Liputan6.com, Jakarta - Ciri telur ikan cupang gagal menetas harus dipahami setiap orang yang mencoba mengawinkan ikan hias ini agar tidak salah dalam melakukan perawatan. Kegagalan proses ini biasanya dipicu sel telur dari induk betina yang memang belum siap secara biologis.
Penghobi ikan cupang asal Ngemplak, Boyolali, Suranto menjelaskan bahwa salah satu penyebab utamanya adalah tingkat kematangan telur dalam perut indukan.
“Biasanya telur tidak menetas karena telur indukannya memang belum tua, kan ada telur yang sudah lama di dalam perut dan ada yang baru atau masih muda. Nah, yang masih muda itu besar kemungkinan akan gagal menetas,” ungkap Suranto saat menceritakan pengalamannya kepada Liputan6.com.
Advertisement
Selain itu, kondisi lingkungan yang tidak stabil dapat memicu pembusukan telur yang tidak berhasil dibuahi oleh pejantan. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), keberhasilan penetasan telur ikan cupang sangat bergantung pada suhu air yang terjaga di kisaran 27–30°C. Oleh karena itu, pengamatan rutin pada 24 hingga 48 jam pertama sangat menentukan nasib burayak (anak ikan) ke depannya.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Senin (9/2/2026).
1. Warna Berubah Menjadi Putih Susu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497026/original/002348400_1770613799-Menunjukkan_telur_ikan_cupang_gagal_menetas_setelah_beberapa_hari__Gemini_AI_.jpg)
Indikasi paling awal ciri telur ikan cupang gagal menetas adalah hilangnya warna bening pada butiran telur. Pengepul ikan cupang asal Banyuanyar, Solo, Ari menyebutkan bahwa perubahan fisik ini sangat mudah dilihat di antara gelembung udara.
“Telurnya kalau gagal biasanya akan berwarna putih, biasanya akan kelihatan di busanya,” ujar Ari kepada Liputan6.com.
Melansir dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3), telur yang mati akan mengalami perubahan warna menjadi putih pekat karena jaringan di dalamnya sudah tidak lagi berkembang atau mengalami pembusukan.
2. Tidak Ada Tanda Kehidupan Setelah 2 Hari
Waktu penetasan adalah kunci utama untuk mengetahui apakah embrio di dalam telur tumbuh dengan normal. Suranto menegaskan bahwa jika dalam dua hari tidak terlihat ada anak ikan yang menggantung di busa, maka proses pemijahan tersebut gagal.
“Paling mudah dikenali telur yang gagal menetas, dalam 2 hari berudunya itu tidak muncul,” jelas Suranto.
Berdasarkan panduan teknis dari Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP), telur cupang yang sehat normalnya akan menetas dalam kurun waktu 18 sampai 36 jam.
3. Butiran Telur Lepas dan Tenggelam
Secara alami, telur akan dijaga oleh pejantan di dalam busa agar tetap terapung, namun ciri telur ikan cupang gagal menetas terlihat saat butiran tersebut jatuh ke dasar wadah. Ari memperhatikan bahwa telur yang bermasalah biasanya tidak lagi menempel pada gelembung udara yang dibuat pejantan.
“Biasanya juga telur-telur yang gagal itu beberapa ada yang tenggelam ke dasar,” kata Ari memaparkan hasil pengamatannya.
Menurut Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan, memang telur yang sudah rusak akan kehilangan daya apungnya karena selaput pelindungnya sudah pecah atau mati.
Advertisement
4. Kondisi Air Menjadi Keruh dan Beraroma Tidak Sedap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497027/original/010842300_1770613799-Menunjukkan_telur_ikan_cupang_gagal_menetas_perlahan_mengalami_pembusukan__Gemini_AI_.jpg)
Pembusukan telur yang gagal menetas di dalam air akan merusak kualitas lingkungan hidup ikan secara cepat. Suranto mencatat bahwa perubahan kejernihan air dan munculnya bau menyengat adalah tanda adanya telur yang membusuk.
“Airnya juga tampak lebih keruh. Lalu, airnya lama-lama bau,” ungkap Suranto.
Mengutip standar dari Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP), sisa organik dari telur mati yang membusuk akan meningkatkan kadar amonia yang berbahaya bagi kesehatan ikan dan sisa telur lainnya.
5. Munculnya Selaput Putih Menyerupai Kapas
Infeksi jamur pada media tanam merupakan salah satu ciri telur ikan cupang gagal menetas yang sering menyerang area sarang busa. Suranto mengingatkan bahwa telur yang gagal biasanya akan segera ditumbuhi serabut halus yang bisa mematikan telur lain di sekitarnya.
Melansir dari Buku Saku Budidaya Ikan KKP, jamur jenis Saprolegnia sangat cepat berkembang pada telur yang mati, sehingga jika ditemukan tanda ini, sisa telur gagal tersebut harus segera dibersihkan dari wadah.
FAQ
Apa ciri telur ikan cupang gagal menetas yang paling mudah dilihat?
Warna telur berubah menjadi putih pekat (tidak bening) dan dalam 48 jam tidak muncul anak ikan.
Kenapa telur ikan cupang bisa gagal menetas?
Penyebab utamanya adalah telur betina yang belum matang sempurna dan suhu air yang terlalu dingin atau tidak stabil.
Apakah telur yang tenggelam ke dasar akuarium masih bisa menetas?
Hampir dipastikan tidak bisa, karena telur cupang butuh oksigen dari permukaan dan biasanya yang tenggelam sudah mati.
Berapa lama telur cupang menetas sampai menjadi burayak?
Normalnya telur akan menetas dalam waktu 1 sampai 1,5 hari (24-36 jam) setelah proses perkawinan.
Apa yang harus dilakukan jika telur berjamur?
Segera pisahkan telur yang berjamur agar tidak menulari telur sehat lainnya dan perbaiki suhu air di wadah tersebut.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497025/original/093689700_1770613798-Menunjukkan_telur_ikan_cupang_gagal_menetas__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289170/original/048335500_1783394486-063_2284674341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289160/original/045856400_1783393532-063_2284950784.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289056/original/097559000_1783389885-063_2284969451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709339/original/015500500_1782788430-neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929771/original/004907300_1782959836-bos3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8906115/original/073442900_1782946797-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7006616/original/094048200_1779778207-ide_ternak_ikan_mini_1_ember_kecil.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473499/original/032237200_1768447175-Ternak_ikan_gurame_tanpa_pompa_besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520763/original/023114400_1772636832-unnamed__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528614/original/016174700_1773289775-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540458/original/002892500_1774755705-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512822/original/097733800_1771994997-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511549/original/039387700_1771912489-Menunjukkan_koleksi_ikan_cupang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498524/original/021480400_1770709985-Anakan_ikan_cupang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503322/original/089792100_1771132762-Menyatukan_indukan_jantan_dan_betina_cupang__Gemini_AI_.jpg)