Ruam Popok Kerap Dialami Bayi di Awal Kehidupan, Dokter Ingatkan Perkuat Skin Barrier

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah ruam popok pada bayi adalah dengan memperkuat skin barrier-nya

Diterbitkan 13 Februari 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ruam popok banyak dialami bayi di tahun pertama kehidupannya. Salah satu faktornya karena bayi di awal kehidupan memiliki kulit yang halus, rentan dan sensitif.

Secara fisiologis, kulit bayi memiliki lapisan pelindung (skin barrier) yang belum berkembang sempurna. Hal inilah yang membuat area yang tertutup popok lebih mudah mengalami iritasi seperti disampaikan dokter Christa Desire Gracia, SpDVE.

“Kulit bayi, terutama di area popok, sangat rentan mengalami iritasi karena barrier kulitnya belum matang," kata Christa.

Maka dari itu, penting untuk memberikan perlindungan yang tepat di sekitar area tersebut sehingga pertahanan alami kulit membaik.

"Kombinasi zinc oxide dan ceramide dalam satu produk merupakan pendekatan yang baik karena bekerja melindungi kulit dari gesekan dan kelembapan, sekaligus memperkuat pertahanan alami kulit,” jelas Christa.

Menjawab kebutuhan perlindungan tersebut, Loluna Baby Skincare menghadirkan produk perawatan terbaru berupa diaper cream yang diformulasikan dengan kandungan zinc oxide dan ceramide bernama Loluna Baby Diaper Barrier Cream.

Bianca Belnadia, CEO dan Co-Founder Loluna mengatakan produk tersebut megnandung 15,5% zinc oxide membantu melindungi kulit dari urine, feses, dan gesekan popok.

Lalu, 5X Ceramide berperan memperkuat skin barrier agar kulit tetap sehat, lembut, dan tidak mudah iritasi. Produk tersebut teruji secara dermatologi, hypoallergenic, halal, dan terdaftar BPOM.

“Kami ingin menghadirkan produk yang bisa menjadi jodohnya popok," kata Bianca saat peluncuran di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa pada 11 Februari 2026.

Jelang Ramadan, 10 Ribu Produk Perawatan Bayi Dibagikan ke Panti Asuhan

Bertepatan dengan bulan Ramadan, Loluna juga menyalurkan lebih dari 10 ribu produk perawatan bayi ke sejumlah panti asuhan. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu memberikan perlindungan kesehatan kulit bagi bayi-bayi yang membutuhkan.

“Tidak semua bayi memiliki keluarga yang lengkap. Hal inilah yang mendorong kami untuk menyalurkan 10.000+ produk perawatan bayi ke panti-panti asuhan di Indonesia, salah satunya Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa,” ujar Bianca.