Liputan6.com, Jakarta - Tabel angsuran KUR BRI Juli 2026 menjadi panduan bagi pelaku usaha kecil yang ingin merencanakan penguatan modal kerja melalui program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka peminjaman dana Kredit Usaha Rakyat dengan struktur cicilan yang disesuaikan berdasarkan kemampuan finansial sektor usaha mikro. Akses terhadap informasi pembiayaan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memahami skema pembayaran sebelum mendatangi kantor cabang terdekat.
Program ini sendiri dirancang untuk menjangkau para pengusaha yang membutuhkan injeksi dana segar tanpa membebani arus kas operasional bulanan secara berlebihan. Melalui pembagian kluster plafon dan tenor yang bervariasi, calon debitur dapat mengukur kapasitas pengembalian berdasarkan omzet harian usaha mereka. Transparansi data mengenai estimasi cicilan menjadi poin penting yang mendasari keputusan pengambilan fasilitas pembiayaan ini.
Pemahaman yang menyeluruh sejak awal mengenai kewajiban bulanan diharapkan mampu meminimalkan risiko keterlambatan pembayaran di kemudian hari. Simak rincian mengenai suku bunga, simulasi cicilan resmi, kelompok penerima manfaat, dokumen persyaratan, kebijakan agunan, serta tingkat bunga berjenjang pada bagian berikut, dihadirkan Liputan6, Jumat (10/7).
Advertisement
Bunga Spesial Berdasarkan Suku Bunga Terbaru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479652/original/075207400_1768984372-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_15.06.32.jpeg)
Dikutip dari laman resmi Bank BRI, ketentuan penetapan tingkat bunga untuk penyaluran kredit usaha rakyat mengacu pada regulasi pemerintah yang memprioritaskan keringanan bagi pelaku usaha mikro beromzet kecil. Skema pembebanan bunga dihitung menggunakan metode efektif per tahun yang berarti porsi bunga akan menurun seiring dengan berkurangnya sisa pokok pinjaman nasabah. Penyaluran fasilitas ini dibagi menjadi beberapa kategori plafon guna mengoptimalkan distribusi stimulus ekonomi secara merata di berbagai lapisan masyarakat.
Suku bunga sebesar 3% efektif per tahun diberlakukan secara khusus untuk kelompok pinjaman KUR Super Mikro dengan batas maksimal plafon sampai dengan Rp10 juta rupiah. Kategori ini ditujukan bagi pelaku usaha pemula atau skala rumah tangga yang memerlukan modal kerja awal dengan beban pengembalian yang serendah mungkin. Pemerintah memberikan subsidi bunga yang lebih besar pada segmen ini agar pelaku usaha mikro dapat bertahan dan meningkatkan skala operasionalnya.
Sementara itu, untuk tingkat bunga berkisar antara 6% hingga 9% efektif per tahun dialokasikan bagi kelompok pinjaman KUR Mikro dengan plafon di atas Rp10 juta sampai dengan Rp100 juta rupiah, serta untuk kategori KUR Kecil dengan nilai plafon di atas Rp100 juta sampai dengan Rp500 juta rupiah. Penentuan besaran persentase dalam rentang tersebut disesuaikan dengan urutan pengajuan pinjaman yang telah tercatat dalam sistem data perbankan nasional. Calon nasabah dapat mengacu pada Tabel angsuran KUR BRI Juli 2026 untuk mengukur porsi bunga dan pokok dalam cicilan bulanan mereka.
"3%, *efektif per tahun untuk pinjaman KUR Super Mikro plafond sampai dengan s.d 10 juta rupiah. 6 - 9 %
*efektif per tahun, untuk pinjaman KUR Mikro plafond > 10 juta sampai dengan 100 juta rupiah
untuk pinjaman KUR Kecil plafond > 100 juta sampai dengan 500 juta rupiah
*Syarat dan Ketentuan Berlaku"
Advertisement
Tabel Angsuran KUR BRI Bulan Juli Tahun 2026
BRI lantas menyediakan acuan perhitungan pembayaran bulanan agar calon debitur dapat menyesuaikan anggaran operasional usaha dengan nominal kewajiban yang harus disetorkan. Estimasi angka cicilan di bawah ini dihitung berdasarkan kombinasi jumlah plafon pinjaman dan pilihan jangka waktu pengembalian yang tersedia mulai dari satu tahun hingga lima tahun.
