Ruben Amorim Ungkap Kunci Kemenangan 3-0 AC Milan atas Lecce: Kebebasan Bermain

Ruben Amorim menilai kebebasan pemain menjadi kunci kemenangan Rossoneri atas Lecce pada pekan ke-5 Serie A

Diterbitkan 21 September 2026, 14:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan meraih kemenangan meyakinkan pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Menjamu Lecce di San Siro, Senin (21/9/2026) dini hari WIB, Rossoneri menang telak 3-0.

Christian Pulisic membuka keunggulan Milan sebelum Adrien Rabiot dan Diego Moreira ikut mencatatkan nama di papan skor. Tiga gol tersebut memastikan Milan mengamankan tiga poin penting di hadapan pendukungnya.

Kemenangan itu membawa Milan naik ke posisi kelima klasemen Serie A dengan koleksi 11 poin dari lima pertandingan. Rossoneri kini hanya tertinggal dua poin dari AS Roma, Inter Milan, dan Lazio yang berada di tiga posisi teratas dengan 13 poin.

Pelatih Milan, Ruben Amorim, melihat ada satu faktor penting yang membuat timnya mampu tampil efektif melawan Lecce. Menurutnya, kebebasan para pemain dalam bergerak dan kemampuan mengeksploitasi ruang menjadi pembeda utama.

Kebebasan Pemain Jadi Senjata Milan

Amorim menilai Milan tidak hanya mengandalkan penguasaan bola untuk mengontrol pertandingan. Pergerakan tanpa bola, terutama ketika pemain melakukan penetrasi ke belakang lini pertahanan Lecce, menjadi bagian penting dari permainan Rossoneri.

"Menurut saya, kebebasan para pemain, pergerakan mereka, dan terutama lari mereka menembus lini pertahanan lawan menjadi pembeda," ucap Amorim.

Milan mampu mengendalikan jalannya pertandingan sembari memahami bahwa Lecce menunggu kesalahan untuk melakukan serangan balik. Situasi tersebut berhasil diatasi dengan baik karena pertahanan Milan tetap solid sepanjang laga.

"Kami bukan sekadar tim yang menguasai bola, tetapi juga tim yang berbahaya saat memiliki ruang untuk berlari, dan itu adalah faktor kunci malam ini," tegas pelatih asal Portugal.

Milan Mulai Mendekati Papan Atas

Tambahan tiga poin membuat Milan semakin dekat dengan kelompok teratas Serie A. Dengan 11 poin, Luka Modric dan kolega hanya berjarak dua poin dari Roma, Inter, dan Lazio yang sama-sama mengoleksi 13 poin.

Namun, Amorim menyadari Milan masih memiliki pekerjaan rumah dibandingkan beberapa pesaingnya. Ia menilai Roma dan Inter memiliki keuntungan karena sudah lebih lama membangun tim serta memiliki pola permainan yang lebih matang.

“Menurut saya, ada perbedaan yang cukup jauh: jika melihat gaya permainan kami dibandingkan dengan lawan, dan jika kita bicara soal Roma serta Inter, saya rasa mereka memiliki waktu lebih lama untuk membangun tim," ucap Amorim.

"Pola permainan mereka sudah terbentuk dan terlihat lebih jelas dibandingkan tim kami, namun kami tidak kehilangan terlalu banyak poin," tegas Amorim. 

Sumber: DAZN

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Komite Wasit Sebut Lee Kang-in Seharusnya Kartu Merah usai Tekel Brutal ke Federico Valverde

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan