuk kamar mandi, dan satu lagi untuk membersihkan debu pada furnitur. Anda juga dapat memberi kode warna pada setiap kain agar lebih mudah membedakan penggunaannya.
5. Sedot Debu atau Sapu Sebelum Mengepel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418998/original/040266900_1763634186-pexels-cottonbro-4108715.jpg)
Banyak orang langsung mengepel lantai tanpa terlebih dahulu membersihkan debu atau kotoran kering. Padahal, debu, bulu hewan peliharaan, dan remah makanan dapat berubah menjadi noda belumpur saat terkena air.
Karena itu, lakukan penyedotan debu atau menyapu terlebih dahulu sebelum mengepel. Dengan cara ini, pel dapat membersihkan lantai dengan lebih efektif, bukan sekadar menggeser kotoran ke berbagai sisi.
Advertisement
6. Akhiri dengan "Reset" Selama Lima Menit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401851/original/032188900_1762230086-cat_rumah_sempit_1.jpg)
Setelah selesai membersihkan rumah, luangkan waktu sekitar lima menit untuk mengembalikan barang-barang ke tempatnya.
Lipat selimut, rapikan bantal, simpan kembali pengisi daya, susun majalah, dan bersihkan meja dapur. "Reset" singkat ini membuat rumah langsung terlihat lebih rapi sekaligus membantu menjaga hasil bersih-bersih agar bertahan lebih lama. Kebiasaan sederhana tersebut juga dapat mengurangi penumpukan barang yang berantakan di antara jadwal pembersihan menyeluruh.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Membersihkan Rumah Lebih Cepat
1. Mengapa sebaiknya membersihkan rumah mengikuti urutan atau "peta rumah"?
Mengikuti urutan yang tetap membuat proses membersihkan rumah lebih terorganisir. Cara ini juga membantu mengurangi kemungkinan ada area yang terlewat dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan.
2. Berapa lama produk pembersih sebaiknya didiamkan sebelum dilap?
Sebagian besar produk pembersih perlu didiamkan sekitar tiga hingga lima menit atau sesuai petunjuk pada kemasan. Waktu kontak tersebut membantu produk bekerja lebih efektif dalam mengurai lemak, sisa sabun, maupun bakteri.
3. Mengapa lantai perlu disapu atau disedot debunya sebelum dipel?
Debu, bulu hewan peliharaan, dan remah makanan dapat berubah menjadi lumpur saat terkena air. Membersihkan kotoran kering terlebih dahulu membuat proses mengepel lebih efektif dan hasil lantai menjadi lebih bersih.
4. Mengapa sebaiknya menggunakan kain pembersih yang berbeda untuk setiap area?
Menggunakan kain yang berbeda membantu mencegah perpindahan kuman dari satu area ke area lain, misalnya dari kamar mandi ke dapur. Agar lebih mudah dibedakan, Anda juga bisa menggunakan kain dengan warna yang berbeda.
5. Apa manfaat melakukan "reset" selama lima menit setelah selesai membersihkan rumah?
"Reset" selama lima menit membantu mengembalikan barang-barang ke tempatnya sehingga rumah langsung terlihat lebih rapi. Kebiasaan ini juga membantu menjaga hasil bersih-bersih lebih lama dan mengurangi penumpukan barang yang berantakan di antara jadwal pembersihan menyeluruh.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317743/original/079047800_1786068866-josue-michel-FhsFUo-Wfc0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316156/original/002286000_1785915642-o10xUrdtdg1FRsEy0VcTXsjvbKzuzPqKkBFP5YFK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3427594/original/023871500_1618301282-kolangkaling_tasik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592812/original/045820200_1695984542-gabin-vallet-J154nEkpzlQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446768/original/019579900_1765941166-Ikan_lele_dipanen.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317725/original/041001400_1786067466-6192647426168447470.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317422/original/077286400_1786011465-15874074500490720579.jpeg)