Liputan6.com, Jakarta - Cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah menjadi perhatian banyak orang, terutama di lingkungan perumahan yang padat. Ya, diketahui, kucing liar yang kerap mengacak-acak tong sampah bisa menjadi masalah yang mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan rumah.Â
Aroma tidak sedap, sampah berserakan, hingga potensi penyebaran penyakit menjadi konsekuensi yang harus dihadapi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah secara efektif dan manusiawi.
Di bawah ini akan dipaparkan mengenai cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah dengan cara praktis dan aman tanpa menyakiti. Berikut informasinya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (23/4/2026).
Advertisement
1. Mengamankan Tong Sampah dan Bersihkan Sisa Makanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564179/original/055526600_1776928963-membersihkan_tong.jpg)
Langkah pertama dalam cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah adalah dengan menghilangkan daya tarik utamanya, yaitu makanan. Kucing liar cenderung tertarik ke area yang menyediakan makanan, sehingga memastikan tong sampah selalu tertutup rapat adalah kunci utama.
Tutup yang rapat sangat penting agar aroma sisa makanan tidak mengundang kucing untuk datang dan mencari makan di dalamnya. Selain itu, pastikan tidak ada sisa makanan yang dibiarkan di luar rumah, termasuk pakan hewan peliharaan yang tidak habis.
Jika Anda memiliki alat pemanggang, bersihkan sisa makanan yang menempel agar aromanya tidak menggoda kucing atau hewan liar lainnya. Membersihkan sampah makanan yang dibuang dan menutup rapat tempat sampah akan sangat membantu mengurangi ketertarikan kucing liar.
Advertisement
2. Gunakan Tong Sampah dengan Penutup Rapat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564180/original/087132400_1776928963-tong_sampah_ok.jpg)
Cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah yang paling efektif adalah menggunakan tong dengan penutup rapat. Penutup yang kuat akan menghalangi akses kucing ke dalam sampah.
Pilih tong sampah berbahan plastik tebal atau logam agar tidak mudah dibuka atau dijatuhkan. Pastikan juga penutupnya memiliki sistem pengunci sederhana. Dengan cara ini, bau sampah tidak mudah keluar sehingga tidak menarik perhatian kucing.
3. Manfaatkan Minyak Esensial dan Aromatik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2705280/original/024142500_1547623292-kelly-sikkema-475112-unsplash.jpg)
Kucing memiliki indra penciuman yang sangat sensitif, sehingga beberapa aroma kuat dapat menjadi pengusir alami yang efektif. Minyak kayu putih adalah salah satu pilihan yang ampuh.
Anda bisa merendam bola kapas atau handuk kecil dalam minyak kayu putih dan meletakkannya di dekat tong sampah. Aroma kuat dari minyak kayu putih dapat mencegah kucing mendekat.
Selain minyak kayu putih, minyak aromatik lain seperti minyak mustard, minyak serai, minyak lavender, atau minyak esensial mentol/mint yang dicampur air juga dapat digunakan untuk mengusir kucing dari tempat sampah dengan cara disemprotkan.
Advertisement
4. Gunakan Aroma Jeruk dan Lemon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119482/original/015663600_1738578292-Jeruk_lemon_dan_nipis.jpg)
Kucing secara umum tidak menyukai aroma sitrus seperti jeruk dan lemon. Bagi manusia, aroma jeruk memberikan kesan segar, namun bagi kucing, bau sitrus adalah aroma yang sangat dihindari karena penciuman mereka yang kuat terhadap senyawa limonene.
Anda dapat menyebarkan kulit jeruk atau menyemprotkan air perasan lemon di area yang sering didatangi kucing. Ini adalah salah satu cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah yang alami dan tidak berbahaya.
Metode ini sangat efektif karena memanfaatkan kepekaan indra penciuman kucing tanpa menyebabkan iritasi atau bahaya fisik pada hewan tersebut.
5. Taburkan Bubuk Kopi atau Cuka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3272328/original/016062200_1603168328-mauro-lima-gL34o2DoNtE-unsplash.jpg)
Selain aroma sitrus, kucing juga tidak menyukai bau kopi. Bubuk kopi bekas dapat menjadi pengusir yang efektif.
Anda bisa menaburkan bubuk kopi bekas di sekitar pekarangan rumah atau di dekat tong sampah. Selain itu, campuran cuka dengan air juga dapat disemprotkan di area yang bermasalah untuk menghalau kucing.
Kedua bahan dapur ini merupakan solusi praktis dan mudah didapatkan untuk membantu menjaga kebersihan lingkungan dari gangguan kucing liar.
Advertisement
6. Manfaatkan Lada Hitam atau Cabai Rawit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3144210/original/033238800_1591272927-black-pepper-786812.jpg)
Kucing akan bersin dan menjauh ketika mencium lada. Menaburkan lada hitam bubuk di area kering dapat menjadi cara efektif untuk mengusir mereka.
Namun, sangat penting untuk menghindari menyemprotkan larutan cabai langsung ke arah kucing karena dapat menyebabkan iritasi mata parah dan menyakiti hewan.
Penggunaan lada hitam atau cabai rawit harus dilakukan dengan hati-hati, cukup dengan menaburkannya di area yang ingin dihindari kucing, bukan sebagai semprotan langsung pada hewan.
7. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Kucing
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564181/original/030171500_1776928964-tanaman_pengusir_kucing.jpg)
Beberapa tanaman memiliki aroma yang tidak disukai kucing dan dapat menjadi penghalang alami. Tanaman seperti lavender, rosemary, mint, serai, timi lemon, dan inggu (rue) dapat ditanam di sekitar halaman.
