Geger Temuan Granat di Kiriman Bawang Bombai dari Prancis

Bagaimana nasib dua granat itu? Berikut selengkapnya.

Diterbitkan 09 Oktober 2025, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Amsterdam - Pengiriman bawang bombai dari Prancis membuat geger ketika pihak berwenang Belanda menemukan dua granat tangan tersembunyi di antara sayuran itu. Hal ini diungkap oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) pada Rabu (8/10/2025).   

Granat-granat, yang berasal dari tahun 1925, itu ditemukan di dalam satu pengiriman bawang bombai yang sedang menuju ke sebuah pabrik di Provinsi Zeeland, Belanda bagian utara.

Pihak berwenang Belanda kemudian meminta OPCW untuk memeriksa temuan itu.

"Proyektil tersebut diidentifikasi memiliki kesamaan dengan senjata kimia tua buatan Prancis dan Jerman sebelum tahun 1925," ungkap organisasi yang berbasis di Den Haag itu setelah menyelidiki kasus tersebut lebih dalam seperti dilansir CNA. 

"Namun, jenis bahan kimia yang terkandung di dalamnya tidak dapat diidentifikasi."

Alasan mengapa senjata-senjata itu bisa berada dalam pengiriman bawang bombai tersebut masih menjadi misteri.

"Granat-granat itu akan dimusnahkan, namun karena Belanda tidak memiliki fasilitas khusus untuk menghancurkan jenis benda seperti ini, granat tersebut akan dipindahkan sebagai limbah beracun ke fasilitas pembongkaran kimia khusus di Poelkapelle, Belgia," jelas OPCW.

Pemerintah Belanda pun menyampaikan terima kasih kepada otoritas Belgia atas bantuan mereka.

Â