Liputan6.com, Jakarta - Iran menunda pemilihan penerus Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei karena alasan keamanan. Penundaan itu berkaitan dengan kekhawatiran akan keselamatan putra ayatollah yang terbunuh, Mojtaba Khamenei.
Nama Mojtaba Khamenei semakin santer disebut-sebut sebagai calon kuat menjadi penerus sang ayah menjadi Supreme Leader.
Selain itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengatakan pemimpin baru Iran akan menjadi "target tanpa syarat untuk dihabisi" oleh tentara Israel.
Advertisement
Dilansir dari Sputnik, Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangkaian serangan yang menargetkan wilayah Iran sejak Sabtu, termasuk Teheran yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa.
Serangan tersebut juga menyebabkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang dikonfirmasi media pemerintah.
Iran kemudian membalas serangan tersebut dengan menargetkan wilayah Israel, dan sejumlah fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Trump Ingin Terlibat Pemilihan Pemimpin Iran
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kepada Axios dalam sebuah wawancara pada Kamis (5/3/2026) bahwa ia perlu terlibat dalam proses pemilihan pemimpin Iran berikutnya, sebagaimana ia terlibat dalam penunjukan kepemimpinan di Venezuela.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut secara eksklusif dalam percakapan telepon selama delapan menit. Percakapan itu merupakan pembicaraan kedua Trump dengan Axios untuk menjelaskan rencana perangnya.
Dalam wawancara itu, Trump juga mengakui bahwa Mojtaba Khamenei, putra dari pemimpin tertinggi Iran yang dibunuh, Ali Khamenei, merupakan sosok yang paling mungkin menjadi penerus. Namun pada saat yang sama ia menegaskan bahwa hasil tersebut tidak dapat diterimanya.
Sementara itu, selama beberapa hari terakhir Iran telah menunda pengumuman mengenai pemimpin tertinggi yang baru. Meski demikian, pernyataan dari sejumlah politikus Iran pada Kamis menunjukkan bahwa pengumuman tersebut kemungkinan akan segera dilakukan.
Menanggapi situasi tersebut, Trump mengatakan bahwa Iran hanya membuang-buang waktu.
"Mereka hanya membuang-buang waktu. Putra Khamenei bukan sosok yang kuat. Saya harus terlibat dalam penunjukan itu, seperti yang terjadi dengan Delcy (Rodriguez) di Venezuela," kata Trump.
Ia kemudian menambahkan bahwa ia menolak menerima pemimpin baru Iran yang akan melanjutkan kebijakan Khamenei. Menurutnya, hal itu akan memaksa AS kembali berperang dalam waktu lima tahun.
"Putra Khamenei tidak dapat saya terima. Kami menginginkan seseorang yang akan membawa harmoni dan perdamaian ke Iran," ujar Trump.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884475/original/ACg8ocLPzfWW6auvgQa_dor5DOxbSAFvt9Q8dzlB97XYclrNTo6hFg%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517444/original/022492900_1772428380-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563534/original/033369400_1776904230-AP26108447289863.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517036/original/016075600_1772379798-000_99BP8CE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262362/original/004312800_1781781844-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8041615/original/089158800_1780883975-Screenshot_2026-06-08_085824.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6901408/original/072734100_1779672067-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546340/original/050246100_1775287307-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8594524/original/094588600_1782563810-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_18.02.06.jpeg)