Tanaman Coleus canina atau lavender, misalnya, dapat mempercantik taman sekaligus menjauhkan kucing karena aromanya yang kuat. Menanam tanaman-tanaman ini di dekat area tong sampah atau di sepanjang batas properti adalah cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah sekaligus memperindah lingkungan.
Advertisement
8. Pasang Penyemprot Air Otomatis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564182/original/061400900_1776928964-penyemprot.jpg)
Alat penyemprot air otomatis (sprinkler) dengan sensor gerak adalah solusi teknologi yang efektif. Alat ini dilengkapi pemancar inframerah yang akan menyemprotkan air saat mendeteksi gerakan hewan.
Semburan air yang mengejutkan dapat menakuti kucing liar dan mencegah mereka masuk ke area tertentu. Alat ini memberikan kejutan yang tidak berbahaya namun efektif mengusir mereka.
Menempatkan sprinkler di area strategis di dekat tong sampah dapat menjadi cara ampuh untuk menghalau kucing tanpa menyakiti mereka.
9. Gunakan Alat Ultrasonik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564183/original/090882400_1776928964-ultrasonik.jpg)
Alat ultrasonik mengeluarkan suara frekuensi tinggi yang mengganggu pendengaran kucing, tetapi tidak terdengar oleh manusia. Alat ini menciptakan zona tidak nyaman bagi kucing liar, membuat mereka enggan mendekat. Tempatkan alat ultrasonik di area strategis di sekitar tong sampah untuk menciptakan lingkungan yang tidak disukai kucing, sehingga mereka akan mencari tempat lain.
Advertisement
10. Ciptakan Permukaan yang Tidak Nyaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564184/original/020111900_1776928965-cangkang.jpg)
Kucing tidak menyukai berjalan di permukaan yang tidak nyaman. Meremukkan cangkang telur menjadi potongan kecil dan menyebarkannya di pekarangan rumah dapat membuat kucing tidak nyaman berjalan di atasnya karena permukaannya yang cenderung tajam.
Selain cangkang telur, mengisi petak bunga atau area tempat kucing bersantai dengan kerikil tajam atau bebatuan juga dapat membuat mereka tidak nyaman.
Metode ini adalah cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah dengan membuat area sekitar tong sampah menjadi kurang menarik secara fisik bagi kucing.
11. Tutup Akses dan Jaga KebersihanÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564185/original/044952000_1776928965-unnamed_-_2026-04-23T142041.524.jpg)
Kucing liar sering mencari tempat yang aman dan nyaman untuk berlindung. Menutup akses ke area seperti kolong rumah, garasi, atau gudang dapat mencegah mereka menetap di sekitar rumah.
Selain itu, jika kucing buang air kecil atau besar sembarangan, segera bersihkan area tersebut dengan sabun dan air untuk menghilangkan baunya. Kucing sering kembali ke area yang sudah memiliki jejak aroma mereka.
Menghilangkan tempat persembunyian dan membersihkan bau kucing secara menyeluruh adalah langkah krusial untuk memastikan kucing liar tidak lagi tertarik untuk berkeliaran di properti Anda dan mengacak-acak tong sampah.
Penting untuk diingat bahwa semua cara mencegah kucing liar mengacak-acak tong sampah ini harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak menyakiti hewan tersebut. Pilihlah metode yang aman dan humanis untuk menjaga kebersihan lingkungan Anda.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Mengapa kucing liar sering mengacak-acak tong sampah?
Kucing liar sering mengacak-acak tong sampah karena mencari sisa makanan dan tertarik pada aroma makanan tersebut.
2. Bahan alami apa yang bisa digunakan untuk mengusir kucing liar dari tong sampah?
Bahan alami yang bisa digunakan antara lain minyak esensial (kayu putih, serai, lavender), kulit jeruk atau lemon, bubuk kopi, cuka, serta lada hitam atau cabai rawit.
3. Apakah memberi makan kucing liar dapat mencegah mereka mengacak-acak sampah?
Justru memberi makan kucing liar dapat membuat mereka terus kembali ke area tersebut karena mereka akan mengingat lokasi sumber makanan.
4. Bagaimana cara mengusir kucing liar tanpa menyakiti hewan tersebut?
Cara mengusir kucing liar tanpa menyakiti dapat dilakukan dengan menghilangkan daya tarik makanan, menggunakan pengusir aroma alami, memasang penghalang fisik seperti sprinkler otomatis atau alat ultrasonik, serta menciptakan permukaan yang tidak nyaman bagi mereka
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309020/original/020803400_1785215556-Penelusuran_cek_fakta__klaim_pendaftaran_e-toll_gratis_dari_Jasa_Marga_adalah_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7805374/original/007527000_1780621590-Tugas__25_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308503/original/024029000_1785145244-prasetyo_hadi__pensiunan_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564178/original/025757400_1776928963-cov_kucing.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141788/original/019080200_1740383972-closeup-shot-human-hand-holding-paw-kitten.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8267413/original/057204800_1782116356-hl3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261940/original/033502100_1781763442-hl4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4631240/original/098216700_1698805892-pexels-no-name-787876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260319/original/006652300_1781586210-pagar_pot2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8062371/original/061525200_1780906753-Pagar_Motif_Gelombang_Abstrak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256157/original/022012700_1781149311-rosemary.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256637/original/076200800_1781162944-tanaman_pagar_yang_tidak_disukai_anjing_dan_kucing_liar__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6509243/original/055186300_1779368383-Kucing_Sari_Kuning.jpeg)