10 September 1988: Jurnalis BBC Mike Smith dan Sarah Greene Nyaris Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Bagaimana kronologi kecelakaan helikopter yang menimpa dua presenter BBC ini?

Diterbitkan 10 September 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, London - Dua presenter televisi BBC, Mike Smith dan Sarah Greene, mengalami luka serius dalam kecelakaan helikopter di Gloucestershire, Inggris, pada 19 Agustus 1988.

Sarah Greene menderita patah kedua kakinya dan satu lengan ketika helikopter yang diterbangkan pasangannya menabrak pepohonan saat mencoba mendarat, dilansir dari BBC, Rabu (10/9/2025).

Sementara itu, Mike Smith mengalami patah tulang punggung dan pergelangan kaki. Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit setempat dan disebut berada dalam kondisi memuaskan.

 

 

Detik Kecelakaan

Helikopter dua kursi itu baru saja dibeli Smith setelah ia belajar terbang pada Februari tahun yang sama.

Penyebab kecelakaan belum diketahui, namun saksi mata mengatakan terdengar seperti helikopter mendadak kehilangan tenaga sebelum menabrak pepohonan.

Seorang teman, Maggie McMillan, yang suaminya ikut membantu mengevakuasi pasangan tersebut dari reruntuhan, menceritakan peristiwa itu terjadi sangat cepat.

"Kami sedang melihatnya tiba, pesawat berputar dan seketika jatuh lalu terdengar suara hantaman. Suami saya dan Tuan Bock membantu membawa Sarah dan Mike keluar dari pesawat, tapi mereka masih sadar," ujarnya.

Pasangan itu sebenarnya sedang dalam perjalanan untuk mengunjungi teman-teman mereka di dekat Cheltenham sebelum kecelakaan terjadi.

Otoritas Penerbangan Sipil Inggris langsung meluncurkan investigasi untuk mencari penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

Pasca Kecealakaan

Kedua presenter itu dirawat di rumah sakit sekitar empat minggu. Sarah Greene bahkan kembali membawakan acara anak-anak Going Live pada Sabtu pagi sebelum gipsnya dilepas.

Tak lama setelah kecelakaan, Smith dan Greene bertunangan, lalu menikah setahun kemudian.

Hasil investigasi menyatakan Mike Smith tidak bersalah atas kecelakaan tersebut, dan ia tetap melanjutkan hobinya sebagai pilot helikopter.