Penentuan jangka waktu pengembalian tersebut memberikan keleluasaan bagi para pengusaha dalam mengelola perputaran dana tunai mereka secara berkala. Berikut adalah rincian plafon cicilan kur angsuran berdasarkan data resmi perbankan:
Plafon Rp10 juta
12 bulan: Rp865.267 per bulan.
18 bulan: Rp586.850 per bulan.
24 bulan: Rp447.726 per bulan.
36 bulan: Rp308.771 per bulan.
48 bulan: Rp239.462 per bulan.
60 bulan: Rp198.012 per bulan.
Plafon Rp20 juta
12 bulan: Rp1.730.535 per bulan.
18 bulan: Rp1.173.700 per Guide bulanan.
24 bulan: Rp895.452 per bulan.
36 bulan: Rp617.542 per bulan.
48 bulan: Rp478.925 per bulan.
60 bulan: Rp396.024 per bulan.
Plafon Rp50 juta
12 bulan: Rp4.326.337 per bulan.
18 bulan: Rp2.934.249 per bulan.
24 bulan: Rp2.238.629 per bulan.
36 bulan: Rp1.543.855 per bulan.
48 bulan: Rp1.197.312 per bulan.
60 bulan: Rp990.060 per bulan.
Plafon Rp80 juta
12 bulan: Rp6.922.140 per bulan.
18 bulan: Rp4.694.799 per bulan.
24 bulan: Rp3.581.806 per bulan.
36 bulan: Rp2.470.168 per bulan.
48 bulan: Rp1.915.700 per bulan.
60 bulan: Rp1.548.096 per bulan.
Plafon Rp100 juta
12 bulan: Rp8.652.675 per bulan.
18 bulan: Rp5.868.499 per bulan.
24 bulan: Rp4.477.258 per bulan.
36 bulan: Rp3.087.710 per bulan.
48 bulan: Rp2.394.624 per bulan.
60 bulan: Rp1.980.120 per bulan.
Data rincian di atas menunjukkan bahwa semakin panjang jangka waktu yang dipilih oleh nasabah, maka nominal setoran bulanan akan menjadi semakin rendah meskipun total akumulasi pengembalian keseluruhan akan mengalami penyesuaian. Calon debitur disarankan mempelajari Tabel angsuran KUR BRI Juli 2026 ini secara cermat agar penutupan biaya kewajiban bulanan tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan stok barang ataupun biaya operasional pokok lainnya. Pemilihan tenor yang tepat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan modal kerja bersubsidi.
Siapa saja yang dapat menerima KUR BRI?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5402207/original/068166000_1762240265-WhatsApp_Image_2025-11-04_at_11.46.46.jpeg)
Penyaluran dana stimulus modal kerja ini diarahkan kepada kelompok masyarakat tertentu yang memenuhi kriteria kelayakan usaha sesuai dengan regulasi teknis perbankan dan kementerian terkait. Lembaga penyalur melakukan proses verifikasi untuk memastikan bahwa dana bersubsidi ini diterima oleh pihak yang benar-benar menjalankan kegiatan produktif guna menghindari penyalahgunaan fasilitas pembiayaan. Kebijakan ini diterapkan demi menjaga stabilitas penyaluran kredit dan memastikan dampak ekonomi yang dihasilkan dapat berjalan optimal.
KUR BRI diperuntukkan bagi calon nasabah yang memiliki usaha produktif dan layak, serta belum pernah menerima kredit atau pembiayaan investasi maupun modal kerja yang bersifat komersial, dengan pengecualian sebagai berikut:
- Memiliki kredit konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga.
- Memiliki kredit dengan skema atau kategori ultra mikro maupun program sejenis.
- Memiliki pinjaman pada perusahaan layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (P2P lending) atau perusahaan pembiayaan berbasis digital.
Keberadaan pengecualian tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha yang sedang menyelesaikan kewajiban pembiayaan non-komersial untuk tetap dapat mengakses dana subsidi ini. Petugas bank akan memeriksa rekam jejak riwayat pembiayaan calon nasabah melalui sistem informasi layanan keuangan yang dikelola oleh otoritas resmi pemerintah sebelum menerbitkan keputusan persetujuan. Melalui pencocokan data lapangan dan berkas, bank memastikan Tabel angsuran KUR BRI Juli 2026 menjadi acuan riil bagi debitur yang lolos kualifikasi.
