Liputan6.com, Utah - Kalau Anda yakin fokus Anda cepat kembali usai menggunakan telepon, Anda salah. Penelitian terbaru menemukan bahwa butuh 27 detik untuk mengembalikan perhatian secara penuh usai memakai perintah suara atau voice command di ponsel.
Penelitian tersebut dilakukan oleh periset dari University of Utah, Amerika Serikat, yang mengerjakan dua studi soal badan amal keselamatan lalu lintas, AAA Foundation for Traffic Safety. Salah satu hasilnya adalah menggunakan headset agar bisa menggunakan voice command sangat mengganggu untuk menelepon, mengubah musik, sampai berkirim pesan.
Dalam hasil studi lain, mereka mengkaji suara panggilan telepon, suara dari panggilan di kontak ponsel, dan pilihan musik menggunakan sistem informasi infotaiment dalam kendaraan di sepuluh mobil keluaran tahun ini.
"Hanya karena sistem ini disediakan di mobil, bukan berarti itu merupakan ide yang baik untuk menggunakannya saat mengemudi. Lebih baik tidak menggunakannya saat mengemudi," kata penulis senior dari dua studi tersebut, David Strayer, profesor di bidang psikologi University of Utah.
Dikutip dari laman medindia.net, Jumat (23/10) siang, penelitian ini juga menemukan bahwa pada praktiknya, sistem pengenalan suara tidak menghilangkan gangguan.
Temuan yang paling baru adalah pengemudi yang bepergian hanya 25 meter per jam (mph) terus terganggu sampai 27 detik karena sistem perintah suara di ponsel dan mobilnya, lalu memutuskan semua koneksi itu 15 detik kemudian.
Waktu 27 detik sangat berharga dalam perjalanan 25 mph karena sepanjang tiga kali lapangan bola sebelum sang pengemudi kembali fokus. "Kebanyakan orang berpikir kalau 'Saya meletakkan teleponnya (mengganti dengan hands-free), dan saya baik-baik saja saat pergi," Strayer menambahkan.
"Tapi bukan itu saja kasusnya. Kita melihat hal ini membutuhkan waktu yang sangat lama untuk kembali fokus sepenuhnya. Bahkan mengirim SMS dapat membuat hampir 30 detik perhatian kita terganggu," kata Strayer. Rilis penelitian itu diumumkan oleh University of Utah, Rabu 21 Oktober 2015 lalu. (*)
Headset Bikin 27 Detik Jadi Berbahaya saat Mengemudi
Kalau Anda yakin fokus Anda cepat kembali usai menggunakan telepon, Anda salah.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/967278/original/021590900_1440572519-Headset.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541368/original/017566700_1774860290-cropped-c4a7acb7-f538-43d0-9d09-c220189d7c1b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3658693/original/054701400_1639112550-lee-campbell-GI6L2pkiZgQ-unsplash.jpg)