12 Tips Merangkai Bunga Estetik di Vas Ala Florist, Pemula Pasti Bisa

Ingin membuat rangkaian bunga di vas sendiri seperti ahlinya? Ikuti tips praktis dari para florist profesional.

Diterbitkan 09 Mei 2025, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bunga dalam vas bukan hanya sekadar dekorasi. Kehadiran bunga segar mampu menciptakan suasana yang lebih hidup dan menyegarkan di dalam ruangan. Warna dan aroma alami bunga juga membantu meningkatkan suasana hati.

Merangkai bunga dalam vas ternyata tak bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan prinsip dan teknik khusus agar hasilnya tampak rapi dan menarik. Para florist profesional bahkan punya trik rahasia agar rangkaian bunga terlihat artistik.

Setiap jenis bunga memiliki karakter berbeda yang perlu disesuaikan dengan bentuk vas dan ruangan. Pemilihan warna, komposisi, hingga posisi tangkai harus diperhitungkan. Tujuannya agar rangkaian terlihat seimbang dan tidak berantakan.

Kabar baiknya, kamu tidak harus jadi florist untuk bisa merangkai bunga yang cantik. Ada beberapa tips sederhana dari para ahli yang bisa kamu praktekkan di rumah. Hasilnya dijamin bikin ruangan makin indah dan Instagramable.

Berikut tips merangkai bunga di vas dari para ahli florist dirangkum Liputan6.com dari Livingetc, Kamis (8/5/2025).

1. Gunakan Aturan 3-5-8

Angka ganjil seperti 3, 5, atau 8 menciptakan tampilan bunga yang lebih dinamis. Aturan ini bikin susunan bunga tampak alami dan tidak kaku. Mata kita cenderung lebih tertarik pada jumlah ganjil karena terasa seimbang secara visual.

2. Pilih Bunga Fokus, Pengisi, dan Tanaman Hijau

Pilih satu jenis bunga besar (seperti mawar atau lily) sebagai pusat perhatian, lalu tambahkan bunga kecil (seperti aster atau baby’s breath) sebagai pelengkap. Tambahkan dedaunan hijau seperti daun pakis atau eucalyptusuntuk memperkaya tekstur dan volume. Gabungan ketiganya akan menghasilkan rangkaian yang terlihat mewah, meskipun kamu hanya menggunakan bunga-bunga yang sederhana.

3. Atur Posisi dan Ketinggian untuk Efek Dimensi

Jangan samakan semua tinggi bunga, karena justru terlihat kaku. Letakkan bunga utama di posisi menonjol dan sisanya disusun bertingkat. Hasilnya akan terlihat lebih hidup dan profesional.

4. Gunakan Teknik Segitiga Visual

Susunan segitiga menciptakan struktur alami yang enak dipandang. Letakkan satu bunga di tengah, satu di sisi kiri, dan satu lagi di kanan dengan tinggi berbeda. Teknik ini sering dipakai florist untuk keseimbangan visual.

5. Manfaatkan Alat Bantu Merangkai

Kalau kamu sering frustrasi karena bunga terus miring atau jatuh, saatnya pakai alat bantu. Ada beberapa pilihan seperti katak bunga (flower frog), hanataba (pengikat bunga Jepang), atau teknik ikebana dari Jepang. Alat-alat ini membantu menjaga posisi bunga agar tetap rapi dan stabil di dalam vas. Hasil akhirnya lebih bersih dan bunga bisa bertahan lebih lama.

6. Cara Merangkai Bunga dalam Vas Besar

Pilih bunga berbatang panjang dan kuat untuk vas besar. Gunakan satu jenis bunga sebagai pusat, lalu tambahkan bunga netral di sekelilingnya. Vas besar cocok untuk tampilan minimalis tapi tetap elegan.

7. Cara Merangkai Bunga dalam Vas Sedang

Vas ukuran sedang memberi ruang bereksperimen dengan banyak warna dan jenis bunga. Cobalah memadukan bunga utama dan pelengkap dengan teknik silang batang. Tambahkan tekstur lewat bunga kecil dan warna netral agar lebih penuh.

8. Cara Merangkai Bunga dalam Vas Kecil

Pilih bunga cerah dengan warna kontras agar tampil menonjol dalam vas kecil. Gunakan jenis bunga yang punya bentuk unik agar tidak perlu tambahan banyak elemen. Hindari penggunaan daun atau filler yang berlebihan karena ruangnya terbatas.

9. Gunakan Vas Berwarna untuk Bunga Netral

Bunga putih atau krem akan terlihat lebih menonjol dalam vas berwarna cerah. Vas merah, biru, atau hijau bisa jadi pemanis visual yang menarik. Cara ini bikin tampilan lebih berani tanpa butuh banyak jenis bunga.

10. Beli Lebih Banyak dari Perkiraan

Saat merangkai bunga, selalu ada kemungkinan beberapa batang layu atau patah sebelum kamu sempat menggunakannya. Untuk menghindari kekurangan, lebih baik beli sedikit lebih banyak dari rencana awal. Bunga ekstra ini bisa digunakan untuk memperbaiki bagian kosong atau menambahkan sentuhan akhir agar rangkaian tampak lebih kaya dan menyatu.

11. Gunakan Palet Warna yang Serasi

Kalau kamu belum terlalu percaya diri dalam memilih warna, mulailah dari satu keluarga warna. Misalnya, kombinasi warna merah muda, peach, dan putih bisa menciptakan kesan lembut dan harmonis. Warna-warna yang serasi lebih aman untuk pemula karena lebih kecil risikonya terlihat "tabrakan" atau berantakan. Palet serasi juga membuat keseluruhan rangkaian lebih nyaman dilihat.

12. Tambahkan Tanaman Hijau saat Pakai Satu Jenis Bunga

Kalau kamu hanya ingin menggunakan satu jenis bunga saja, misalnya mawar putih semua, hasilnya bisa terlihat membosankan. Untuk menghindari itu, tambahkan tanaman hijau seperti eucalyptus, monstera kecil, atau pakis. Tanaman ini bisa membantu mengisi ruang kosong dan memberi tekstur tanpa mengganggu fokus pada bunga utama.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6