Advertisement
Syarat yang Harus Dipersiapkan Sebelum Pengajuan KUR BRI
Kelancaran proses administrasi pengajuan pinjaman modal kerja ini sangat bergantung pada kelengkapan berkas dokumen data diri serta legalitas usaha yang diserahkan oleh calon debitur kepada petugas bank. Setiap dokumen yang diminta berfungsi sebagai instrumen validasi identitas dan bukti fisik bahwa kegiatan usaha yang diajukan memang benar-benar beroperasi secara aktif di lapangan. Penyiapan berkas secara urut dan lengkap akan mempercepat durasi pemeriksaan berkas serta mempertinggi peluang disetujuinya permohonan pembiayaan.
Daftar persyaratan dokumen yang wajib dipersiapkan oleh calon debitur sebelum mendatangi kantor cabang pembantu atau unit layanan terdekat mencakup beberapa berkas pokok:
- Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) pemohon dan pasangan bagi yang sudah menikah.
- Kartu Keluarga (KK) terbaru yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
- Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan atau pejabat setempat.
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) aktif untuk permohonan plafon pinjaman di atas Rp50 juta rupiah.
Pihak perbankan menekankan pentingnya kesesuaian data antara satu dokumen dengan dokumen lainnya untuk menghindari penolakan sistematis saat penginputan berkas. Evaluasi terhadap dokumen usaha dilakukan untuk memastikan bahwa jenis kegiatan ekonomi yang dijalankan tidak melanggar ketentuan hukum dan memiliki prospek keberlanjutan ke depan. Pemenuhan kelengkapan dokumen ini menjadi langkah awal sebelum bank memproses pengajuan berdasarkan simulasi Tabel angsuran KUR BRI Juli 2026.
Apakah Diperlukan Agunan Tambahan?
Kebijakan mengenai penyediaan jaminan dalam program pembiayaan bersubsidi ini diatur dengan mempertimbangkan skala kemampuan permodalan pelaku usaha mikro agar tidak memberatkan langkah awal pengembangan bisnis. Pemerintah memberikan relaksasi berupa pembebasan kewajiban penyertaan aset berharga sebagai jaminan untuk nominal pinjaman tertentu yang masuk dalam kategori usaha kecil. Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala klasik pelaku usaha mikro yang sering kali kesulitan mengakses lembaga keuangan formal akibat keterbatasan kepemilikan aset.
Pinjaman KUR BRI hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan. Sementara itu, untuk pinjaman dengan plafon di atas Rp100 juta, agunan tambahan diperlukan sesuai dengan ketentuan dan hasil penilaian dari pihak bank. Penilaian aset jaminan untuk plafon besar akan dilakukan secara objektif oleh petugas penilai guna mengukur nilai taksiran pasar dari objek yang dijaminkan tersebut.
Ketiadaan kewajiban jaminan pada nominal di bawah seratus juta rupiah ini menjadi alasan utama tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan Tabel angsuran KUR BRI Juli 2026 sebagai rujukan utama permodalan. Pengusaha dapat memfokuskan aset yang mereka miliki saat ini untuk mendukung operasional produksi tanpa harus khawatir kehilangan hak milik atas aset tersebut selama masa pinjaman berjalan. Kriteria agunan tambahan ini sepenuhnya mengikuti hasil koordinasi internal antara nasabah dan pihak penyalur dana.
Advertisement
Berapa Suku Bunga yang Diberikan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258577/original/020287200_1750391534-2f55b9cd-9c1c-4674-bafc-12c446fd9e77.jpeg)
Penetapan besaran biaya sewa modal atau tingkat bunga tahunan diatur secara berjenjang guna mendorong kemandirian para pelaku usaha agar tidak terus-menerus bergantung pada skema subsidi dari negara. Prinsip keadilan diterapkan melalui pembagian tarif berdasarkan rekam jejak frekuensi keikutsertaan nasabah dalam program pembiayaan serupa yang pernah diajukan sebelumnya. Pendekatan ini mendidik masyarakat untuk mengelola modal kerja secara disiplin sekaligus memberikan ruang bagi debitur baru untuk merasakan manfaat stimulus keuangan.
