Guru Ubah Absensi Jadi Permainan, Videonya Ditonton 27 Juta Kali

Seorang guru memperlihatkan cara baru untuk melakukan presensi.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New Delhi - Seorang guru sekolah dasar di Delhi sukses mengambil hati para warga internet setelah memperkenalkan papan absensi mandiri secara kreatif untuk pengganti proses absen manual yang biasa dilakukan. Rekaman video tersebut memperlihatkan bagaimana trik sederhana dapat mengajarkan anak-anak kemandirian dan rasa tanggung jawab sejak pagi hari.

Dikutip dari NDTV, Selasa (28/7/2026), video tersebut diunggah oleh seorang guru bernama Sumi Siyag di akun instagram miliknya memperlihatkan sang guru berjalan ke dalam kelas dan diikuti oleh para siswa cilik. Daripada mereka hanya duduk sambil menunggu nama mereka dipanggil, anak-anak langsung menuju ke papan warna-warni yang terpasang di dinding untuk menandai kehadiran mereka.

Papan tersebut menampilkan deretan kotak korek api kosong yang masing-masing menampilkan foto tiap siswa di bagian depannya. Di dalamnya terdapat huruf A untuk Absent (tidak hadir) dan P untuk Present (Hadir).

Saat mereka tiba di kelas, setiap anak akan mencari foto mereka, membuka kotaknya untuk memperlihatkan huruf P lalu duduk di tempat masing-masing.

Upaya sederhana yang dilakukan oleh Sumi menunjukkan bahwa alat edukasi yang penuh makna tidak memerlukan perangkat mahal ataupun layar digital. Video tersebut pun mendapat banyak sekali komentar apresiasi dari para pengguna yang menyukainya. Penonton video tersebut hampir menyentuh 27 juta orang.

“Inisiatif yang luar biasa dan cara yang hebat untuk mencatat kehadiran agar banyak siswa yang ingin mengisi kehadirannya sendiri, terutama di sekolah dasar! Salut kepada siapapun yang mencetuskan ide ini untuk mempromosikan kesadaran diri di kalangan anak-anak, kesenangan yang berkolaborasi dengan pendidikan!” Tulis salah satu pengguna.

“Ini adalah jenis pembelajaran dan interaktif yang menurut penelitian dapat meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan diri anak-anak,” tutur pengguna yang lain.

Walaupun banyak yang memujinya, ada juga yang bercanda dengan berkata, “Menandai proxy jadi jauh lebih mudah!"