Kondisi Mengerikan di Meksiko usai Penangkapan Bos Kartel Narkoba: Mobil dan Properti Dibakar

Meski kondisi telah dilaporkan mereda, pihak pengamanan di Meksiko terus berjaga untuk antisipasi kerusuhan susulan.

Diterbitkan 24 Februari 2026, 17:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Mexico City - Sejumlah destinasi wisata populer di Meksiko dilanda kerusuhan pada Minggu (22/2/2026) menyusul operasi keamanan yang menewaskan gembong narkoba berpengaruh, Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho”. Kondisi di wilayah ini pun disorot.

Anggota Jalisco New Generation Cartel (CJNG) dilaporkan membakar kendaraan, merusak properti, dan memblokade jalan di berbagai wilayah sebagai aksi balasan atas kematian pemimpin mereka.

Kekerasan terparah terjadi di negara bagian Jalisco, basis utama kartel sekaligus lokasi tewasnya Oseguera, dikutip dari laman Business Insider, Selasa (24/2).

Kabinet Keamanan Meksiko menyebut sedikitnya 250 titik penghalang jalan didirikan di 20 dari 32 negara bagian pada hari yang sama. Situasi tersebut memicu gangguan luas, termasuk di kota-kota wisata utama.

Dalam konferensi pers Senin (23/2) pagi, Presiden Claudia Sheinbaum menyatakan kondisi keamanan berangsur terkendali dan seluruh blokade telah dibersihkan aparat. Pemerintah mengerahkan ribuan personel untuk memulihkan ketertiban.

Di tengah eskalasi, pemerintah Amerika Serikat mengimbau warganya di Meksiko untuk tetap berada di tempat perlindungan pada Minggu malam. Dampak kerusuhan terasa hingga sektor transportasi, dengan sebagian besar penerbangan domestik dan internasional di Guadalajara dan Puerto Vallarta dibatalkan.

Meski situasi mulai mereda pada Senin (23/2), aparat keamanan masih bersiaga di sejumlah wilayah guna mengantisipasi potensi serangan lanjutan dari jaringan kriminal tersebut.

Imbauan untuk Wisatawan

Otoritas Amerika Serikat dan Inggris mengeluarkan peringatan keamanan bagi wisatawan di sejumlah wilayah Meksiko setelah gelombang kekerasan pecah menyusul tewasnya gembong kartel Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias “El Mencho”.

Kota resor populer Puerto Vallarta serta ibu kota negara bagian, Guadalajara, termasuk wilayah yang terdampak.

Departemen Luar Negeri AS mengimbau warganya untuk tetap berada di dalam ruangan di sejumlah area di Jalisco dan Nayarit. Kedutaan Besar AS menyebut situasi di beberapa negara bagian lain telah berangsur normal.

Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) juga meminta warganya meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan otoritas setempat, termasuk pembatasan pergerakan di Jalisco.

Dampak keamanan turut mengganggu transportasi udara. Seluruh penerbangan internasional dari Bandara Puerto Vallarta dibatalkan pada 22 Februari, sementara sejumlah maskapai menunda atau menjadwal ulang penerbangan ke dan dari Guadalajara. Operator bandara menyatakan fasilitas tetap beroperasi dengan pengamanan Garda Nasional dan militer.

Meski beberapa bandara lain, termasuk di Mexico City, beroperasi normal, aparat keamanan masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan di kawasan wisata tersebut.