Liputan6.com, Guatemala City: Sebanyak 32 barang peninggalan Suku Maya yang ditemukan di reruntuhan Menara Kembar World Trade Center, New York, Amerika Serikat, dipamerkan di Guatemala City, Guatemala, baru-baru ini. Peninggalan sejarah Suku Maya ini tertimbun saat terjadi Tragedi 11 September 2001. Pemerintah AS kemudian mengembalikan artefak tersebut kepada Guatemala.
Peninggalan Suku Maya yang dipamerkan adalah gelas, piring, dan patung yang terbuat dari tanah liat. Barang-barang tersebut diperkirakan berasal dari periode klasik antara tahun 250-900 sebelum Masehi.
Artefak ditemukan dalam sebuah brankas yang tertimbun di reruntuhan Gedung WTC. Barang berharga ini adalah hasil sitaan petugas Bandar Udara Miami dari tangan para penyelundup barang antik pada 1998. Barang itu kemudian dikirim ke kantor bea dan cukai di Gedung WTC. Barang tersebut bisa sampai ke AS setelah dijarah dari makam dan bangunan yang terdapat di dalam kota bersejarah Maya di Guatemala.
Artefak bernilai tinggi ini kini menjadi koleksi Museum Arkeologi dan Etnologi di Guatemala City. Kembalinya barang peninggalan Suku Maya ini sangat menggembirakan pejabat Guatemala. Sebab, kembalinya artefak tersebut memberikan kesempatan kepada pemerintah dan rakyat Guatemala untuk menjaga warisan leluhur mereka.(YYT/Yes)
Peninggalan Suku Maya yang dipamerkan adalah gelas, piring, dan patung yang terbuat dari tanah liat. Barang-barang tersebut diperkirakan berasal dari periode klasik antara tahun 250-900 sebelum Masehi.
Artefak ditemukan dalam sebuah brankas yang tertimbun di reruntuhan Gedung WTC. Barang berharga ini adalah hasil sitaan petugas Bandar Udara Miami dari tangan para penyelundup barang antik pada 1998. Barang itu kemudian dikirim ke kantor bea dan cukai di Gedung WTC. Barang tersebut bisa sampai ke AS setelah dijarah dari makam dan bangunan yang terdapat di dalam kota bersejarah Maya di Guatemala.
Artefak bernilai tinggi ini kini menjadi koleksi Museum Arkeologi dan Etnologi di Guatemala City. Kembalinya barang peninggalan Suku Maya ini sangat menggembirakan pejabat Guatemala. Sebab, kembalinya artefak tersebut memberikan kesempatan kepada pemerintah dan rakyat Guatemala untuk menjaga warisan leluhur mereka.(YYT/Yes)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/856256/original/042112000_1429499998-batik-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/419802/original/290704dLN_Artefak1.jpg)