Suku bunga KUR BRI ditetapkan berdasarkan jenis program dan riwayat pinjaman nasabah, dengan rincian sebagai berikut:
KUR Supermikro:
- 3% efektif per tahun.
KUR Mikro dan KUR Kecil:
- Pinjaman ke-1: 6% efektif per tahun.
- Pinjaman ke-2: 7% efektif per tahun.
- Pinjaman ke-3: 8% efektif per tahun.
- Pinjaman ke-4: 9% efektif per tahun.
Sistem berjenjang ini berarti nasabah yang mengajukan pembiayaan untuk kedua atau ketiga kalinya akan dikenakan tarif yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan nasabah yang baru pertama kali mendaftar. Melalui kebijakan ini, pemerintah dapat mengalihkan porsi subsidi secara bertahap kepada masyarakat lain yang belum pernah mendapatkan akses bantuan modal kerja sama sekali. Sebelum mengajukan permohonan, calon nasabah diharapkan mencocokkan status kepemilikan pinjaman mereka dengan besaran bunga yang tertera pada Tabel angsuran KUR BRI Juli 2026.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tabel Angsuran KUR BRI Juli 2026
1. Apakah KUR BRI 2026 sudah dibuka?
Program penyaluran KUR BRI 2026 beroperasi secara berkelanjutan sepanjang tahun anggaran berjalan sesuai dengan alokasi kuota dana yang ditetapkan oleh pemerintah untuk membantu sektor usaha mikro.
2. Berapa lama proses pencairan dana KUR BRI?
Proses pemeriksaan berkas hingga pencairan dana modal kerja umumnya memakan waktu antara 7 sampai 14 hari kerja setelah seluruh dokumen persyaratan dinyatakan lengkap dan lolos verifikasi lapangan.
3. Bolehkah mengajukan KUR BRI jika masih memiliki pinjaman online?
Calon nasabah diperbolehkan mengajukan pinjaman selama pinjaman online tersebut masuk dalam kategori kredit konsumsi non-komersial atau paylater, serta memiliki riwayat pembayaran yang lancar.
4. Apakah usaha yang baru berjalan 3 bulan bisa daftar KUR BRI?
Ketentuan umum mensyaratkan kegiatan usaha minimal sudah beroperasi secara aktif selama 6 bulan, namun untuk kategori KUR Super Mikro terdapat pelonggaran dengan syarat pendampingan atau pelatihan usaha.
5. Bagaimana cara mengecek sisa angsuran KUR BRI secara mandiri?
Nasabah dapat memantau sisa saldo kewajiban dan histori pembayaran bulanan secara mudah melalui aplikasi layanan perbankan digital resmi atau dengan mendatangi mesin anjungan tunai mandiri terdekat.
Â
Â
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479680/original/070442100_1768985178-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_15.06.34.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288262/original/025055100_1783308426-eng5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292649/original/094376400_1783641258-Achraf_Hakimi_dan_Ayyoub_Bouadd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289008/original/052236500_1783385709-sp2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292646/original/028409800_1783639977-Facundo_Tello.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292621/original/094494100_1783638050-fran1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292619/original/010111700_1783634834-000_B9T69X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292617/original/012709000_1783634462-000_B9T69YH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261503/original/087816000_1671051714-AP22348707544069.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261666/original/017552200_1671070721-Manisnya_Bromance_Achraf_Hakimi_dan_Kylian_Mbappe-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291444/original/019998100_1783562412-Depositphotos_786540920_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290157/original/005316300_1783428934-bluebird_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288947/original/074784900_1783349831-Cover___Lead.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288928/original/015541100_1783346940-6fa232aa-0fdb-4260-a452-1650fd023258.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288061/original/071887700_1783293669-eca40fda-a4a6-4589-88a4-81191df0166b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4945767/original/075099200_1726555143-siswa-SD-PIP-dan-sinpel-2048x1365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9158712/original/030977800_1783085307-Cover___Lead__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933385/original/094582700_1782961858-mAaCTiBuiOrMcEW7ND3jxtIWYL4dZGnww6PXxm9J.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3950884/original/083651300_1646234565-Gedung_Pertamina.jpg)