Liputan6.com, Washington - Sebanyak 52 warga Amerika Serikat yang disandera di Kedutaan Besar AS di Teheran akhirnya dibebaskan dan tiba di Jerman Barat pada 21 Januari 1981, mengakhiri krisis penyanderaan yang berlangsung lebih dari 14 bulan.
Para mantan diplomat dan staf kedutaan itu mendarat di Pangkalan Udara Wiesbaden setelah menempuh penerbangan sekitar 6.437 kilometer dari Iran. Setibanya di bandara, mereka tampak lelah namun lega. Sejumlah sandera melambaikan tangan kepada para penyambut, sementara lainnya mengangkat tanda “V” sebagai simbol kemenangan.
Pembebasan sandera terjadi setelah Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan, di antaranya Washington menyatakan kesiapan mencairkan aset Iran yang sebelumnya dibekukan di bank-bank AS dan sejumlah bank asing, termasuk Bank of England, dikutip dari BBC, Rabu (21/1/2026).
Advertisement
Mantan Presiden AS Jimmy Carter, yang bertindak sebagai utusan khusus Presiden Ronald Reagan, terbang ke Jerman Barat untuk menyambut para sandera. Carter sebelumnya berharap pembebasan dapat terjadi sebelum masa jabatannya berakhir.
Seiring kebebasan mereka, mulai terungkap kesaksian mengenai perlakuan yang dialami selama penahanan. Para sandera melaporkan adanya pemukulan, ancaman, serta tindakan intimidasi lainnya, termasuk pembakaran surat dari keluarga dan permainan “Russian roulette”. Seorang sandera mengatakan mereka tidak mengetahui rencana pembebasan hingga saat-saat terakhir.
Pemerintah AS menunda pertemuan keluarga dengan para sandera hingga kondisi kesehatan mereka dipastikan stabil. Saat ini, seluruh sandera menjalani pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit militer AS di Wiesbaden.
Kegagalan Operasi Militer hingga Pergantian Presiden
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477416/original/092780900_1768820262-3000.jpg)
Insiden penyanderaan bermula pada November 1979 ketika sekelompok mahasiswa radikal Iran menyerbu kedutaan Amerika di Teheran dan menawan semua orang di dalamnya. Aksi tersebut dipicu kemarahan atas dukungan AS terhadap Shah Iran yang melarikan diri ke pengasingan. Tuntutan mahasiswa agar Shah dikembalikan untuk diadili gagal terlaksana karena Shah melarikan diri ke Kairo.
Upaya pembebasan sempat dilakukan Presiden Carter melalui sanksi ekonomi dan operasi militer pada April 1980, namun misi penyelamatan itu harus dibatalkan akibat badai pasir yang merusak helikopter dan menewaskan delapan tentara Amerika. Iran baru terpaksa menyerah setelah Shah meninggal di pengasingan dan Irak mulai menginvasi negara tersebut.
Pembebasan para tahanan sengaja ditunda hingga hari pelantikan Ronald Reagan sebagai presiden, sebuah langkah yang dianggap sebagai penghinaan terakhir bagi Presiden Carter. Dengan pemerintahan baru di Gedung Putih, AS menyetujui pencairan aset Iran sebagai imbalan pembebasan tersebut. Selain warga Amerika, tiga dari empat sandera asal Inggris dibebaskan sebulan kemudian berkat intervensi utusan khusus Terry Waite.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3905030/original/ACg8ocIhRhvs-eLZI_JgAExp-r2LUXlTLIqN67fFE_mGuoyy_l1HK8eG%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477415/original/084957200_1768820262-190111-F-FT687-002.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258053/original/067867800_1781307185-cyle_larin_gol_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8319326/original/066926200_1782187594-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262486/original/089294900_1781817493-000_B7KZ4JN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263363/original/077170500_1781914217-AP26170799360158-Maroko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258677/original/006830300_1781400870-000_B6Z639C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262977/original/095515100_1781855197-20260616HK_Latihan_Timnas_Prancis_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3543657/original/004020500_1629271438-international-2693231_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2403296/original/075785000_1541665452-20181108-Perang-Dunia-I-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1207552/original/064728100_1461032751-20160418-Saat-Patung-patung-Bersejarah-London-Kenakan-Masker-AFP-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3163261/original/024438200_1593161735-industry-3454488_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512398/original/027036300_1626405295-napoleon-bonaparte-67784_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1089740/original/053660300_1558928124-kapalek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1721756/original/047497300_1506488066-storm-794559_960_720__Pixabay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4502576/original/056469300_1689329547-20230714-AS-Korea-Selatan-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6477102/original/031592800_1779337468-20151023211048-beginilah-kesibukan-kesibukan-di-atas-kapal-induk-tercanggih-as-005-dru.jpg)