10 Barang-barang yang Harus Disingkirkan dari Ruang Tamu agar Terlihat Rapi Menurut Ahli Interior

10 Barang-barang yang harus disingkirkan dari ruang tamu agar terlihat rapi menurut ahli interior. Ketahui bendanya berikut ini.

Diterbitkan 04 Agustus 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barang-barang yang harus disingkirkan dari ruang tamu agar terlihat rapi bukan hanya soal mengurangi barang yang menumpuk, tetapi juga memilih dekorasi yang tetap relevan sepanjang waktu. Penataan ruang tamu yang tepat dapat membuat rumah terasa lebih nyaman sekaligus memberikan kesan elegan kepada siapa pun yang datang berkunjung.

Menurut sejumlah desainer interior yang dikutip Southern Living, ruang tamu bergaya timeless umumnya mengutamakan keseimbangan antara fungsi dan estetika. Mereka menyarankan pemilik rumah untuk tidak memenuhi ruangan dengan dekorasi yang bersifat sementara atau terlalu mengikuti tren sesaat karena dapat membuat tampilan cepat terasa usang.

Selain memilih furnitur berkualitas, para ahli juga menilai proses menyunting isi ruangan atau editing the space sama pentingnya dengan menambahkan dekorasi baru. Dengan hanya mempertahankan barang yang benar-benar diperlukan atau memiliki nilai estetika, ruang tamu akan terlihat lebih lapang, rapi, dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior. Lantas, apa saja barang-barangnya? Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (4/8), berikut ulasan selengkapnya. 

1. Dekorasi Bertema Musiman yang Sudah Lewat Waktunya

Dekorasi bertema hari raya atau musim memang dapat membuat ruang tamu terasa lebih meriah. Namun, setelah momen tersebut berlalu, sebaiknya ornamen segera disimpan agar ruangan kembali memiliki tampilan yang bersih dan netral. Membiarkan dekorasi musiman tetap dipajang sepanjang tahun justru membuat ruang tamu terlihat kurang segar dan kehilangan kesan elegan.

Sebagai gantinya, pilih dekorasi yang bisa digunakan sepanjang tahun, seperti vas keramik, tanaman hijau, lilin berwarna netral, atau karya seni dengan motif sederhana. Dekorasi yang bersifat universal lebih mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior dan membuat ruang tamu tetap menarik meski tren terus berubah.

2. Aksesori Dekorasi yang Terlalu Banyak

Mengisi setiap sudut ruang tamu dengan pajangan memang terasa menyenangkan, tetapi terlalu banyak aksesori justru membuat ruangan tampak penuh. Meja, rak, hingga kabinet yang dipenuhi dekorasi dapat menghilangkan titik fokus dan membuat ruang terasa lebih sempit dari ukuran sebenarnya.

Cobalah memilih beberapa dekorasi yang benar-benar memiliki nilai estetika atau makna pribadi. Sisakan ruang kosong di beberapa area agar mata memiliki jeda saat melihat keseluruhan ruangan. Penataan yang lebih sederhana justru mampu memberikan kesan bersih, modern, dan nyaman.

3. Foto Keluarga yang Terlalu Banyak dalam Satu Area

Foto keluarga dapat menghadirkan suasana hangat di dalam rumah. Namun, jika hampir seluruh meja dan dinding dipenuhi bingkai foto dengan ukuran serta model yang berbeda-beda, ruang tamu akan terlihat ramai dan kurang tertata.

Pilih beberapa foto terbaik untuk dipajang di ruang tamu, sementara koleksi lainnya bisa dipindahkan ke ruang keluarga atau lorong rumah. Jika ingin membuat galeri foto, gunakan bingkai dengan warna dan desain yang seragam agar tampilannya tetap rapi dan harmonis.

4. Tanaman Buatan yang Sudah Kusam atau Tidak Lagi Menarik

Tanaman buatan sering dipilih karena praktis dan tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, jika warnanya mulai pudar, dipenuhi debu, atau bentuknya sudah berubah, keberadaannya justru membuat ruang tamu terlihat kurang terawat.

Apabila memungkinkan, gantilah dengan tanaman hidup yang mudah dirawat seperti lidah mertua, sirih gading, atau peace lily. Jika tetap menggunakan tanaman artifisial, pilih produk dengan kualitas yang baik dan bersihkan secara rutin agar tampilannya tetap menyerupai tanaman asli.

5. Bantal Sofa dengan Motif yang Sudah Ketinggalan Zaman

Bantal sofa menjadi salah satu elemen dekorasi yang paling mudah diganti untuk menyegarkan suasana ruang tamu. Namun, motif yang terlalu ramai, warna yang sudah pudar, atau desain yang tidak lagi sesuai dengan konsep ruangan dapat membuat sofa terlihat kurang menarik.

Mengganti sarung bantal dengan warna netral atau motif sederhana dapat memberikan perubahan yang cukup signifikan tanpa harus membeli furnitur baru. Selain itu, hindari menumpuk terlalu banyak bantal di atas sofa karena dapat mengurangi kenyamanan sekaligus membuat ruang tamu tampak lebih penuh.

