Liputan6.com, Washington - Nama Natalie Harp mendadak menjadi sorotan setelah Senator Georgia Jon Ossoff menyebutnya dalam pidato yang menyerang Presiden Donald Trump. Pernyataan itu memicu kemarahan Gedung Putih dan membuat sosok yang selama ini relatif tidak dikenal publik tersebut menjadi pusat perhatian.
Namun, siapa sebenarnya Natalie Harp?
Harp adalah salah satu ajudan pribadi Trump yang dikenal sangat loyal dan memiliki akses dekat kepada sang presiden. Sejak bergabung dengan staf Trump pada 2022, ia secara perlahan membangun posisi yang unik di sekitar presiden.
Advertisement
Kedekatannya dengan Trump bahkan pernah membuatnya terlibat dalam sebuah insiden yang menggambarkan seberapa jauh ia berusaha untuk tetap berada di sisi sang presiden.
Pernah Masuk Bagasi SUV Demi Mengikuti Trump
Pada Oktober 2023, Trump dijadwalkan mendatangi sebuah pengadilan di New York City untuk menghadapi persoalan hukum terbarunya.
Saat iring-iringan kendaraan Trump menunggu di luar kediamannya di Trump Tower, para staf menghadapi masalah: tidak tersedia tempat bagi Harp untuk ikut.
Menurut dua sumber yang mengetahui kejadian tersebut kepada CNN, Harp bersikeras bahwa Trump secara pribadi telah memintanya menghadiri persidangan.
Terjadi adu mulut di lobi. Namun, ketika tetap tidak mendapat tempat duduk, Harp tidak mau ditinggalkan.
Ia akhirnya masuk ke bagasi sebuah SUV.
Kejadian tersebut, yang sebelumnya belum pernah dilaporkan, menjadi gambaran mengenai bagaimana Harp menempatkan dirinya di sekitar Trump: selalu hadir, sangat berdedikasi, dan tidak mudah menerima penolakan.
Sikapnya bahkan disebut membuat sejumlah ajudan senior Trump merasa terganggu. Menurut beberapa sumber, pada waktu tertentu muncul upaya untuk membatasi akses Harp ke lingkaran dalam presiden.
Dari Pembawa Acara Televisi Menjadi Ajudan Trump
Sebelum bekerja untuk Trump, Harp merupakan pembawa acara televisi sayap kanan.
Ia mulai dikenal di lingkungan Trump setelah mengaitkan sang presiden dengan keselamatan hidupnya. Kisah tersebut kemudian menjadi bagian penting dari hubungannya dengan Trump.
Sejak bergabung dengan staf Trump pada 2022, Harp berkembang menjadi salah satu penghubung utama antara presiden dan dunia luar.
Ia menyampaikan pesan dari para sekutu Trump, mengatur pertemuan, mengetik unggahan Truth Social, hingga membawa cetakan artikel yang berisi pemberitaan positif tentang Trump.
Kedekatannya dengan Trump begitu konsisten sehingga para sekutu menjulukinya “human printer” atau “printer manusia”.
Meskipun tidak memiliki jabatan resmi dalam kampanye pemilihan kembali Trump, Harp tetap mengikuti Trump dalam berbagai perjalanan kampanye ke seluruh negeri.
Selalu Ada di Sisi Trump
Setelah mengikuti Trump ke Gedung Putih, Harp disebut nyaris selalu hadir di sekitarnya.
Dalam video berbagai acara dan penandatanganan di Ruang Oval yang ditinjau CNN, Harp sering terlihat berada di pinggir ruangan, tersenyum atau mengangguk ketika Trump berbicara.
Saat Trump bepergian untuk menghadiri kampanye, ia juga kerap menjadi salah satu dari kelompok kecil ajudan yang berada di dekat presiden.
Trump sendiri pernah memuji kecepatannya.
“Natalie sangat cepat,” kata Trump kepada para sekutunya setelah meminta Harp mencari atau mencetak sesuatu untuknya.
Perannya tidak hanya berkaitan dengan dokumen atau informasi. Harp juga menjadi salah satu jalur komunikasi Trump dengan dunia luar.
Seorang penasihat Gedung Putih mengatakan Trump menyukai perhatian yang diberikan Harp dan fakta bahwa perempuan tersebut “100 persen berkomitmen dan loyal”.
“Dia tidak berpikir ulang, tidak mempertanyakan,” ujar penasihat tersebut.
