Terungkap, Ini Penyebab Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menjelaskan faktor penyebab tewasnya lima calon manajer KDMP saat Latsarmil dan alasan pembekalan nilai kemiliteran.

Diterbitkan 01 Juli 2026, 17:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Lima calon manajer KDMP meninggal saat Latsarmil akibat multifaktor.
  • Penyebabnya kelelahan, perubahan pola hidup, cuaca, dan penyakit paru-paru.
  • Latsarmil bertujuan membentuk karakter, disiplin, dan kerja sama manajer.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menjelaskan penyebab wafatnya lima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (Latsarmil). Ia menyebut peristiwa tersebut dipicu oleh sejumlah faktor yang tidak tunggal.

Donny mengatakan ada peserta dengan riwayat penyakit yang sebelumnya telah terdeteksi pada tahap seleksi, namun dinilai masih dalam batas aman untuk mengikuti kegiatan. Ia juga menyinggung pengaruh perubahan pola hidup di barak dan kondisi cuaca selama pelatihan.

Lima peserta yang meninggal adalah Nola Dya Sari, Novia Rahmadhani Sihotang, Anisa Muyassaroh, Yonanda Muhammad Taufiq, dan Muhammad Rifki Renaldi Gunawan.

Menjelaskan faktor pemicu, Donny merinci adanya kelelahan, adaptasi dari kehidupan sipil ke barak yang serba disiplin, serta pengaruh cuaca. Penjelasan itu ia sampaikan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

"Pertama, karena kelelahan, kemudian perubahan pola hidup yang tadinya mungkin kehidupan sipil, masuk kehidupan di barak dan sebagainya yang mana semuanya harus disiplin. Nah, itu mungkin juga mengagetkan. Selain juga faktor cuaca," kata Donny di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

"Walaupun sebetulnya dalam proses seleksi ya ini sudah ada deteksinya, tapi masih dalam batas aman," ujarnya.

Penyebab lainnya, lanjut Donny, adalah penyakit paru-paru. Dari lima peserta yang meninggal, dua di antaranya memiliki penyakit bawaan pada paru-paru.

"Ini yang menyebabkan ada kasus-kasus tertentu. Tetapi, kejadian ini mungkin disebabkan tadi, perubahan pola hidup maupun cuaca, sehingga menyebabkan kondisi peserta yang sudah terbatas berujung meninggal dunia," kata Donny.

Alasan Latsarmil Bagi Calon Manajer KDMP

Di kesempatan yang sama, Donny memaparkan alasan calon manajer KDMP dibekali Latsarmil dan pendidikan Bela Negara. Menurutnya, nilai kemiliteran dibutuhkan agar mereka siap memimpin tim di lapangan.

"Sebetulnya itu banyak yang ditanyakan lah ya kenapa kok dilatih kemiliteran. Tapi tidak bisa kita pungkiri, di dalam kemiliteran itu ada nilai-nilai yang sangat baik untuk membentuk karakter. Karena nanti di lapangan juga dibutuhkan manajer-manajer yang bagus," kata Donny.

"Kita bisa mengajarkan kepada mereka untuk berlatih disiplin, paling tidak soal waktu. Kemudian kerja sama, koordinasi, dan lain sebagainya. Itu nilai-nilai yang bisa kita ambil dari pendidikan Bela Negara ini," kata dia.

"Kita lihat cukup banyak jugalah ya kementerian ataupun perusahaan-perusahaan yang mengirimkan pegawai-pegawainya untuk meningkatkan karakter di pusat-pusat pendidikan TNI," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6