Liputan6.com, New Delhi - India mulai menerbitkan visa turis bagi warga negara China pada Kamis (24/7/2025) untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Hal ini menandai mencairnya hubungan secara signifikan antara dua raksasa Asia itu setelah bentrokan mematikan di perbatasan.
Menurut pemberitahuan resmi yang dibagikan secara daring oleh Kedutaan Besar India di China, para pemohon harus terlebih dahulu mengisi formulir secara online sebelum memesan janji temu langsung guna menyerahkan dokumen yang dibutuhkan di kedutaan di Beijing atau di konsulat di Shanghai dan Guangzhou.
Seperti dilansir CNA, kebijakan ini mengikuti langkah bertahap China dalam melanjutkan penerbitan visa bagi warga negara India dalam beberapa tahun terakhir, termasuk visa turis pada Maret tahun ini.
Advertisement
Beberapa laporan menyebutkan bahwa kantor Kedutaan dan Konsulat China telah menerbitkan 85.000 visa dari Januari hingga 9 April, meskipun tidak dijelaskan kategori visa yang dimaksud.
China menyambut langkah positif yang diambil India.
Berbicara pada Rabu (23/7), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan pihaknya siap untuk menjaga komunikasi dan konsultasi dengan India guna lebih mempermudah perjalanan antara kedua negara.
Sebuah artikel opini yang diterbitkan pada Kamis oleh tabloid milik pemerintah, Global Times, tidak hanya menyebut langkah tersebut sebagai perkembangan yang positif, namun menyatakan bahwa masih banyak yang bisa dilakukan oleh pihak India.
Artikel itu mencatat bahwa India telah menetapkan ambang batas yang relatif tinggi bagi wisatawan China yang mengajukan permohonan visa, seperti kewajiban untuk menyerahkan laporan rekening bank selama enam bulan terakhir guna membuktikan saldo minimum sebesar 100.000 yuan.
"Persyaratan ini tidak hanya lebih ketat dibandingkan standar visa lima tahun lalu, namun juga jelas tertinggal dari tren global yang mengarah pada penyederhanaan kebijakan visa dan kemudahan perjalanan lintas negara," tulis Global Times.
Sengketa Wilayah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3156926/original/090557500_1592541316-india_china.jpg)
Dua negara berpenduduk terbanyak di dunia ini berbagi perbatasan sepanjang 3.800 km, yang beberapa bagiannya telah menjadi sumber sengketa sejak 1950-an.
Ketegangan memuncak setelah bentrokan militer pada Juni 2020 yang menyebabkan 20 tentara India dan empat tentara China tewas.
Bentrok tersebut menyebabkan ketegangan militer yang berkepanjangan, dengan kedua belah pihak mengerahkan puluhan ribu pasukan ke wilayah perbatasan Himalaya serta menghentikan penerbangan, investasi, dan layanan visa satu sama lain selama pandemi COVID-19.
Negosiasi untuk menyelesaikan sengketa berjalan lambat.
Namun, hubungan secara bertahap membaik, di mana Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden China Xi Jinping bertemu di sela-sela KTT BRICS di Rusia pada Oktober tahun lalu.
Bulan lalu, kementerian luar negeri kedua negara mengumumkan kesepakatan bersama untuk mempercepat dimulainya kembali layanan penerbangan langsung dan meningkatkan komunikasi.
China melanjutkan layanan visa bagi pelajar dan pelaku bisnis India pada 2022, sementara visa turis bagi warga India tetap dibatasi hingga Maret tahun ini, saat kedua negara sepakat untuk melanjutkan layanan penerbangan langsung.
Modi diperkirakan akan menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Tianjin bulan depan. Jika ini terjadi maka akan menjadi kunjungan Modi pertama ke China sejak 2018.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4557639/original/084410700_1693402687-flags-5628865_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411690/original/061832400_1479707390-India.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318492/original/096117900_1786099339-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_17.21.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2810520/original/081154100_1558336288-angela-compagnone-1326805-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1257262/original/080981700_1465297407-spain-wireless-show-new-smartphones.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8537825/original/081136800_1782473206-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3259832/original/078401200_1602034264-joris-molenaar-U4HUyFP6CkM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1668501/original/020047600_1501819879-India_Tentara_Perbatasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6618485/original/038618500_1779450010-IMG_6922.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307264/original/033714300_1784974371-Untitled.jpg)