6. Tumpukan Majalah, Koran, dan Buku yang Sudah Tidak Pernah Dibaca

Meja ruang tamu sering menjadi tempat meletakkan majalah, koran, katalog, atau buku yang awalnya ingin dibaca. Namun, jika dibiarkan menumpuk selama berbulan-bulan, benda-benda tersebut justru membuat ruangan terlihat berantakan dan memberi kesan kurang terawat. Selain mengganggu estetika, tumpukan kertas juga lebih mudah mengumpulkan debu.

Pisahkan bacaan yang masih digunakan dan simpan di rak buku tertutup atau ruang kerja. Sementara itu, majalah dan koran lama bisa didaur ulang atau disumbangkan jika masih layak baca. Menyisakan hanya satu atau dua buku di meja kopi sudah cukup untuk memberikan sentuhan dekoratif tanpa membuat ruang tamu terlihat penuh.

7. Kabel dan Perangkat Elektronik yang Terlihat Berantakan

Televisi, speaker, modem, charger, hingga kabel ekstensi sering kali menjadi sumber kekacauan visual di ruang tamu. Kabel yang menjuntai atau saling bertumpuk tidak hanya mengurangi keindahan ruangan, tetapi juga berpotensi menjadi bahaya karena mudah tersandung.

Gunakan cable organizer, kotak penyimpanan kabel, atau furnitur dengan sistem manajemen kabel agar tampilannya lebih rapi. Jika ada perangkat elektronik yang sudah jarang digunakan, sebaiknya pindahkan ke tempat penyimpanan lain sehingga ruang tamu kembali terlihat bersih dan tertata.

8. Perabot Kecil yang Sudah Rusak atau Tidak Lagi Digunakan

Banyak orang tanpa sadar masih menyimpan meja kecil yang goyah, lampu meja yang sudah mati, vas yang retak, atau dekorasi yang telah kehilangan fungsinya. Meski terlihat sepele, barang-barang seperti ini dapat membuat ruang tamu tampak kusam dan kurang terawat.

Lakukan pemeriksaan secara berkala terhadap seluruh isi ruang tamu. Perbaiki barang yang masih bisa digunakan atau singkirkan jika kondisinya sudah tidak layak. Mengurangi barang yang rusak akan membuat ruangan terasa lebih segar sekaligus memberi ruang untuk dekorasi yang benar-benar bermanfaat.

9. Kotak Penyimpanan atau Keranjang yang Sudah Penuh Sesak

Kotak penyimpanan memang membantu menyembunyikan berbagai barang kecil agar ruang tamu tampak lebih rapi. Namun, jika isinya terlalu penuh hingga meluap atau bahkan diletakkan begitu saja di sudut ruangan, fungsinya justru berubah menjadi sumber kesan berantakan.

Luangkan waktu untuk memilah isi kotak penyimpanan secara berkala. Buang barang yang sudah tidak diperlukan dan kelompokkan barang berdasarkan fungsinya. Dengan begitu, penyimpanan tetap bekerja secara optimal tanpa mengurangi estetika ruang tamu.

10. Barang Titipan dari Ruangan Lain

Ruang tamu sering berubah menjadi tempat singgah sementara bagi berbagai barang, mulai dari tas belanja, pakaian, mainan anak, perlengkapan kerja, hingga paket yang belum dibuka. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, ruang tamu akan kehilangan fungsi utamanya sebagai area menerima tamu dan tempat berkumpul.

Biasakan mengembalikan setiap barang ke ruangan yang semestinya setelah selesai digunakan. Menjadikan ruang tamu sebagai area bebas dari barang-barang titipan akan membuat tampilannya selalu bersih, nyaman, dan siap digunakan kapan saja tanpa perlu merapikannya terlebih dahulu.

Tanya & Jawab Seputar Barang yang Harus Disingkirkan dari Ruang Tamu

1. Mengapa ruang tamu sebaiknya tidak dipenuhi dekorasi?

Karena terlalu banyak dekorasi membuat ruangan terlihat penuh, mengurangi titik fokus, dan lebih sulit dibersihkan.

2. Apakah foto keluarga tidak boleh dipajang di ruang tamu?

Boleh, tetapi sebaiknya dipilih secukupnya agar tidak membuat tampilan ruangan terlihat terlalu ramai.

3. Apakah tanaman buatan masih cocok untuk ruang tamu?

Masih cocok, asalkan kualitasnya baik, terlihat natural, dan rutin dibersihkan dari debu.

4. Seberapa sering ruang tamu perlu dirapikan?

Idealnya dilakukan setiap hari untuk barang yang berpindah tempat, sedangkan evaluasi dekorasi bisa dilakukan setiap beberapa bulan.

5. Bagaimana cara membuat ruang tamu terlihat lebih luas tanpa renovasi?

Kurangi barang yang tidak diperlukan, gunakan dekorasi secukupnya, manfaatkan penyimpanan tertutup, dan pilih warna interior yang netral agar ruangan terasa lebih lega.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6