Liputan6.com, Washington D.C - Sejarah terhubungnya baterai terbesar di dunia ke jaringan listrik terjadi di Alaska pada 27 Agustus 2003. Baterai tersebut digunakan untuk menyediakan listrik darurat bagi Fairbanks, salah satu kota paling terpencil di Amerika Serikat.
Dikutip dari The Telegraph, Kamis (27/8/2026), baterai isi ulang tersebut memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi, lebih besar dari lapangan sepak bola, dan berat mencapai 1,3 ton. Baterai itu diproduksi oleh ABB, perusahaan yang bergerak di bidang komponen tenaga listrik, untuk memasok listrik darurat ke Fairbanks saat terjadi pemadaman.
Baterai tersebut disimpan di sebuah gudang dekat kota, yang suhunya dapat turun hingga minus 51 derajat Celsius pada musim dingin. Sistem ini mampu menghasilkan daya sebesar 40 megawatt, cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 12 ribu orang selama maksimal tujuh menit.
Advertisement
Menurut ABB, waktu tersebut cukup untuk menyalakan generator diesel dan memulihkan pasokan listrik. Langkah ini penting karena pada suhu ekstrem, pipa air dapat membeku sepenuhnya dalam waktu sekitar dua jam.
Alaska kerap disebut sebagai “pulau listrik” karena tidak memiliki jaringan listrik yang terhubung dengan wilayah Amerika Serikat lainnya. Kondisi lingkungan yang ekstrem dan kepadatan penduduk yang rendah juga membuat pemadaman listrik menjadi hal yang kerap terjadi.
Baterai ABB tersebut merupakan baterai pertama di dunia dengan skala sebesar itu. Sistem tersebut dioperasikan oleh Golden Valley Electrical Association (GVEA) di Fairbanks, yang mengalami pemadaman listrik total setiap dua atau tiga tahun sekali. Ketidakstabilan pasokan listrik juga cukup sering terjadi.
Baterai ini Didaftarkan ke Rekor Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332148/original/094166400_1787637089-couleur-wires-7997980.jpg)
Alat tahan gempa tersebut memiliki 13,760 sel NiCad, versi yang lebih besar dari sel-sel yang digunakan pada banyak perangkat elektronik portabel seperti laptop dan radio. Setiap sel berukuran 40,6 x 53,3 cm dan memiliki berat lebih dari 76 kilogram.
ABB, sebuah perusahaan Swiss yang terdaftar di bursa London, adalah salah satu perusahaan yang diperkirakan akan diuntungkan oleh keputusan AS untuk mengeluarkan dana antara US$ 50 (Rp 886 ribu) dan US$ 100 (Rp 1,7 juta) untuk memperbaiki jaringan listriknya setelah pemadaman listrik bulan itu.
Hal ini terjadi setelah tahun yang penuh tantangan untuk perusahaan tersebut, di mana berbagai tuntutan terkait asbes, skandal tata kelola perusahaan, dan kesulitan keuangan dan bisnis nyaris menghancurkan perusahaan tersebut.
Kepala divisi teknologi tenaga listrik perusahaan tersebut, Peter Smits berkata “Baterai ini akan meningkatkan power reliability ke wilayah yang sangat membutuhkan. Kami sudah mendaftarkannya ke Rekor Guinness.”
Juru bicara dari Rekor Dunia Guinness mengatakan “Ya, baterai ini memang tampak seperti baterai terbesar di dunia, tapi tentu saja kami harus memeriksa semua bukti diterima.”
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333114/original/023127400_1787732360-cek_fakta_sekolah_kedinasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333293/original/079260900_1787741088-Add_a_heading.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333105/original/058967100_1787731972-Screenshot_2026-08-26_132052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332147/original/082429500_1787637065-akuptsova-electricity-835440.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8563560/original/038389600_1782512243-000_B8FU89E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2235033/original/097726700_1527846373-_101830883_f54f60cc-a294-47c8-8214-ce7063f83463.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2516445/original/043488500_1544068723-climate.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1702589/original/050161500_1504761406-20170907-Balon-Udara-Di-Turki-AFP6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1844268/original/066529100_1516798233-Slaves_resting_by_Rugendas_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326956/original/045592700_1787043903-Leon_Trotsky_1918__3x4_rotated_cropped_b_-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326996/original/018940900_1787046215-8D3ACCCB-AB06-4139-845D-8FF37C9AB7FB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1640375/original/054268600_1499248671-9__lightning-199651_960_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1702591/original/011174500_1504761407-20170907-Balon-Udara-Di-Turki-AFP7.jpg)