Update Polisi Perang Lawan Geng Narkoba Brasil: Korban Bertambah jadi 128 Orang dan Mayat Dibawa ke Lapangan

Kepolisian Rio de Janeiro Brasil melakukan operasi besar-besaran terhadap geng narkoba Comando Vermelho (Komando Merah). Korban tewas akibat baku tembak antara polisi dan geng narkoba terbesar di Rio de Janeiro, Brasil, bertambah menjadi 128 orang.

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 10:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Korban tewas akibat baku tembak antara polisi dan geng narkoba terbesar di Rio de Janeiro, Brasil, bertambah menjadi 128 orang. Demikian dilaporkan portal berita G1 pada Rabu (29/10). Dilansir Antara, Kamis (30/10/2025).

Dilaporkan, warga yang tinggal di permukiman padat penduduk itu telah membawa puluhan jasad ke lapangan.

Operasi besar-besaran pada geng narkoba dilakukan pada Selasa (28/10). Kepolisian Rio de Janeiro menggelar operasi besar-besaran terhadap geng Comando Vermelho (Komando Merah). Operasi melawan geng narkoba ini melibatkan 2.500 polisi.

Warga di wilayah utara Rio de Janeiro mengevakuasi sedikitnya 64 jasad ke lapangan.

”Jumlah korban tewas kemungkinan bertambah menjadi 128 orang,” kata laporan yang dikutip dari RIA Novosti.

Sementara itu, Anadolu melaporkan, operasi besar-besaran melawan peredaran narkoba di Rio de Janeiro telah menewaskan sedikitnya 60 orang, termasuk empat polisi dan anggota geng narkoba, menurut Gubernur Claudio Castro pada Selasa (28/10).

Castro mengatakan aparat keamanan menghadapi perlawanan sengit, termasuk tembakan dan granat yang diluncurkan dari drone.

81 Orang Ditangkap, 42 Senjata Disita

Hingga Selasa, operasi tersebut telah berujung pada penangkapan sedikitnya 81 orang dan 42 senjata disita.

Aparat bergerak dengan 32 kendaraan lapis baja menuju kompleks Alemao dan da Penha di bagian utara kota sejak Selasa dini hari.

Gubernur Castro, sekutu politik mantan presiden Jair Bolsonaro, menyebut polisi juga menyita sejumlah besar narkoba selama operasi tersebut.