Sukses

Situasi COVID-19 Bikin Cemas WN Filipina di Indonesia, Positif Meski Sudah Divaksin

Liputan6.com, Jakarta - Seorang ekspatriat Filipina di Indonesia hanya menghabiskan hari-harinya belakangan ini dengan bersembunyi di dalam apartemennya sendiri menyusul lonjakan infeksi COVID-19 yang dipicu oleh varian Delta yang sangat menular.

Dwight Balmaceda, yang bekerja sebagai insinyur dan manajer kontrak di ibukota Jakarta, mengatakan dia tidak mampu sakit karena rumah sakit di Ibu Kota dibanjiri pasien virus corona.

"Saya tidak keluar karena itu menakutkan. Mereka yang tinggal denganku di kondominium bisa saja sudah terinfeksi. Jadi, saya memiliki makanan yang dikirim ke tempat saya," ujarnya kepada ABS-CBN News, dikutip pada Minggu (18/7/2021).

Situasi di Indonesia telah mengkhawatirkan dengan media Filipina itu menyebut bahwa negara ini akan menghadapi situasi yang sama --atau bahkan lebih parah-- dari India.

Balmaceda mengatakan dia masih mengambil tindakan pencegahan meskipun dia telah divaksinasi. Perusahaannya juga telah memerintahkan mereka untuk bekerja dari rumah.

"Banyak orang Filipina di sini telah divaksinasi tetapi saya masih berhati-hati karena bahkan mereka yang telah menerima dua dosis penuh, mereka masih mendapatkan COVID-19 di Jakarta," lanjutnya.

Perjalanan orang pada Mei selama libur Islam Idul Fitri diyakini telah mendorong lonjakan tersebut.

Karena dia diizinkan bekerja dari rumah, Balmaceda mengatakan dia seharusnya kembali ke Filipina bulan ini tetapi itu harus tertunda karena larangan perjalanan.

Filipina menutup pintu untuk pelancong dari Indonesia, kecuali WN Filipina yang pulang melalui program repatriasi pemerintah, dikutip dari website resmi Kedutaan Besar Filipina di Jakarta.

Hingga saat ini, ada 13 warga Filipina yang dirawat di rumah sakit di Indonesia akibat COVID-19, menurut Kedutaan Besar Filipina di Jakarta.

Kedutaan juga mencatat total 10 korban jiwa di antara warga negara Filipina sejak dimulainya pandemi, di mana 5 di antaranya meninggal bulan ini seiring dengan dipercepatnya penyebaran virus.

2 dari 2 halaman

18 Juli: 189 Juta Orang di Dunia Positif COVID-19, Lonjakan Kasus Picu Vietnam Lockdown

Total infeksi Virus Corona  COVID-19 di seluruh dunia pada hari Minggu per pukul 13.00 WIB telah mencapai 189.998.957 kasus, berdasarkan data Johns Hopkins University.

4.082.349 orang di dunia tercatat telah meninggal dunia akibat COVID-19, seperti dikutip dari gisanddata.maps.arcgis.com, Minggu (18/7/2021).

Selengkapnya...