Liputan6.com, Jakarta Beragam cara dilakukan Muhammad Yusuf agar selalu dekat dengan sang buah hati dan istri tercintanya. Sesibuk apa pun dirinya melakoni profesi sebagai Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Muhammad Yusuf selalu mencari waktu yang tepat agar keharmonisan di dalam biduk rumah tangganya senantiasa terjaga.
Memiliki ukuran kamar tidur yang cukup besar, membuat Muhammad Yusuf beserta istri kerap menjadikan ruangan intim bagi keduanya sebagai `markas` berkumpul keduanya bersama anak-anaknya.
"Segala macam dilakukan ketika berkumpul di situ. Ngopi sama-sama, pesan pizza sambil nonton sama, ketika beranjak malam, tepat pukul 11:00 malam, barulah anak-anak bergegas ke kamarnya masing-masing," kata Muhammad Yusuf kepada Health-Liputan6.com di Gedung Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jalan Jaunda Nomor 35, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2014)
Selain itu, Muhammad Yusuf juga menggunakan momen sholat Maghrib dan Isya sebagai sarana untuk membentuk satu kedekatan antara orangtua dan anak-anaknya. "Umumnya Maghrib dan isya saya imam di rumah. Biasanya, sehabis sholat tidak langsung bubar, kami memilih untuk mengobrolkan sesuatu dulu," kata Muhammad Yusuf menambahkan.
Di saat jam makan tiba, Yusuf selalu mengimbau agar istri dan anak-anaknya dapat menikmati sajian yang tersaji secara bersama-sama. Bahkan, mereka pun kerap melowongkan waktu untuk dapat melakukan olahraga secara bersama-sama pula.
Pria yang gemar bersepeda mengatakan, di sela-sela waktu berkumpul itu, Yusuf bersama sang istri secara perlahan-lahan memberikan nasehat dan memberikan masukan kepada anak-anaknya. Tidak lupa, ia juga memberikan pembelajaran dan contoh, yang sekiranya dapat diikuti oleh anak-anaknya.
Cara Ketua PPATK Ciptakan Kedekatan Emosi dengan Keluarga
Ada pun cara Ketua PPATK, Muhammad Yusuf, menciptakan kedekatan emosi dengna keluarga tercinta
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi11 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376757/original/016204500_1792391224-cek_fakta_jasa_marga.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368724/original/097487300_1791445785-Screenshot_2026-10-08_144312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366703/original/007869200_1791274805-Screenshot__1133_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366702/original/033798500_1791274735-Screenshot__1126_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253180/original/035425600_1750031361-1000008225.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332405/original/025292300_1787667012-IMG-20260825-WA0134.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4007080/original/072521000_1650961637-20220426-PPATK-Ivan-Yustiavandana-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297741/original/065921500_1784104877-IMG_3008.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4007081/original/085437700_1650961647-20220426-PPATK-Ivan-Yustiavandana-10.jpg)