Liputan6.com, Kota Panama - Sabtu (3/1/2026) dini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya.
Mungkin kebetulan, mungkin juga tidak. Pada tanggal yang sama, 36 tahun sebelumnya, pasukan AS menangkap Manuel Noriega, pemimpin Amerika Latin lain yang berhadapan dengan dakwaan hukum dan kekuasaan Washington.Â
Nama Noriega pernah berdiri di sisi AS. Ia adalah sekutu sekaligus informan CIA, yang memimpin Panama sepanjang sebagian besar dekade 1980-an.
Advertisement
Perjalanan hidup Noriega dimulai dari kawasan kumuh Kota Panama. Ia perlahan naik ke pusat kekuasaan di bawah Jenderal Omar Torrijos, tokoh yang merebut kekuasaan lewat kudeta pada 1968.
Ketika Torrijos tewas dalam kecelakaan pesawat pada 1983, Noriega mengambil alih kendali negara. Pada masa itu, ia disokong oleh pejabat ASÂ dan menerima bayaran ratusan ribu dolar untuk membantu memerangi perdagangan narkoba. Demikian seperti dikutip dari laporan CBS News.
Selain membantu kepentingan AS di berbagai penjuru Amerika Latin, ia juga menjadi penghubung dengan pemimpin Kuba Fidel Castro. Sejumlah mantan pejabat ASÂ bersaksi bahwa peran Noriega dianggap krusial dalam mendorong kepentingan kebijakan luar negeri AS di Amerika Selatan pada periode tersebut.
Namun, hubungan itu perlahan retak.
Noriega mulai kehilangan dukungan Washington setelah menuntut kemandirian yang lebih besar dan menghadapi tuduhan menerima suap untuk meloloskan narkoba ke AS pada akhir 1980-an. Pada akhir 1989, Presiden AS George H.W. Bush memerintahkan invasi militer ke Panama. Sebanyak 24.000 tentara dikerahkan untuk menggulingkan pemerintahan Noriega. Operasi tersebut menewaskan 23 tentara AS dan melukai ratusan lainnya.
Di tengah tekanan itu, Noriega sempat bersembunyi di Kedutaan Vatikan. Persembunyiannya berakhir pada 3 Januari 1990, ketika ia menyerahkan diri kepada otoritas AS.
Ia kemudian dibawa ke AS untuk menghadapi dakwaan perdagangan narkoba. Kejatuhannya sekaligus menandai berakhirnya kediktatoran militer di Panama.
Hukuman demi hukuman menyusul. Noriega dinyatakan bersalah dan menjalani 20 tahun penjara di AS. Pada 2010, ia diekstradisi ke Prancis untuk menjalani hukuman tujuh tahun atas kasus pencucian uang. Setahun kemudian, ia dipulangkan ke Panama untuk menjalani hukuman 60 tahun atas pembunuhan, korupsi, dan penggelapan dana yang terjadi selama tiga dekade pemerintahan militer.
Â
Akhir Cerita Noriega
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5461841/original/017876600_1767466430-Untitled.jpg)
Pada 2015, dari balik penjara Panama, Noriega berbicara untuk pertama kalinya setelah hampir dua dekade. Ia menyebut dirinya sebagai "jenderal terakhir dari era militer" dan menyampaikan permintaan maaf kepada mereka yang "tersinggung, terdampak, terluka, atau dipermalukan" oleh tindakannya sendiri maupun oleh tindakan atasan dan bawahannya selama rezim militer.
Dua tahun kemudian, Noriega meninggal dunia akibat komplikasi setelah menjalani operasi pengangkatan tumor otak jinak. Ia wafat pada usia 83 tahun. Presiden Panama saat itu, Juan Carlos Varela, mengatakan bahwa kematian Noriega "menutup satu bab dalam sejarah kami".
Ketika Trump mengumumkan penangkapan Maduro, Ketua Komite Intelijen DPR AS Rick Crawford menarik garis sejarah tersebut. Dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial, ia menyebut keterkaitan antara peristiwa Panama pada 1989 dan operasi di Venezuela saat ini.
"Ini adalah hari bersejarah di Belahan Barat. Tiga puluh enam tahun setelah penangkapan Manuel Noriega, Amerika Serikat menunjukkan bahwa kami tidak akan membiarkan kartel mengambil alih negara-negara di lingkungan bersama kita—dan penangkapan pemimpin Cartel De Los Soles, Nicolas Maduro, menunjukkan hal ini dengan jelas," kata Crawford, seorang anggota Partai Republik dari Arkansas.
"Venezuela tidak akan pernah bisa memulai jalan kembali menuju negara besar seperti dulu sampai Maduro disingkirkan. Saya menyerukan kepada rakyat Venezuela untuk merebut kembali kebebasan mereka."
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5461829/original/047106800_1767458658-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301597/original/010088200_1784500550-AP26200776349263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301594/original/099263500_1784499416-063_2286807425.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887995/original/062540200_1720596126-AP24190447290414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1835329/original/045845000_1516185511-000_PAR2005050159999.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300857/original/062461900_1784401135-000_C2HM8ZP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297383/original/013136200_1784089246-rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4912240/original/016889500_1723083378-Rafael_Nadal_-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543975/original/079501300_1775041828-Iran_vs_Nigeria_dan_Bolivia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4927256/original/087977600_1724567251-000_36EP2CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300006/original/015885500_1784283359-000_C2DB2ZQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258069/original/058566900_1781312784-AP26162502155547.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301196/original/021525800_1784443024-WhatsApp_Image_2026-07-19_at_13.12.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301185/original/088668300_1784442378-WhatsApp_Image_2026-07-19_at_13.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390136/original/019934000_1761231981-AP25286531544387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723225/original/089796000_1705924954-WhatsApp_Image_2024-01-22_at_19.00.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546340/original/050246100_1775287307-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1394309/original/049000900_1478169423-ufo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)