Kedekatan yang Membuat Sebagian Staf Tidak Nyaman
Kehadiran Harp yang begitu kuat terkadang menimbulkan ketegangan di dalam Gedung Putih.
Menurut salah satu sumber yang mengetahui dinamika tersebut, sejumlah penasihat Trump pernah ingin bertemu secara pribadi dengan presiden, tetapi Harp ternyata ikut berada dalam pertemuan itu.
Perempuan berusia 35 tahun tersebut juga disebut sangat protektif terhadap Trump. Seorang sumber mengatakan Harp pernah memberi tahu orang lain bahwa dirinya hanya bertanggung jawab kepada Trump.
Sikap itu membuat sejumlah staf lain merasa terganggu karena mereka bekerja dalam struktur komando Gedung Putih.
Namun, tidak semua orang melihat Harp sebagai sumber masalah. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Harp justru bekerja dengan baik bersama sebagian besar koleganya, termasuk dalam menyusun pernyataan dan meneruskan informasi kepada pihak yang tepat.
Juru bicara Gedung Putih Davis Ingle bahkan membelanya sebagai “salah satu ajudan paling loyal dan paling pekerja keras” dalam tim Trump.
Seseorang yang mengetahui hubungan mereka menggambarkan kedekatan Harp dan Trump seperti hubungan “ayah dan anak perempuan.”
Advertisement
Mengapa Namanya Disebut Jon Ossoff?
Nama Harp kembali mencuat setelah Senator Demokrat Jon Ossoff menyerang Trump dalam pidato yang kemudian viral.
Ossoff menyindir Trump karena bepergian “bersama Natalie di istana terbang mereka yang tampaknya tidak memiliki pertahanan, hadiah dari Emir Qatar.”
Pernyataan itu merujuk pada sebuah insiden pada Juli, ketika Trump diam-diam menaiki pesawat yang lebih kecil untuk meninggalkan Turki karena adanya ancaman dari Iran. Harp termasuk dalam kelompok sangat terbatas yang ikut bersama Trump.
Serangan tersebut kemudian memicu respons keras dari Gedung Putih. Ossoff berulang kali disebut sebagai “anak teater feminin yang memalukan” dan “pecundang kelas ringan”.
Di sisi lain, orang-orang yang dekat dengan Gedung Putih mengecam keputusan Ossoff menyebut Harp. Mereka menilai komentar tersebut menimbulkan insinuasi yang tidak benar terhadap seorang ajudan yang sebenarnya relatif tidak dikenal publik dan tidak melakukan sesuatu yang mengundang perhatian semacam itu.
Sosok yang Sulit Disingkirkan dari Lingkaran Trump
Kedekatan Harp dengan Trump juga terlihat ketika muncul kontroversi besar mengenai sebuah unggahan di Truth Social.
Awal tahun ini, Trump mengunggah lalu menghapus video bernada rasial yang menggambarkan mantan Presiden Barack Obama dan mantan ibu negara Michelle Obama sebagai kera di hutan. Unggahan tersebut memicu kritik dari berbagai spektrum politik dan membuat Trump serta para pembantunya harus menghadapi dampak pemberitaan negatif.
Di dalam lingkaran Trump, sejumlah sekutu dan penasihat secara pribadi berspekulasi bahwa Harp mungkin bertanggung jawab atas unggahan tersebut karena ia termasuk segelintir ajudan yang memiliki akses ke akun Truth Social Trump.
Namun, mereka enggan menyebut namanya secara terbuka.
Menurut salah satu sumber, alasannya karena mereka khawatir jika Harp disebut, dampaknya justru akan semakin memperkuat dukungan Trump terhadapnya.
Pada akhirnya, kisah Natalie Harp bukan sekadar tentang seorang staf yang bekerja dekat dengan presiden. Ia adalah sosok yang berhasil membangun akses luar biasa kepada Trump melalui loyalitas, kedekatan fisik, dan peran sebagai penghubung informasi.
Dan sejauh ini, perhatian serta kontroversi yang mengelilinginya tampaknya belum menggoyahkan posisinya di sisi Donald Trump.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327511/original/000225800_1787113027-Natalie_Harp_dan_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2840823/original/083380000_1561946232-koka.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326835/original/062908200_1787038122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4735404/original/061413200_1707129893-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1658101/original/051129400_1543407401-kushner.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326341/original/073225600_1787012088-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)