Zelenskyy Pecat Panglima Militer Ukraina

Perombakan mendadak ini dipicu oleh aksi protes warga serta perselisihan strategi pertahanan di internal pemerintahan Ukraina.

Diterbitkan 22 Juli 2026, 09:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Kyiv - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Selasa (21/7/2026) memberhentikan Jenderal Oleksandr Syrskyi dari jabatan panglima Angkatan Bersenjata Ukraina dan menunjuk Mykhailo Drapatyi sebagai penggantinya.

Keputusan itu diambil setelah demonstrasi berlangsung selama berhari-hari di Kyiv dan sejumlah kota lain. Para demonstran menuntut pencopotan Syrskyi serta pengangkatan kembali mantan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov.

Fedorov dipandang sebagai penggerak modernisasi militer Ukraina, sedangkan Syrskyi dinilai mewakili budaya komando sentralistis ala Soviet. Kritik terhadap Syrskyi juga menguat karena tingginya jumlah korban dalam sejumlah operasi di garis depan.

Zelenskyy menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah serangkaian pertemuan dengan para komandan militer.

"Keinginan kita sama, yakni mengalahkan musuh serta menciptakan situasi di medan perang dan tekanan terhadap Rusia yang dapat memaksanya menuju perdamaian," kata Zelenskyy melalui media sosial seperti dilaporkan Associated Press.

Ia berterima kasih kepada Syrskyi atas perannya dalam mempertahankan Kyiv serta memimpin operasi militer di Kharkiv dan Kursk.

Drapatyi menyatakan siap memimpin angkatan bersenjata dengan penuh tanggung jawab. Ia mengatakan pengabdian kepada Ukraina dalam perang melawan Rusia merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

Melalui media sosialnya, Fedorov secara terbuka menyambut baik penunjukan Drapatyi ini dan menyebutnya sebagai suara perubahan yang tidak bisa diabaikan.

Zelenskyy meminta Drapatyi dan para komandan lainnya menyusun strategi pertahanan terbaru. Strategi itu mencakup kelanjutan reformasi sistem korps, percepatan pengiriman senjata dan drone, penguatan pertahanan udara, serta penyusunan rencana mobilisasi yang lebih jelas.

Krisis bermula ketika Zelenskyy merombak kabinet pada Kamis pekan lalu dan memberhentikan Fedorov sebagai menteri pertahanan setelah enam bulan menjabat, lalu menunjuk mantan pejabat tinggi SBU Yevhenii Khmara sebagai penggantinya. Zelenskyy menyebut perselisihan antara Fedorov dan Syrskyi membuat keduanya tidak lagi dapat bekerja sama.

Setelah dicopot, Fedorov secara terbuka menuduh Syrskyi menghambat reformasi militer. Pernyataan itu memicu gelombang protes yang kemudian meluas ke lingkungan militer. Wakil komandan angkatan udara mengundurkan diri, sementara veteran dan prajurit yang sedang cuti ikut turun ke jalan.

Zelenskyy kemudian bertemu Fedorov dan menawarkan sebuah jabatan di pemerintahan untuk menyatukan sektor teknologi Ukraina. Belum diketahui apakah Fedorov menerima tawaran tersebut dan apakah langkah terbaru Zelenskyy akan meredakan demonstrasi.