Liputan6.com, Jakarta Penelitian mengenai asal muasal Sindrom Pernapasan Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS) memang masih diteliti lebih lanjut. Tapi sejumlah penelitian dan dugaan terus dikaitkan dengan unta.
Seperti diungkapkan Kepala Badan Litbangkes Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia yang juga salah satu anggota Emergency Committee WHO untuk MERS-CoV, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama bahwa sejauh ini dugaan kuat MERS disebarkan melalui unta.
"Jamaah umrah atau calon haji jangan kontak langsung dengan unta, jangan kunjungi peternakan unta dan jangan konsumsi susu Unta mentah‎," katanya pada laporan tertulis yang diterima Liputan6.com, Senin (9/6/2014).
Tentang unta dan susu unta ini, Tjandra menyampaikan 4 hal, yaitu:
1. Di tahun 2014 sudah ada 5 artikel penelitian di jurnal internasional tentang unta ini
2. Artikel terakhir di ‎New England Journal of Medicine oleh Jonathan Bell dan rekannya di Nottingham University menemukan, pasien MERS yang ternyata memelihara sembilan ekor unta. Pria berusia 44 tahun itu disebutkan sempat memberikan obat berupa tetes hidung pada unta-unta peliharaannya itu. Genom pasien dan genom di untanya adalah "match". (Baca: Pemerintah Arab mulai percaya MERS dari unta setelah ditemukan pasien MERS memelihara unta)
3. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih mengkaji kepastian sumber penularan dari unta ini, sedang dicoba dilakukan semacam meta analisis dan sebagainya.
4. Secara umum sudah dianjurkan untuk tidak kontak dengan unta. Kasus terdekat dari negara kita, yaitu kasus di Malaysia, memang tidak dianjurkan mengonsumsi susu unta mentah sebelum pulang.
Tjandra menambahkan, sejauh ini Balitbangkes sedang melakukan kemungkinan pemeriksaan antibodi. "Kami sudah menghubungi WHO dan NIH/CDC USA dan memang belum ada prosedur yang baku.‎ Untuk pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dua kali untuk diagnosis, sampai sekarang masih kami laksanakan dengan ketat sesuai prosedur internasional," katanya.
4 Dugaan Kuat MERS Ditularkan Unta
Sejauh ini dugaan kuat MERS disebarkan melalui unta.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/688454/original/140224-camel-virus-411p_6855fcd9b8a145c621193bac36ae4dfe.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433901/original/080742000_1764906305-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-05T103803.223.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353288/original/089120400_1789959015-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T094827.860.jpg)