Liputan6.com, London - Seorang remaja yang berjuang melawan tumor otak telah menjadi salah satu dari lebih dari sepuluh orang dalam keluarga yang sama yang menderita kanker karena kondisi genetik langka.
Mengutip laporan Independent, Sabtu, (17/1/2026), Rhyan Worthington, remaja berusia 14 tahun, menerima diagnosis tumor otak terminal setelah mengalami kejang di sekolahnya. Remaja tersebut menjadi orang kesepuluh dalam satu keluarga yang menderita kanker akibat kondisi genetik langka bernama Sindrom Lynch.
Keluarga Worthington diketahui membawa gen Sindrom Lynch, sebuah kelainan keturunan yang meningkatkan risiko berbagai jenis kanker dan kerap menyerang pada usia lebih muda dibandingkan populasi umum. Rhyan tercatat sebagai pasien kanker termuda dalam keluarga tersebut.
Advertisement
Sebelumnya, sang bibi meninggal dunia pada 2007 akibat kanker saat berusia 18 tahun. Hingga kini, setidaknya 12 anggota keluarga telah menerima diagnosis Sindrom Lynch, menyisakan tiga orang yang masih bebas kanker.
Paman Rhyan, Cody, mengungkapkan beban berat yang ditanggung keluarganya selama hampir dua dekade akibat penyakit tersebut. "Kami telah mengalami kematian dalam keluarga di masa lalu, selama hampir dua dekade kami berurusan dengan berbagai hal seperti ini," ujar Cody.
"Apa yang cenderung kami lihat di keluarga adalah Anda bisa terkena kanker agresif tersebut saat usia sangat muda. Kami merasa seperti sedang duduk menunggu kanker,” tambahnya.
Vonis Glioblastoma dan Dampak Operasi
Insiden bermula ketika Rhyan pingsan dan mengalami kejang tidak lama setelah tiba di sekolah. Sang ibu segera melarikan putranya ke Rumah Sakit Barnstaple, namun kondisi fisik Rhyan memburuk dalam 48 jam dengan gejala sakit kepala hebat, kejang, dan nyeri mata.
Pemindaian CT menemukan benjolan besar di kepala pasien. Dalam waktu 72 jam, Rhyan dirujuk ke Rumah Sakit Anak Bristol dengan dugaan kuat tumor ganas.
Staf medis mengkonfirmasi bahwa remaja tersebut menderita glioblastoma, jenis kanker pada otak atau sumsum tulang belakang yang umumnya menyerang orang dewasa lanjut usia. Sejak November, Rhyan menjalani perawatan kemoterapi, radioterapi, serta beberapa prosedur operasi.
Tindakan bedah pengangkatan jaringan otak tersebut mengakibatkan kebutaan sebesar 40 hingga 50 persen pada penglihatannya. Tim medis memprediksi Rhyan memiliki waktu bertahan dua hingga tiga tahun.
"Mereka menganggapnya sebagai kondisi di mana perawatan apa pun yang diberikan hanya untuk memperpanjang hidup dan kualitas hidup. Rhyan tahu hal itu. Mereka mengantisipasi bahwa dia mungkin memiliki dua atau tiga tahun sampai kankernya kembali atau menyebar,” bebernya.
Kritik Aturan Skrining dan Solidaritas Publik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4996048/original/067982400_1731062170-doctors-preparing-operation.jpg)
Meskipun menghadapi prognosis terminal, Rhyan tetap menunjukkan sikap positif dan menghabiskan waktu bermain gim bersama saudara serta teman-temannya. Namun, pihak keluarga menyuarakan kekhawatiran terkait pedoman standar deteksi dini Sindrom Lynch.
Saat ini, tes dilakukan pada usia 18 tahun, namun skrining lanjutan baru ditawarkan pada usia 25 tahun. "Merupakan kekhawatiran bagi kami bahwa skrining tampaknya tidak sesuai dengan risiko kami," kata Cody.
"Kami memiliki sekitar lima atau enam anak di bawah 18 tahun, dan saya pikir ada bagian dari kami yang merasa sedikit terlupakan,” ucapnya.
Untuk meringankan beban finansial orang tua Rhyan yang harus cuti bekerja dan menempuh perjalanan rutin 120 mil dari North Devon ke Bristol, Cody meluncurkan kampanye penggalangan dana. Dana tersebut digunakan untuk biaya transportasi, akomodasi, tagihan rumah tangga, serta kebutuhan Rhyan.
Kampanye tersebut telah berhasil mengumpulkan hampir £16.500 euro (setara Rp 374 juta).
"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang-orang yang telah menyumbang atau berbagi. Kami tidak akan mampu melakukan apa yang telah kami lakukan untuk Rhyan tanpa bantuan tersebut,” tutup Cody.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5232417/original/010156700_1748236312-Kanker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2181544/original/054930300_1525757226-fortnite-01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458114/original/014906700_1767070854-yang_yeom_chiken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3338627/original/049146900_1609556367-AP21001307069115.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2093410/original/053296500_1549326962-himalaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3120609/original/014516700_1588737459-20200506-China-Luncurkan-Roket-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465310/original/039843800_1767764645-Greenland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4016790/original/086855900_1652067423-raja_salman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3223412/original/052916700_1598837014-andrey-kremkov-2v2Mbo6ibrw-unsplash.jpg)