Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Jarak Pendek ke Laut Timur

Korea Selatan menyebut peluncuran rudal balistik Korea Utara sebagai tindakan provokatif yang melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 19:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Seoul - Korea Utara menembakkan satu rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur pada Kamis (6/8/2026). Demikian menurut militer Korea Selatan.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengatakan rudal tersebut diluncurkan dari wilayah Wonsan di pesisir timur Korea Utara sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

"Militer kami meningkatkan pemantauan dan pengawasan untuk mengantisipasi kemungkinan peluncuran berikutnya, sekaligus mempertahankan kesiapsiagaan penuh dan terus berkoordinasi dengan Amerika Serikat (AS) serta Jepang dalam berbagi informasi terkait," kata JCS seperti dilaporkan kantor berita Yonhap.

JCS menyatakan sedang menganalisis spesifikasi rudal tersebut bersama AS. Kedua pihak juga telah mendeteksi pergerakan terkait dan saling bertukar informasi sejak tahap awal peluncuran.

Peluncuran ini dilakukan lebih dari sebulan setelah Korea Utara menguji rudal balistik taktis, sistem peluncur roket ganda baru, dan sejumlah persenjataan lainnya pada 25 Juni. Uji coba tersebut dipantau langsung oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Rangkaian uji coba senjata itu bertepatan dengan peringatan 76 tahun pecahnya Perang Korea 1950–1953. Langkah tersebut diduga menjadi upaya Korea Utara untuk menunjukkan kemampuannya menyerang berbagai fasilitas penting di Korea Selatan.

Peluncuran tersebut berlangsung menjelang latihan militer gabungan tahunan Korea Selatan dan Amerika Serikat, Ulchi Freedom Shield, yang dijadwalkan digelar pada akhir Agustus.

Kantor Keamanan Nasional Kepresidenan Korea Selatan segera mengadakan rapat yang dihadiri pejabat Kementerian Pertahanan dan JCS. Dalam rapat tersebut, kedua lembaga diminta tetap siaga dan mengkaji dampak peluncuran itu terhadap keamanan nasional Korea Selatan.

Â