Liputan6.com, Jakarta Masalah kesuburan pada wanita bisa disebabkan karena penyakit endometriosis. Gejala dari penyakit ini bermacam-macam, pada umumnya terasa sakit yang berlebihan atau pendarahan yang tidak normal saat menstruasi.
Selain itu saat dan setelah berhubungan seksual juga terasa menyakitkan, menurut penyakit ini cenderung bertambah parah dari waktu ke waktu jika penangannya terlambat.
"Penyakit endometriosis ini merupakan salah satu penyebab wanita menjadi tidak subur atau infertilitas. Namun bisa juga diobati bila penanganannya secara cepat. Ada juga wanita yang bisa hamil dengan teknik reproduksi berbantu," kata Konsultan senior dokter kandungan, ginekolog dan ahli fertilitas Gynecology Consultants Clinic and Surgery at Mount Elizabeth Medical Centre, dr. Suresh Nair dalam rilis yang diterima Tim Health Liputan6.com, Jumat (19/4/2014).
Menurutnya ada penelitian yang menunjukan kemandulan dapat berdampak pada lebih dari 40 persen wanita yang menderita endometriosi. "Meskipun hubungan langsung antara endometriosi dan kemandulan belum dipastikan, namun tercatat wanita yang menderita penyakit ini sulit mendapatkan keturunan," katanya.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan penyakit endometriosis bisa mengganggu kesuburan wanita. "Ada tiga faktor penyebab penyakit endometriosis membuat wanita tidak subur yaitu adhesi, luka dan prostaglandin," kata
Ketiga faktor penyebab ketidaksuburan wanita akibat penyakit endometriosis menurut Suresh, yaitu:
1. Adhesi
Saat jaringan endometri terbentuk pada organ-organ lain uterus, tubuh mencoba untuk mencegah jaringan ini membuat masalah lebih lanjut, melapisinya dengan jaringan bebas luka yang beberapa waktu akan menempel pada jaringan atau organ terdekat seperti ovarium atau tabung falopi.
Saat adhesi terjadi pada tabung fallopi atau ovarium maka posisi mereka berubah sehingga sel telur atau sperma tidak dapat menempuh jalan yang benar untuk dapat dibuahi.
2. Luka
Saat jaringan endometri tumbuh dalam tabung fallopi, tidak ada jalan bagi jaringan untuk melepaskan diri sendiri. Seiring waktum dinding dalam tabung menjadi terluka sehingga perjalanan sel telur dari ovarium ke uterus tidak dapat berlangsung dengan lancar.
Luka seperti ini juga dapat terjadi pada ovarium, yang dapat menimbulkan kesulitan saat ovulasi dan pelepasan sel telur.
3. Prostaglandin
Ini adalah hormon yang sangat penting yang dikeluarkan oleh endometrium dan dapat memicu berbagai fungsi tubuh, meliputi ovulasi, kram menstruasi dan kontraksu pada uterus saat melahirkan.
Sementara dalam kasus endometriosis, pelepasan prostaglandin sangatlah tinggi dan dapat terjadi saat tidak benar-benar diperlukan. Ini dapat membuktikan berbagai masalah saat berusaha untuk hamil serta saat hamil.
Sebagai contoh kelebihan prostaglandin dalam sistem dapat menyebabkan tubuh untuk mengira ini waktunya untuk mulai menstruasi. Akan tetapi saat kehamilan kelebihan prostaglandin sesungguhnya dapat menyebabkan keguguran karena embrio lepas dari tubuh bersama dengan dinding rahim saat menstruasi.
Penyakit Endometriosis Bisa Sebabkan Mandul? Apa Benar
Penyakit endometriosis dapat menyebabkan wanita mengalami kesulitan hamil yang disebabkan tiga faktor.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/644288/original/keguguran-150212b.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433901/original/080742000_1764906305-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-05T103803.223.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371647/original/089298800_1476255507-DKI_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353447/original/024885400_1789964795-c6ca92cd-45aa-4164-8ba2-acaa7df420bc-1024x767.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3938376/original/004974400_1645165608-20220218-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jakarta-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4325233/original/094213700_1676460080-20230215-Tarif-Parkir-Mobil-Uji-Emisi-Iqbal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377232/original/027954900_1760081964-IMG_0592.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326676/original/085272800_1787032802-IMG-20260816-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352486/original/069607900_1789801045-Remaja_Konvoi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297626/original/080872700_1753690282-Screen_Shot_2025-07-28_at_15.04.36.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)