Dubes Korea Utara untuk Rusia Wafat, Kim Jong Un Kirim Pesan Belasungkawa ke Putin

Duta Besar Alexander Matsegora meninggal dunia di usia 70 tahun.

Diterbitkan 09 Desember 2025, 16:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pyongyang - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas meninggalnya Alexander Matsegora, duta besar Rusia untuk Korut.

Ia menyebut kepergian Matsegora sebagai “kehilangan besar,” menurut laporan media pemerintah Korea Utara pada Selasa (9/12/2025).

Rodong Sinmun, surat kabar resmi Partai Buruh Korea, menempatkan pesan belasungkawa Kim di halaman depan, berdampingan dengan ucapan duka yang dikirimkan Menteri Luar Negeri Choe Son-hui.

Penempatan tersebut mencerminkan betapa pentingnya peran Matsegora dalam mempererat hubungan Korea Utara dan Rusia, dikutip dari laman Korea Herald, Selasa (9/12).

Kementerian Luar Negeri Rusia pada Senin (8/12) mengumumkan bahwa Matsegora, yang telah bertugas sebagai duta besar di Pyongyang sejak Desember 2014, meninggal mendadak pada 6 Desember di usia 70 tahun.

“Pemimpin Kim Jong Un menyampaikan bahwa wafatnya Duta Besar A.I. Matsegora pada saat hubungan DPRK-Rusia memasuki fase sejarah yang krusial merupakan hal yang sangat menyedihkan,” tulis Rodong Sinmun dalam laporannya. 

Kim menegaskan bahwa kepergian Matsegora adalah kehilangan besar, bukan hanya bagi pemerintah dan rakyat Rusia, tetapi juga bagi dirinya dan rakyat Korea Utara.

Pesan seperti ini sangat jarang dikeluarkan Kim, yang biasanya hanya menyampaikan belasungkawa untuk kematian para pemimpin negara sahabat atau tragedi besar di negara-negara sosialis seperti Tiongkok, Vietnam, Kuba, dan Rusia.

 

Pernyataan Kim Jong Un

Menurut Rodong Sinmun, Kim menggambarkan Matsegora sebagai “sahabat dekat dan kawan rakyat Korea” yang mendedikasikan lebih dari tiga dekade hidupnya untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Ia menambahkan bahwa kontribusi Matsegora terlihat jelas dalam hubungan Korea Utara–Rusia yang kini berkembang menjadi kemitraan strategis yang semakin erat.

Menteri Luar Negeri Choe Son-hui juga menyampaikan pesan duka kepada Menlu Rusia Sergei Lavrov. Dalam suratnya, Choe menyebut Matsegora sebagai “kawan berharga” sekaligus “saksi dan kontributor penting bagi sejarah hubungan DPRK-Rusia,” dan mengatakan bahwa kepergiannya merupakan “kerugian besar bagi rakyat kedua negara.”

Karier diplomatik Matsegora memang sangat terkait dengan Semenanjung Korea. Ia memulai penugasannya di Pyongyang pada 1999 sebagai sekretaris pertama dan kepala bagian konsuler di Kedutaan Besar Rusia.

Ia kemudian bertugas di Konsulat Jenderal Rusia di Busan hingga 2003, sebelum kembali menangani isu-isu Korea sebagai penasihat dan kepala Divisi Korea di Kementerian Luar Negeri Rusia. Pada 2006, ia kembali ditempatkan di Pyongyang sebagai menteri-penasihat hingga 2011.

Sepanjang lebih dari satu dekade terakhir, ia menjabat sebagai duta besar Rusia untuk Korea Utara hingga akhir hayatnya.