Sukses

Pria Afrika Selatan Lamar Kekasih yang Berduka di Pemakaman Ayahnya, Videonya Viral

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria Afrika Selatan baru-baru ini memicu kontroversi di negara asalnya karena melamar sang pacar selama pemakaman ayahnya. Ketika berbicara tentang lamaran pernikahan, lokasi dan waktu adalah segalanya, dan adil untuk mengatakan bahwa pemakaman bukanlah tempat yang tepat untuk mengajukan pertanyaan besar.

Tapi itu tidak menghentikan seorang pria Afrika Selatan untuk mengajukan salah satu lamaran paling canggung.

Ia meminta pacarnya yang sedang berduka untuk menikah tepat di pemakaman ayahnya, dengan peti mati sebagai latar belakang, seperti dikutip dari laman Oddity Central, Selasa (17/5/2022).

Adegan mengejutkan itu direkam petugas yang kemudian mempostingnya di TikTok, di mana itu segera menjadi viral, memicu perdebatan sengit di antara pengguna platform berbagi video populer.

Video yang dibagikan oleh pengguna TikTok M.Mojela di pemakaman di provinsi Limpopo Afrika Selatan menunjukkan seorang pria berlutut di depan seorang wanita yang berduka dengan peti mati tertutup di latar belakang.

Dia berbicara ke mikrofon dan pada satu titik dia mengeluarkan cincin dan meletakkannya di jarinya, dengan suara terengah-engah dari pelayat lain.

Wanita itu terlihat benar-benar terkejut dengan sikap pria itu, karena dia tidak benar-benar bereaksi dengan cara apa pun, dan tidak jelas apakah dia menerima lamaran pernikahan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Pro dan Kontra

Banyak orang berkomentar bahwa dia berada dalam kondisi emosional yang salah untuk memproses dengan benar apa yang sedang terjadi.

Desas-desus yang belum dikonfirmasi mengklaim bahwa pria yang ditampilkan dalam klip itu sebenarnya adalah seorang pendeta.

Beberapa orang mengklaim bahwa sikapnya "tidak hormat" dan bahwa "waktunya tidak tepat", sementara yang lain membelanya, mengatakan bahwa dia hanya ingin menunjukkan dukungannya untuk wanita yang berduka tersebut

"Aowa ini SALAH.. Tidak peduli bagaimana Anda dapat mencoba dan membenarkannya," tulis seorang pengguna TikTok.

"Tidak sopan," komentar orang lain.

Tapi, ada juga yang tersentuh dengan lamaran pernikahan yang canggung dan menyuarakan dukungannya untuk pria dan niatnya.

"Teman-teman dia ingin melakukannya di depan mendiang orang tua. Tidak ada yang salah jika kamu sangat spiritual, kamu akan mengerti ini," tulis pengguna @theeflyingfish.

“Saya pribadi tidak melihat ada yang salah. Dia hanya berusaha menghapus air mata wanita tersebut. Itu adalah hal yang berani untuk dilakukan,” kata pengguna lain setuju.

3 dari 4 halaman

Pasangan Ini Langsungkan Pernikahan di Pesawat Terbang

Pasangan Oklahoma City dalam perjalanan mereka untuk kawin lari diadakan di atas pesawat Southwest Airlines.

Southwest Airlines mengatakan dalam sebuah posting Facebook bahwa Pam Patterson dan Jeremy Salda memesan penerbangan Minggu (1/5) ke Las Vegas, demikian dikutip dari laman UPI, Senin (2/5/2022).

Mereka akhirnya memutuskan untuk bepergian dengan pakaian pernikahan untuk bersiap-siap menepati janji suci pernikahan pada jam 9 malam.

Pasangan itu tiba di Bandara Internasional Dallas Fort Worth untuk mengejar penerbangan lanjutan mereka ke Bandara Internasional Harry Reid di Las Vegas, tetapi setelah beberapa penundaan mereka diberitahu bahwa penerbangan sebelumnya dibatalkan.

Seorang penumpang bernama Chris, yang juga berusaha melakukan perjalanan dari Dallas ke Las Vegas, mendengar mereka mendiskusikan kesulitan dan mengungkapkan bahwa dia adalah seorang pendeta yang ditahbiskan dan akan bersedia untuk secara pribadi memimpin pernikahan mereka di Las Vegas.

Ketiganya memesan tiga kursi terakhir yang tersisa pada penerbangan Southwest dari Bandara Dallas Love Field ke Las Vegas dan menggunakan mobil berbagi tumpangan untuk pergi dari satu bandara Dallas ke bandara lainnya.

 

4 dari 4 halaman

Para Kru Pesawat Berpartisipasi

Saat menaiki penerbangan baru, pilot, Kapten Gil, melihat Patterson mengenakan gaun pengantin dan menanyakannya tentang hal itu.

"Pam menjelaskan kisah mereka dan bercanda dengan Kapten Gil bahwa mereka seharusnya menikah saja di pesawat. Untuk kedua kalinya dalam minggu itu, Pam terkejut mendengar kata-kata tersebut dan mengatakn 'Ayo kita lakukan,'" tulis postingan Facebook.

Para kru menghiasi area penumpang dengan pita kertas toilet. Seorang pramugari bernama Julie berdiri sebagai pendamping dan seorang fotografer profesional yang kebetulan berada di penerbangan yang sama mengeluarkan kameranya untuk mendokumentasikan upacara tersebut.

"Penumpang lain melewati sebuah buku catatan tua untuk ditandatangani oleh seluruh kabin dengan harapan baik dan nomor kursi mereka, yang diberikan kepada pengantin sebagai buku tamu darurat," kata Southwest.

Postingan itu memberi selamat kepada pasangan itu "atas pernikahan dalam penerbangan yang tak terlupakan yang kemungkinan besar tidak akan dilupakan oleh karyawan maupun penumpang kami!"