Cerita 250 Ekor Anjing Diselamatkan dari Rumah Padat, Kini Mulai Dapat Kehidupan Baru

Anjing-anjing ditemukan dalam kondisi sangat baik, setelah sebanyak 250 ekor ditemukan berdesakan di ruang tamu.

Diterbitkan 10 April 2026, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, London - Lebih dari 250 anjing campuran pudel yang sebelumnya ditemukan berdesakan dalam satu rumah di Inggris kini dilaporkan dalam kondisi jauh membaik. Lembaga kesejahteraan hewan RSPCA menyebut sebagian besar anjing yang diselamatkan awal tahun ini kini “dalam kondisi sangat baik”.

Kasus ini mencuat setelah seorang penyelamat mengunggah foto yang menunjukkan ratusan anjing memenuhi ruang tamu dalam kondisi sangat padat. RSPCA sebelumnya mengungkapkan bahwa jumlah anjing tersebut meningkat di luar kendali akibat situasi keluarga yang mendesak di lokasi yang dirahasiakan di Inggris.

Pengawas operasional RSPCA wilayah Inggris Utara, Lee Hopgood, mengaku terkejut dengan kondisi para hewan saat ditemukan.

“Yang mengejutkan, anjing-anjing itu sebenarnya baik-baik saja dan dalam kondisi sangat, sangat baik,” ujarnya, dikutip dari BBC, Jumat (10/4/2026).

Meski demikian, banyak anjing ditemukan dengan kondisi bulu kusut dan berkerak, sehingga membutuhkan perawatan intensif. Dari total hewan yang diselamatkan, 87 ekor ditangani langsung oleh RSPCA, sementara sisanya dibawa ke Dogs Trust.

Setelah menjalani perawatan medis dan dukungan perilaku, sebagian besar anjing kini telah berhasil diadopsi dan mulai menjalani kehidupan baru di rumah permanen mereka. Namun, beberapa lainnya masih berada dalam perawatan, termasuk anjing yang melahirkan setelah diselamatkan.

Salah satu kisah yang mencuri perhatian adalah Boone, seekor anjing campuran pudel yang kini diadopsi oleh mantan pejabat RSPCA, Dermot Murphy. Boone sempat mengalami kekurangan berat badan serta masalah pada telinga dan mata saat pertama kali ditemukan.

Menurut Murphy, Boone juga mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru karena sebelumnya hanya hidup di ruang sempit tanpa pengalaman dasar seperti berjalan dengan tali.

“Dia belum pernah diikat tali sebelumnya. Saat pertama kali dicoba, dia mencengkeram lantai karena tidak tahu apa itu,” kata Murphy.

Proses adaptasi pun dilakukan secara bertahap untuk menghindari kelebihan rangsangan. Kini, Boone telah menunjukkan perkembangan signifikan, bahkan sudah bisa bermain bebas dan menikmati aktivitas sederhana seperti mengejar bola.

“Luar biasa melihat bagaimana dia berkembang dan menjadi bagian dari keluarga kami,” ujar Murphy.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan kesejahteraan hewan serta peran organisasi penyelamat dalam memberikan kesempatan kedua bagi hewan yang hidup dalam kondisi tidak layak.