Liputan6.com, Dublin - Pemerintah Irlandia menerapkan skema yang merupakan kelanjutan dari program percontohan tiga tahun sebelumnya, dengan memberikan penghasilan dasar kepada 2.000 seniman selama tiga tahun. Program ini bertujuan memungkinkan para pekerja kreatif untuk fokus pada karya mereka sekaligus mempertahankan standar hidup yang layak.Â
Dalam skema ini, para seniman yang memenuhi syarat akan menerima 325 euro atau sekitar Rp6,4 juta per minggu selama tiga tahun. Setelah periodenya berakhir, akan ada masa transisi selama tiga bulan di mana pendapatan mereka akan dikurangi secara bertahap.
Penghasilan ini tetap dikenakan pajak, namun tidak bergantung pada jumlah atau hasil karya yang dihasilkan. Dengan demikian, para seniman memiliki pendapatan yang relatif stabil, dapat merencanakan masa depan, serta mengurangi ketergantungan pada pekerjaan lain untuk menopang kehidupan mereka.
Advertisement
Skema ini terbuka bagi berbagai jenis seniman, mulai dari penulis, perupa, aktor, musisi, perancang tata rias, hingga sutradara.
Peter Power, seorang seniman, musisi, dan desainer yang duduk di komite pengarah National Campaign for the Arts—organisasi yang melobi agar skema ini diwujudkan—menyebut kebijakan ini sebagai perubahan mendasar.
"Ini adalah perubahan fundamental," kata Power kepada CNN. "Ini mengubah hubungan Anda dengan bank, pemilik rumah, tabungan, pensiun. Arsitektur dasar untuk menjadi warga negara yang aman secara finansial menjadi tersedia bagi Anda… sulit mengukurnya dengan angka."
Bagi seniman seperti Aisling O’Mara yang terpilih dalam skema percontohan, ini menjadi penyelamat sekaligus cara untuk tetap bertahan di industri kreatif. Ia menyebutnya sebagai sesuatu yang mengubah hidup, terutama karena ia mengetahui dirinya hamil pada saat yang hampir bersamaan dengan diterimanya ia dalam skema tersebut.
Tanpa skema ini, menurutnya, akan sulit bagi dirinya dan putrinya untuk mempertahankan kehidupan seperti sekarang, serta tetap bertahan di industri.
"Saya rasa tidak akan memungkinkan bagi saya dan putri saya untuk terus hidup seperti ini dan saya tidak yakin saya bisa tetap berada di industri ini," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dunia akting membutuhkan waktu dan persiapan yang matang.
"Dalam akting, Anda perlu meluangkan waktu, perlu waktu untuk audisi… Anda harus mempersiapkan semuanya," jelasnya.
Karier O’Mara, yang juga ia jalani sambil mengajar, berkembang selama mengikuti skema ini. Saat ini ia memerankan tokoh utama dalam adaptasi teater dari memoar terlaris karya Katriona O’Sullivan berjudul "Poor".
Meski demikian, ia tetap menyadari ketidakstabilan finansial yang dihadapi bahkan oleh aktor-aktor sukses.
"Saya punya teman di usia 40-an yang sangat sukses di industri ini tetapi masih berpindah-pindah tempat tinggal… itu luar biasa bagi saya," ujarnya.
Â
Optimisme Akan Berlanjut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3413956/original/064734800_1617001328-samantha-weisburg-Vgj9bUwaqT0-unsplash.jpg)
Tidak semua seniman akan menerima penghasilan dasar melalui kebijakan baru ini. Pada skema percontohan awal, lebih dari 8.000 seniman yang memenuhi syarat mendaftar, namun hanya sekitar seperempat yang dipilih secara acak untuk berpartisipasi.
Selain itu, terdapat batas waktu penerimaan dana. Setelah tiga tahun berakhir, para peserta seperti O’Mara tidak dapat langsung mendaftar kembali pada siklus pendanaan berikutnya. Mereka harus menunggu tiga tahun lagi untuk kembali mengajukan permohonan.
"Kita semua tentu ingin keadilan bagi semua orang, tetapi saat ini ada batasannya," tutur Power. "Skema ini adalah model pendanaan yang benar-benar baru, sekaligus perubahan cara pandang terhadap nilai seni dalam kehidupan budaya dan sosial. Karena masih baru, kita harus melihatnya sebagai langkah pertama."
Menanggapi pertanyaan tentang dukungan bagi seniman di antara siklus pendanaan, juru bicara Kementerian Kebudayaan, Komunikasi, dan Olahraga Irlandia mengatakan kepada CNN bahwa pendanaan sebesar lebih dari 140 juta euro telah diberikan kepada Dewan Seni pada tahun 2026. Angka tersebut meningkat 75 persen sejak tahun 2020.
Namun, pihak kementerian tidak menyatakan apakah skema penghasilan dasar bagi seniman ini akan diperluas di masa mendatang.
Sebagian besar skema percontohan yang menguji berbagai bentuk penghasilan dasar universal tidak berlanjut setelah tahap uji coba. Akan tetapi, menurut Power, keberhasilan program percontohan serta posisi unik seni dalam budaya Irlandia—terutama setelah pandemi COVID-19—membuat kebijakan ini dapat berkembang menjadi bentuk yang lebih permanen.
Kementerian Kebudayaan, Komunikasi, dan Olahraga menyebutkan bahwa analisis biaya-manfaat independen menemukan bahwa untuk setiap 1 euro yang diinvestasikan, masyarakat memperoleh kembali manfaat ekonomi dan sosial senilai 1,39 euro.
"Kami memiliki hubungan yang kompleks dengan warisan, sejarah, suara budaya, bahasa, dan seni kami sendiri," ujar Power. "Banyak nilai yang kami temukan sebagai sebuah budaya terletak pada penceritaan dan penciptaan seni."
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4735026/original/007808900_1707113803-pauline-loroy-AlLKJ292jOQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1376633/original/031069700_1476715688-irlandia.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260144/original/013036700_1781578034-AP26166147695589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8385152/original/045727200_1782264420-panama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378005/original/081695500_1782256125-ghana.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264253/original/054046300_1782102358-uruguay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6293080/original/057385500_1779167678-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542684/original/029631100_1774950149-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_16.10.45__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3276228/original/053675700_1603445464-fire-flames-black-background.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5438316/original/062536600_1765281164-kalender.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500148/original/068483700_1770816551-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501695/original/030326400_1770952827-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462767/original/005104700_1767588776-Untitled.jpg)