PBB Sebut Pasokan Air Bersih Masih Langka di Gaza

PBB mengatakan, masalah pasokan air masih terjadi, meski Israel sudah membuka akses bantuan di Gaza.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 11:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Gaza - Meskipun pasokan air utama dari Israel ke Jalur Gaza telah dibuka kembali baru-baru ini, Gaza masih terus menghadapi kekurangan air yang parah. Hal ini disampaikan oleh badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (9/2/2026).

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa para mitranya di sektor air, kebersihan, dan sanitasi melaporkan masih terjadinya kekurangan air minum dan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, bahkan setelah jalur pasokan Mekorot dari Israel dibuka kembali.

Hanya 6.000 meter kubik air yang menjangkau ke masyarakat setiap hari di kota tersebut, dengan kehilangan volume air yang signifikan di daerah-daerah yang sulit dijangkau, dikutip dari laman Antara News, Jumat (13/2).

"Untuk mengatasi kekurangan ini, kami bersama para mitra telah meningkatkan produksi air dan menyalurkan pengiriman melalui truk dari sumur-sumur air tanah dan instalasi desalinasi sektor swasta," papar OCHA.

"Sejak akhir bulan lalu, para mitra kami telah mendistribusikan lebih dari 100.000 jeriken air, 700.000 lebih batang sabun, dan lebih dari 25.000 paket kebersihan, 400 lebih jamban untuk rumah tangga, serta 250 paket obat kutu di seluruh Gaza," ujar OCHA.