Sukses

Nagita Slavina Melahirkan Caesar, Kenapa Wanita Banyak Pilih Cara Ini?

Liputan6.com, Jakarta Kabar membahagiakan datang dari pasangan suami istri Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Wanita yang akrab dipanggil Gigi tersebut melahirkan buah hatinya yang kedua pagi ini di Rumah Sakit Bunda, Menteng, Jakarta Pusat.

Berbeda dengan kelahiran sebelumnya, kali ini Gigi sudah memilih untuk melahirkan secara caesar. Pagi tadi, ia pun telah meminta doa dari masyarakat jelang persalinan melalui unggahannya.

"Bismillah... Doain ya guys," tulisnya pada Jumat, (26/11/2021).

Mengutip Showbiz Liputan6.com, beberapa hari sebelumnya, Gigi mengaku lebih deg-degan dibandingkan saat melahirkan Rafathar Malik Ahmad. Hal tersebut dikarenakan dengan metode caesar, ia sudah tahu akan melakukan operasi.

"Aku kan paling takut ke rumah sakit, aku kan parnoan. Ini karena kita tahu mau caesar, jadi udah tahu kan mau kapan gitu. Jadinya enggak surprise, tetap aja deg-degan," ujar Gigi dalam sebuah video pada Rabu, 24 November 2021.

Gigi pun mengungkapkan alasannya tak ingin melahirkan secara normal saat ini. Menurutnya, melahirkan normal di tengah pandemi akan membuatnya menjadi lebih lama berada di rumah sakit.

"Bukan enggak mau lahirkan normal. Sekarang lagi pandemi, kalau lahiran normal kita enggak tahu berapa jam harus stand by di rumah sakit. Aku lebih rasanya lebih nyaman," kata Gigi.

Ia pun lebih memilih metode caesar karena dinilai lebih nyaman untuk dilakukan. Lalu, apa kira-kira yang menjadi penyebab lainnya saat wanita lebih memilih melahirkan secara caesar?

Melansir laman WebMD, metode lahiran caesar cenderung dianggap dapat mengurangi kecemasan saat menunggu persalinan dimulai. Seperti yang kita ketahui, metode caesar memungkinkan Anda untuk menjadwalkan tanggal persalinan sesuai yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Tidak merasa sakit

Selain itu, jika Anda sudah mengetahui kapan persalinan akan terjadi, maka Anda juga akan mempersiapkan beberapa hal sebelum melahirkan.

Sebagian besar wanita akan mendapatkan anestesi, baik epidural ataupun melalui tulang belakang. Cara tersebut akan membuat Anda mati rasa dari pinggang ke bawah. Sehingga Anda pun tidak akan merasakan sakit akibat kontraksi saat persalinan.

Jenis anestesi tersebut juga kemungkinan besar akan membuat Anda tetap sadar selama proses persalinan. Meskipun begitu, dokter pun mungkin akan menawarkan anestesi umum, yang membuat Anda tertidur.

Dokter juga biasanya akan melakukan pembedahan di daerah perut dan rahim. Ketika sudah di anestesi, Anda pun tidak akan merasakan apapun.

Kendati demikian, dokter juga biasanya akan mengingatkan efek samping melahirkan secara caesar seperti mual, demam dan nyeri pada luka sayatan sehingga ibu biasanya butuh pulih lebih lama.

3 dari 3 halaman

Infografis